Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 22:51
Tingkatkan Kinerja, Pola Pembinaan Personel Polri Harus Tepat

Rabu, 14 April 2021 22:04
Ramadan, Lapas Bengkalis Taja Pesantren Kilat

Rabu, 14 April 2021 19:30
Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu

Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 25 Pebruari 2021 22:53
Dituntut 6 Tahun Penjara, Seorang Terdakwa Narkoba di Inhu Dibebaskan PN Rengat

Haki PN Rengat bebaskan seorang terdakwa kasus nanrkoba. Seelunya jaksa telah menuntut terdakwa enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Riauterkini-RENGAT-Seorang terdakwa Narkoba di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di vonis bebas oleh majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rengat, walau sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut terdakwa enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Dibebaskanya terdakwa Narkoba bernama Hj Nurhasanah alias Mak Gadih, dari dakwaan JPU dan memerintahkan dibebaskan nya terdakwa dari tahanan serta memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya, dilakukan majelis hakim yang diketuai Debora Maharani Manulang SH, MH dan Adityas Nugraha SH serta Santi Puspitasari SH sebagai hakim anggota. Dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di PN Rengat, Kamis (25/2/21).

"Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari Dakwaan Penuntut Umum tersebut, selanjutnya memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan ini diucapkan, dan memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya," tegasnya.

Hj. Nurhassanah alias Mak Gadih binti (alm) H. Sultan Abidin tidak terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa Mak Gadih dengan Pasal 114 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 selama 6 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar subsider 6 bulan kurungan.

"Menetapkan barang bukti berupa satu bungkus sabu dimusnahkan, satu unit HP OPPO dirampas untuk negara dan satu unit HP Samsung dikembalikan kepada terdakwa dan membebankan biaya perkara kepada negara," ujar Ketua Majelis Hakim Debora Maharani Manulang SH, MH dalam amar putusan nya.

Sementara itu JPU menyatakan pikir-pikir atas putusan yang telah ditetapkan majelis hakim PN Rengat dan majelis hakim memberikan waktu satu minggu kepada JPU untuk memyampaikan jawabanya terhadap putusan tersebut. * (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com