Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 22:51
Tingkatkan Kinerja, Pola Pembinaan Personel Polri Harus Tepat

Rabu, 14 April 2021 22:04
Ramadan, Lapas Bengkalis Taja Pesantren Kilat

Rabu, 14 April 2021 19:30
Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu

Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 25 Pebruari 2021 18:32
Terbukti Bersalah, Oknum ASN Pemkab Inhu Terlibat Narkoba Dapat Dipecat

Kepala Inspektorat Pemkab Inhu tegaskan oknu ASN yang terbukti terliat narkoba dapat dipecat. Setelah berkekuatan hukum tetap.

Riauterkini-RENGAT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menegaskan bagi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti bersalah dalam penggunaan maupun peredaran Narkoba, dapat dikenakan sanksi pemberhentian dari ASN.

Penegasan dapat diberhentikanya oknum ASN yang terbukti bersalah dalam tindak pidana Narkoba, disampaikan Boike Sitinjak Kepala Inspektorat Pemkab Inhu kepada riauterkinicom, Kamis (25/2/21) melalui selulernya.

"Bila terbukti bersalah dan telah berkekuatan hukum tetap, tentunya dapat dikenakan sanksi pemberhentian terhadap oknum ASN tersebut, sesuai dengan PP 58 tahun 2010 tentang disiplin ASN," ujarnya.

Proses pemberhentian terhadap oknum ASN yang terlibat pidana Narkoba dapat dilakukan setelah Inspektorat menerima surat dari BKD, setelah adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap terhadap oknum ASN.

"Kita tunggu dulu putusan pengadilan, karena kita menjunjung praduga tak bersalah. Walaupun secara logika ini sudah bersalah. Kalau sudah ada putusan pengadilan nantinya, proses penerapan PP 58 tahun 2010 ini dapat dilakukan paling lama satu bulan setelah adanya surat dari BKD," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, seorang oknum ASN Pemkab Inhu berinisial EY alias Edi (44) warga Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat diringkus Unit Reskrim Polsek Rengat Barat, Selasa 23 Februari 2021 pukul 20.30 dirumahnya. Penangkapan terhadap Edi merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus narkoba oleh Unit Reskrim Polsek Rengat Barat yang mengamankan seorang tersangka, MFR alias Fais (47) warga jalan Seminai Kelurahan Pematang Reba, Selasa malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut catatan kasus di Polres Inhu, EY alias Edi oknum ASN Pemkab Inhu merupakan resedivis kambuhan dengan kasus serupa pada tahun 2014 lalu. Penangkapan terhadap oknum ASN untuk yang kedua kalinya ini dilakukan di rumahnya yang berada di jalan Ahmad Tahar Kelurahan Pematang Reba, sebagaimana disampaikan PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran.

"Pada pukul 20.30 WIB dilakukan penggerebekan dirumah Edi, ternyata Edi sedang duduk santai diteras rumah bagian samping. Melihat kedatangan polisi yang tak terduga itu, Edi langsung membuang kotak plastik warna hitam kelantai, tapi usaha menyembunyikan Barang Bukti (BB) ini tidak berhasil karena tim sempat melihat tersangka menjatuhkan kotak tersebut. Ketika dibuka, isi kotak tersebut berupa dua paket sabu-sabu ukuran sedang dengan berat kotor 1,07 gram, kaca pirex, pipet, plastik klep kosong serta benda lainnya yang digunakan untuk menikmati sabu-sabu," jelasnya. * (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com