Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 April 2021 12:58
6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba

Kasus pagar makan tanaman masih kerap terjadi di Polda Riau. Dalam 6 bulan terakhir, 3 perwiranya terlibat kasus Narkoba.

Riauterkini - PEKANBARU - Enam bulan belakangan ini terdapat tiga perwira Polda Riau ditangkap lantaran terlibat dalam kasus narkoba. Ketiga perwira itu masing-masing berpangkat Komisaris Polisi (Kompol).

Pertama adalah Kompol IZ yang ditangkap petugas pada Jumat (23/10/20) lalu.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi kala itu menjelaskan penangkapan IZ diwarnai aksi kejar- kejaran. Dimana kala itu IZ bersama HW tengah berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu.

"Pukul 19.00 wib tim melihat mobil yang mencurigakan. Tim bergerak dan mengikuti mobil jenis Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW," terangnya.

Lanjutnya, kehadiran petugas diketahui oleh dua orang yang berada dalam mobil tersebut. Sehingga petugas mencoba menghentikan namun, pengemudi justru melaju semakin kencang.

Takut kehilangan buruanya, petugas akhirnya melepaskan tembakan ke salah satu ban mobil yang dikendarai pelaku. Namun bukan berhenti, pelaku justru terus memacu kendaraan itu hingga menabrak beberapa kendaraan bermotor.

"Kita lakukan tindakan tegas, dengan mengarahkan tembakan ke pelaku hingga akhirnya, dua pelaku dapat dibekuk di jalan Soekarno - Hatta Pekanbaru," paparnya.

Usai dilumpuhkan, terdapat 16 bungkus besar yang berisi sabu dalam dua tas ransel masing-masing berwarna hitam dan cokelat. Polisi pun menyita barang bukti tersebut.

Kemudian, kasus kedua adalah Kompol ZM (49), oknum polisi di Polda Riau tewas usai ditangkap terkait peredaran narkoba. Dari pelaku, tim satgas menyita 1 Kg sabu siap edar.

Diterangkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Kompol ZM ditangkap pada Sabtu (13/03/21) pukul 23.00 WIB di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru. Ia ditangkap oleh Tim Satgas Antinarkoba dari Sat Brimob.

Diakui Sunarto, ZM merupakan mantan Kapolsek Siak Hulu yang terakhir bertugas di Ditbinmas Polda Riau. Usai ditangkap ZM tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia di RS Bhayangkara.

"Pelaku tak sadarkan diri saat tiba di Mako. Kemudian meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Riau. Riwayat sakit jantung," tuturnya.

Terakhir adalah Kompol YC yang ditangkap di wilayah Batam setelah beredarnya rekaman CCTV yang viral di media sosial. Dimana dalam rekaman yang berdurasi satu menit lebih itu tampak YC tengah menghisap narkoba jenis sabu.

"Beredar video yang menampilkan pelaku tengah menghisap sabu dalam sebuah mobil dengan nomor polisi BM 1180 CI. Kemudian kita dalami," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat temu pers Selasa (06/04/21) kemarin.

Selain mennagkap YC turut diciduk pula tiga orang rekannya yakni T, A dan R yang berada satu mobil bersama YC.

Dimana dalam mobil yang belakangan diketahui milik T itu, petugas menemukan barang bukti berupa 1,9 gram ganja. Tak sampai situ, petugas juga melakukan pengembangan ke rumah T. Di rumah tersebut kembali ditemukan 15 gram ganja.

Kemudian alat penghisap sabu (bong) yang digunakan YC untuk mengkonsumsi barang haram itu di mobil jenis Honda Jazz itu ditemukan di rumah A.

"Untuk perannya YC adalah inisiator untuk mendapatkan sabu dengan melakukan pembelian. Kemudian A adalah pembuat bong, T pemilik mobil dan R pengemudi mobil milik T itu," terangnya.

Petugas juga menemukan adanya pemalsuan nomor kendaran milik T. Seharusnya nomor polisi mobil tersebut adalah BM 1465 TR.

"YC adalah anggota polisi dan akan kita proses sesuai aturan hukum. Bahkan juga sesuai dengan aturan khusus anggota kepolisian," tandasnya.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba
- Terlibat Narkoba, Ketua Partai Gerindra Bengkalis Diamankan Polisi
- Jelang Ramadhan, Satpol PP Kuansing Jaring 4 Pasangan Mesum di Hotel
- PSU, Anggaran Pengamanan Kodim 0302 Dititipkan Pada Satpol PP Inhu
- Polda Riau Bongkar Dua Sindikat Narkoba, 18 Kilogram Sabu Diamankan
- Gunakan Narkoba, Mantan Kasat Narkoba Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Tersangka
- PH Hendra, AP Ingatkan Kajari Kuansing Tak Asal Keluarkan Sprindik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com