Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 April 2021 21:41
Tambahan Kasus Baru Covid-19 Meledak Lagi Capai 323 Orang

Sabtu, 17 April 2021 20:06
Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 57, Lapas Tembilahan Berikan Sembako Pada Tukang Becak dan Kaum Dhuafa

Sabtu, 17 April 2021 17:04
Strategi Ini Bapenda Bengkalis akan Capai Target PAD 2021

Sabtu, 17 April 2021 16:04
Puluhan Makam di TPU Payung Sekaki Pekanbaru Amblas

Sabtu, 17 April 2021 15:22
4 Pejabat Polres Bengkalis Dimutasi

Sabtu, 17 April 2021 14:58
Polsek Ukui Tingkatkan Patroli Daerah Rawan Karhutla

Sabtu, 17 April 2021 14:49
Polsek Bunut Giatkan Patroli C3 dan Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Sabtu, 17 April 2021 14:29
Polsek Pangkalan Lesung Patroli Penegakan Prokes

Sabtu, 17 April 2021 14:16
Cegah Kejahatan, Polsek Pangkalan Kuras Pantau Tempat Keramaian

Sabtu, 17 April 2021 13:48
Pastikan Prokes, Polsek Bandar Sei Kijang Periksa Kendaraan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Maret 2021 14:51
Pencabulan dan Kekerasan Anak Marak, Kadinsos Rohul Sarankan Belajar Tatap Muka Diaktifkan

Selama pandemi, Dinsos P3A Rohul mencatat angka kasus pencabulan dan kekerasan anak meningkat. Untuk itu dinas sarankan belajar tatap muka diaktifkan dengan tetap mengikuti Prokes.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Belakangan ini kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak di bawah umur marak terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Sebagian besar pelaku pencabulan dan kekerasan terhadap anak perempuan berusia di bawah umur dilakukan orang terdekat korban, seperti ayah kandung korban.

Kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak di bawah umur membuat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Rokan Hulu, Sri Mulyati, merasa prihatin.

Sri mengaku kasus pencabulan dan kekerasan anak di bawah umur di Kabupaten Rokan Hulu mengalami peningkatan saat penerapan pandemi Covid-19.

Terhitung mulai 2019 hingga Maret 2021, jelas Sri Mulyati, kasus pencabulan dan kekerasan anak di Kabupaten Rokan Hulu mengalami peningkatan signifikan.

"Kita prihatin kasus ini semakin meningkat di masa pandemi," jelas Sri Mulyati, Rabu 03 Maret 2021.

Sri Mulyati mengungkapkan sesuai catatan Dinsos P3A Kabupaten Rokan Hulu, pada 2019, kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak di bawah umur tercatat sekira 13 kasus.

Kemudian, pada 2020 ada sekira 28 kasus, dan selanjutnya mulai Januari sampai Maret 2021, tercatat ada sekira 7 kasus.

"Angka tersebut menunjukkan kasus pencabulan dan penganiayaan di Kabupaten Rokan Hulu mengalami peningkatan," ujarnya.

Upaya mengurangi kasus pencabulan dan kekerasan anak di Kabupaten Rokan Hulu, menurut Sri Mulyati, solusinya adalah mengaktifkan belajar tatap muka, dan tetap mengikuti protokol kesehatan atau Prokes.

"Karena yang saya lihat di tempat lain sekolah tatap muka sudah dilakukan, di Rokan Hulu saja yang belum," kata Sri.

Dengan diaktifkan belajar secara tatap muka, Sri Mulyati berharap hal tersebut dapat mengurangi kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak usia di bawah umur.

Setelah dicermati bersama, tambah Sri Mulyati, rata-rata kasus pencabulan dan kekerasan dialami anak di bawah umur sebagian besar dilakukan orang-orang terdekat korban, seperti ayah kandung, ayah tiri, tetangga korban, dan lainnya.

"Atau orang-orang yang di sekitar korban," ungkap Sri Mulyati lagi, dan berharap orang tua mengawasi kegiatan anaknya.

Untuk membantu para korban pencabulan dan kekerasan, Dinsos P3A Kabupaten Rokan Hulu sendiri kerap memberikan pelayanan psikologis ke korban, dengan bekerjasama dengan Dinsos Provinsi Riau.

"Pelayanan psikologis kita berikan kepada korban pencabulan dan penganiayaan untuk menghilangkan trauma dan ketakutan yang dialami korban," tuturnya.

Untuk memberikan pelayanan ke masyarakat, diakui Sri, Dinsos P3A Rokan Hulu akan bekerjasama dengan Polres Rokan Hulu, seperti melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Masyarakat yang mengalami atau mengetahui kasus pencabulan dan kekerasan anak, kata Sri Mulyati, bisa melaporkan kejadian ke Kantor Dinsos P3A Rokan Hulu di Komplek Perumahan Pemkab Rokan Hulu di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah.***(zal)

Keterangan Foto: Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Rokan Hulu, Hj. Sri Mulyati, S.Sos, M.Si.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Perambahan Hutan Secara Liar di Siakkecil, Bengkalis Masih Terjadi
- Aksi Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba di Pelalawan Jadi Tontonan Warga
- Beraksi 60 Kali, Polres Bengkalis Ringkus Komplotan Maling Pipa CPI
- Usai Ditolak Suami Bersebadan, Seorang Istri di Rohil Tewas Gantung Diri
- Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com