Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 6 April 2021 16:58
Setubuhi Anak Dibawah Umur, Oknum Pengacara di Duri, Bengkalis Diborgol Polisi

Seorang oknum Pengacara mencoreng profesinya. Pelaku harus diamankan polisi karena melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Riauterkini - DURI - Hukum tidak memandang siapa saja dalam penegakannya, hal tersebut terjadi kepada oknum pengacara di Kota Minyak Duri, Bengkalis berinisial P Btrs (44) warga Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau. Terlibat persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur, sebut saja bunga (15), oknum Pengacara kondang itu terpaksa harus merasakan dinginnya sel tahanan Mapolsek Mandau.

P Btrs sendiri diamankan pada Senin (5/4/21) petang sekira pukul 16.00 WIB atas laporan yang dituangkan tante korban disalah satu tempat dibilangan Jalan Desa Harapan, Kelurahan Air Jamban dengan tuduhan pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, Selasa (6/4/12). Berawal dari informasi yang diterima tante korban, korban pun dipaksa mengakui apa yang telah dialaminya dan korban pun mengakui jika dirinya dijemput pelaku pada bulan Januari 2021 dan dibawa kesalah satu Hotel dikasawasan Kelurahan Babussalam Kota Duri sekira pukul 19.00 WIB dengan diiming imingi akan dibelikan jajan atau makanan.

Setelah persetubuhan pertama dilakukan, pelaku tidak memenuhi janjinya hingga membuat korban tidak senang berniat meninggalkan pelaku. Namun hal tersebut diurungkan korban dikarenakan pelaku mengancam akan meminta kembali uang yang telah diberikan sebelumnya dan keduanya kembali melakukan persetubuhan.

Kejadian tersebut rupanya masih menyisakan rasa tidak senang oleh korban dan berujung pada laporan ke Polsek Mandau.

"Berdasarkan barang bukti hasil visum dan lainnya, penyidikan kita lakukan dan penahanan terhadap pelaku,"tegas Kapolres.

Menanggapi permasalahan tersebut, salah seorang Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokad Indonesia (PERRADI) Pekanbaru, Elidanetti SH, MH menyayangkan sikap oknum anggotanya yang tersandung masalah hukum itu. Dirinya secara tegas menyatakan jika permasalahan itu murni masalah pribadi dan jangan disangkut pautkan dengan profesi, apalagi wadah profesi.

"Kami berharap agar Polisi bertindak profesional dan adil dalam memproses kasus ini. Jangan pilih kasih, jika terlapor ditahan, maka si anak juga harus ditahan dikarenakan hal tersebut terjadi atas dasar suka sama suka dan ada hal transaksi pembayaran,"ujarnya.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba
- Terlibat Narkoba, Ketua Partai Gerindra Bengkalis Diamankan Polisi
- Jelang Ramadhan, Satpol PP Kuansing Jaring 4 Pasangan Mesum di Hotel
- PSU, Anggaran Pengamanan Kodim 0302 Dititipkan Pada Satpol PP Inhu
- Polda Riau Bongkar Dua Sindikat Narkoba, 18 Kilogram Sabu Diamankan
- Gunakan Narkoba, Mantan Kasat Narkoba Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Tersangka
- PH Hendra, AP Ingatkan Kajari Kuansing Tak Asal Keluarkan Sprindik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com