Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 April 2021 21:41
Tambahan Kasus Baru Covid-19 Meledak Lagi Capai 323 Orang

Sabtu, 17 April 2021 20:06
Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 57, Lapas Tembilahan Berikan Sembako Pada Tukang Becak dan Kaum Dhuafa

Sabtu, 17 April 2021 17:04
Strategi Ini Bapenda Bengkalis akan Capai Target PAD 2021

Sabtu, 17 April 2021 16:04
Puluhan Makam di TPU Payung Sekaki Pekanbaru Amblas

Sabtu, 17 April 2021 15:22
4 Pejabat Polres Bengkalis Dimutasi

Sabtu, 17 April 2021 14:58
Polsek Ukui Tingkatkan Patroli Daerah Rawan Karhutla

Sabtu, 17 April 2021 14:49
Polsek Bunut Giatkan Patroli C3 dan Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Sabtu, 17 April 2021 14:29
Polsek Pangkalan Lesung Patroli Penegakan Prokes

Sabtu, 17 April 2021 14:16
Cegah Kejahatan, Polsek Pangkalan Kuras Pantau Tempat Keramaian

Sabtu, 17 April 2021 13:48
Pastikan Prokes, Polsek Bandar Sei Kijang Periksa Kendaraan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Maret 2021 16:33
Langgar Ketentuan Penyaluran JBKP, 5 SPBU di Pekanbaru Dijatuhi Sanksi

5 SPBU di Pekanbaru menerima sanksi oleh Pertamina MOR I akibat penyalah guna penyaluran JBKP Premium. Dua pemberhentian alokasi premium dan tiga skorsing selama sepekan.



Riauterkini - PEKANBARU - Pertamina MOR I berikan sanksi terhadap lima Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) yang diduga melakukan penyalahgunaan dalam menyalurkan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Premium di Pekanbaru.

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional bagian Utara (Sumbagut), Taufikurachman mengatakan SPBU yang tidak tertib dalam menyalurkan Premium akan diberikan sanksi secara bertahap. Di Pekanbaru sendiri ada lima SPBU yang telah dijatuhi sanksi.

Rincinya dari lima SPBU tersebut dua diantaranya diberikan sanksi tegas, berupa penghentian alokasi Premium. Sementara tiga SPBU lainnya dikenakan sanksi berupa skorsing selama satu minggu.

"Mereka telah melakukan pelanggaran berulang-ulang," terangnya, Kamis (04/03/21).

Dijelaskannya, sanksi itu diberikan lantaran ada indikasi kecurangan oknum petugas SPBU yang diduga terlibat pelangsiran BBM bersubsidi dan tangki kendaraan dimodifikasi.

"Sudah bisa dipastikan pelangsir dan pengisian untuk mobil roda empat lebih dari kapasitas tangki standar. Tangkinya dimodifikasi agar bisa mengisi Premium lebih banyak," jelasnya.

Dalam pemberian sanksi, pihaknya sebelumnya melakukan pemberian surat peringatan atau teguran. Kemudian penghentian pasokan suplai Premium sementara. Hingga penghentian suplai secara permanen.

“Kami akan menindak tegas SPBU yang tidak tertib dalam menyalurkan JBKP Premium. Sanksinya mulai dari surat teguran, skorsing, penghentian suplai Premium sementara hingga penghentian suplai secara permanen tergantung tingkat kesalahan dari pihak SPBU tersebut,” terangnya.

Sementara terdapat 26 SPBU dari 50 SPBU yang masih menjual Premium di Pekanbaru. Jumlah ini di luar 5 SPBU yang telah mendapatkan sanksi tadi. Sedangkan untuk wilayah Riau total ada 156 SPBU yang menyalurkan Premium.

"Untuk volume BBM sesuai permintaan masing-masing pihak SPBU," bebernya.

Tercatat dari Januari hingga Februari 2021 ini di Riau pihaknya telah menyalurkan JBKP sebanyak 15.432 kilo liter dan Jenis BBM Tertentu (JBT) sejumlah 18.524 kiloliter.

"Untuk penyaluran BBM tidak ada pengurangan sama sekali sesuai dengan kuota penugasan," tambahnya.

Taufikurachman berharap kedepan tak ada lagi SPBU yang terkena sanksi. Ia juga mengatakan seluruh masyarakat serta semua pihak dapat ikut mengawasi penyaluran BBM subsidi ini.

"Jika ada indikasi SPBU sebagai lembaga penyalur JBKP kurang tepat sasaran, saya harap masyarakat memberikan laporan melalui call center Pertamina di nomor 135," tandasnya.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Perambahan Hutan Secara Liar di Siakkecil, Bengkalis Masih Terjadi
- Aksi Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba di Pelalawan Jadi Tontonan Warga
- Beraksi 60 Kali, Polres Bengkalis Ringkus Komplotan Maling Pipa CPI
- Usai Ditolak Suami Bersebadan, Seorang Istri di Rohil Tewas Gantung Diri
- Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com