Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 April 2021 09:09
Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing

Kajari Kuansing kalah praperadilan dalam penetapan tersangka Kepala BPKAD. Imbasnya, muncul spanduk pengusiran dari Bumi Pacu Jalur.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Spanduk bertuliskan Hadiman angkat kaki dari bumi Rantau Kuantan terlihat terpasang di Tugu Carano pagi ini Kamis (8/4/2021).

Spanduk tersebut diperkirakan telah terpasang sejak kamis dinihari. Namun tidak diketahui secara pasti pihak mana yang memasangnya.

Tulisan yang ditujukan kepada Hadiman ini diduga buntut dari kekalahannya di sidang praperadilan terkait penanganan dugaan SPPD fiktif di BPKAD Kuansing, yang tidak terbukti secara hukum.

Sidang praperadilan ini digelar Senin (5/42021) lalu, dalam putusannya hakim tunggal Timote memutustan menerima permohonan pemohon seluruhnya, hingga Kepala BPKAD memenangkan praperadilan.

Kemudian berselang 3 hari setelah putusan, spanduk bertuliskan Hadiman diminta angkat kaki dari Rantau Kuantan yang merupakan sebutan lain dari nama Kuansing, muncul di Tugu Carano, atau persimpangan kantor Bupati.

Menanggapi spanduk ini salah seorang sumber dari kalangan masyarakat yang tak ingin disebutkan namanya menyampaikan, bisa jadi itu menurutnya bentuk kekecewaan warga atas penanganan kasus yang terkesan dipaksakan.

"Sama kita lihat hasil putusannya kan tidak terbukti, ini tentu sangat disesalkan masyarakat, artinya kan mengada - ngada. Sehingga spanduk ini muncul, ya sah - sah saja itu tanda kebebasan bereksperesi," ujarnya.

Secara pribadi dalam menangani perkara korupsi ia sangat mendukung penegak hukum memberantasnya. Namun menurutnya tentu harus berdasarkan SOP tanpa ada unsur dendam atau sakit hati.

"Sangat kita dukung penegakan hukum, apalagi korupsi. Tapi unsurnya ya bukan karena sakit hati," katanya.

Ia berharap dalam penegakam hukum lebih mengedepankan profesionalitas tanpa ada unsur lainnya.

Sementara Hadiman, Kajari terbaik 3 se Indonesia ini melalui sejumlah media massa menyampaikan meski mengalami kekalahan praperadilan ia menyatakan akan membuat sprindik baru untuk dugaan SPPD fiktif tersebut.

Mengenai hal ini, ahli hukum pidana Erdiansyah, SH. MH dosen UR menyebutkan barang bukti lama tidak bisa lagi digunakan sebab sudah diputuskan PN Telukkuantan.

Namun, Kejari bisa mengungkit kembali perkara yang sama asalkan ada novum baru. Novum ini harus ditemukan dulu baru ada kewenangan penyidik meminta keterangan.

"Novum itu bukan digali lewat pemanggilan dan meminta keterangan. Jika pemanggilan ini dipaksakan, maka tetap saja akan berakhir di ranah praperadilan dan hakim menolak," jelasnya.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba
- Terlibat Narkoba, Ketua Partai Gerindra Bengkalis Diamankan Polisi
- Jelang Ramadhan, Satpol PP Kuansing Jaring 4 Pasangan Mesum di Hotel
- PSU, Anggaran Pengamanan Kodim 0302 Dititipkan Pada Satpol PP Inhu
- Polda Riau Bongkar Dua Sindikat Narkoba, 18 Kilogram Sabu Diamankan
- Gunakan Narkoba, Mantan Kasat Narkoba Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Tersangka
- PH Hendra, AP Ingatkan Kajari Kuansing Tak Asal Keluarkan Sprindik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com