Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 16 April 2021 23:24
Peran Masyarakat Sangat Penting Melawan Terorisme

Jum’at, 16 April 2021 19:34
Terkait Pengumpulan KK dan KTP,
Berikut Klarifikasi Manager dan Humas PT. Torganda ke Bawaslu Rohul


Jum’at, 16 April 2021 16:36
Polres Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Desa Sanglar

Jum’at, 16 April 2021 16:29
Perambahan Hutan Secara Liar di Siakkecil, Bengkalis Masih Terjadi

Jum’at, 16 April 2021 16:12
Polsek Teluk Meranti Lakukan Penegakan Prokes

Jum’at, 16 April 2021 16:01
Razia Masker, Polsek Kuala Kampar Sasar Penjual Beli di Tempat Keramaian

Jum’at, 16 April 2021 15:40
Kapolsek Pangkalan Lesung Lakukan Giat Pengecekan Pos Pantau

Jum’at, 16 April 2021 15:28
Polisi Langgam Optimalkan Razia Masker di Pos PPKM

Jum’at, 16 April 2021 15:13
Polsek Pangkalan Kerinci Gencarkan Patroli C3

Jum’at, 16 April 2021 14:58
3.633 Guru Honor Madrasah Bengkalis di Bengkalis Terima Bantuan Kesejahteraan Dua Bulan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 3 Maret 2021 09:31
Masyarakat Gunung Toar Akui PETI Masih Marak di Wilayahnya

Gunung Toar salah satu kecamatan di Kuansing yang banyak mengandung emas. Masyarakat mengakui PETI masih marak di wilayah tersebut.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Masyarakat Kecamatan Gunung Toar, akui aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin masih marak di wilayahnya dan terbilang aman beroperasi.

"Kalau PETI masih marak di sini," aku sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (2/3/2021) tadi malam.

Sumber membeberkan, aktivitas PETI ini marak beroperasi di tiga Desa berbeda yang ada di Kecamatan Gunung Toar, seperti Teberau Panjang, Seberang Sungai dan Petapahan.

Bahkan pelaku PETI secara terang - terangan beroperasi di tepi jalan yang ada di Teberau Panjang. "Aparat terkesan santai, bahkan saat akan dirazia mereka sudah tau, diduga ada setoran keamanan," ungkapnya.

Menurut sumber PETI paling marak beroperasi di anak sungai terdapat di dua desa yakni, Teberau Panjang dan Petapahan, khusus Petapahan lokasinya masuk ke dalam.

Sementara di Seberang Sungai, akunya tidak semarak di dua desa tersebut, lokasinya juga masuk ke dalam.

"Diantara PETI - PETI tersebut, diduga ada milik oknum aparat dan keluarga aparat sekaligus jadi penadah hasil tambang," bebernya.

Selain itu, sumber juga sering melihat banyaknya alat berat keluar masuk. Ia menduga pemiliknya berbeda - beda. Kemarin satu alat berat terpantau dari perhatianya, dalam sepekan katanya ada saja alat berat baru yang datang.

"Totalnya ndak tau juga, sebab alat beratnya mirip, sebagian beda. Biasanya lokasi yang di tuju Teberau Panjang dan Seberang Sungai, untuk mengupas material di dua lokasi tersebut," sebutnya.

Sedangkan di Petapahan, PETI menurutnya aktif kembali beroperasi. Beberapa waktu sebelumnya sempat tidak beroperasi, sebab lokasinya viral di medsos.

"Risih dibuatnya, sungai sudah habis. Dulu Teberau Panjang, Selatan dan Barat tak pernah banjir, kini bisa banjir hingga meluap jika hujan sehari semalam, sebab penahan air tidak ada lagi," kenangnya.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Perambahan Hutan Secara Liar di Siakkecil, Bengkalis Masih Terjadi
- Aksi Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba di Pelalawan Jadi Tontonan Warga
- Beraksi 60 Kali, Polres Bengkalis Ringkus Komplotan Maling Pipa CPI
- Usai Ditolak Suami Bersebadan, Seorang Istri di Rohil Tewas Gantung Diri
- Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com