Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Mei 2021 08:28
FKIJK Riau Laksanakan Vaksin Covid-19

Rabu, 12 Mei 2021 08:12
Jelang Idul Fitri, DPW IKA UII Jogja Wilayah Riau Berbagi Sembako

Selasa, 11 Mei 2021 22:24
Berkah Ramadhan, Pengurus Kopertim Kecamatan Tambusai Buka Puasa Bersama

Selasa, 11 Mei 2021 20:47
Serentak, Delapan Pj Kades Dilantik Camat Seberida Inhu

Selasa, 11 Mei 2021 19:03
Jelang Idul Fitri, PGN Pastikan Progres Pembangunan Proyek Infrastruktur Gas Bumi Sesuai Jadwal

Selasa, 11 Mei 2021 17:13
Polsek Pangkalan Lesung Imbau Soal Prokes di Pasar

Selasa, 11 Mei 2021 17:05
Operasi Polsek Ukui dan Tim Yustisi Sasar Pusat Keramaian

Selasa, 11 Mei 2021 16:59
Tzu Chi dan PT PSPI–APP Sinar Mas Region Riau Berbagi di Bulan Ramadhan

Selasa, 11 Mei 2021 16:58
Polsek Bunut Pastikan Masyarakat Terapkan Prokes Saat Beraktivitas

Selasa, 11 Mei 2021 16:36
Polsek Kuala Kampar Kembali Gelar PPKM


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 28 April 2021 17:26
Tiga Terdakwa Korupsi Disdikpora Kuansing Dituntut Hukuman 7,5 Tahun dan 2 Tahun Penjara

Jaksa sebut tiga terdakwa dugaan korupsi Disdikpora Kuansing Bersalah Masing-masing dituntut 7,5 tahun dan 2 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing) menyatakan tiga terdakwa dugaan korupsi pengadaan alat peraga Modul Eksperimen Pembelajaran IPA Sain SD Berbasis Digital Interaktif pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) tahun 2019 senilai Rp1,3 miliar lebih, terbukti secara melakukan perbuatan melawan hukum.

Ketiga terdakwa yakni, Sartian Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Disdikpora Kuansing selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Endi Erlian selaku Direktur CV Aqsa Jaya Mandiri sebagai penyedia jasa, serta Aries Susanto sebagai pihak yang melaksanakan pekerjaan CV Aqsa Jaya Mandiri (AJM). Dijatuhi tuntutan hukuman 7 tahun 6 bulan dan 2 tahun penjara.

Dalam amar tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Syamsul Sitinjak SH pada sidang Rabu (28/4/21) yang digelar secara virtual di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Terdakwa Aries Susanto dituntut hukuman pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan, denda Rp 300 juta subsider 3 bulan. Selain itu, terdakwa Aries diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 1.355.570.000. Apabila tidak dibayarkan, maka diganti dengan pidana 3 tahun penjara.

" Perbuatan terdakwa Aries terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," terang JPU dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Saut Maruli Tua Pasaribu.

Sementara terdakwa Endi Erlian dan Sartian masing-masing dituntut hukuman selama 2 tahun penjara denda Rp 60 juta subsider 3 bulan. Kedua terdakwa dinyatakan terbukti melanggar pasal 3 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Selanjutnya sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Seperti diketahui, perbuatan ketiga terdakwa ini terjadi pada bulan Mei hingga Agustus 2019 lalu, saat Disdikpora Kuansing mendapatkan anggaran sebesar Rp4.500.000.000 untuk pengadaan alat peraga dan alat pembelajaran SD dan nama pekerjaan Pengadaan Modul Eksperimen Pembelajaran IPA Sain SD Berbasis Digital Interaktif.

Atas anggaran itu, terdakwa Sartian bersama dengan Pejabat Pelaksana Teknis Pekerjaan (PPTK) Wiwin Satriadi dan saksi Benny Hartoni (staf bidang sarana dan prasarana) melakukan suvery harga barang ke Bekasi yaitu di kantor dan Gudang PT. Grand Sains (GS) dan bertemu dengan Direkturnya, Soedarto Eka Saputrawan.

Sartian lalu meminta daftar harga, melakukan pengecekan ke gudang serta melihat stok barang selain itu juga melakukan survey dan meminta daftar harga barang beberapa perusahaan lainnya. Kemudian untuk penetapan spesifikasi teknis barang, terdakwa Sartian mengacu kepada spesifikasi teknis barang yang ada di PT GS.

Selanjutnya, terdakwa Sartian selaku PPK menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) berdasarkan daftar harga barang yang diperoleh terdakwa dari PT GS dengan harga total 20 paket barang sebesar Rp.4.500.000.000.

Setelah proses lelang, kegiatan tersebut dikerjakan oleh CV AJM dengan Direktur terdakwa Endi Erlian, dengan nilai kontrak sebesar Rp.4.490.186.000.

Endi Erlian kemudian menyerahkan pelaksanaannya kepada terdakwa Aries Susanto dengan menggunakan perusahaan CV AJM dengan cara meminjam secara lisan kepada Endi. Dengan kesepakatan, Aries akan memberikan fee sebesar 2.5 % dari nilai kontrak.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Viral di TikTok, Pria Mengaku Warga Pekanbaru 'Caruti' Al-Quran
- 857 Warga Binaan di Lapas Klas IIA Pekanbaru Dapat Remisi Idul Fitri 2021
- Angkut Prmudik, Truk Fuso Ditilang Aparat di Kuansing
- Cari Warga Tenggelam, KPBD Inhu Susuri Sungai Indragiri
- Seorang Pekerja PT. IIS Meningal Dunia Dalam Waduk Perusahaan
- Dua Senpi Disita Polda Riau dari 4 Rampok Jaringan Jambi
- PH PT PIR Puji DPRD Riau Singgung Hutang RAL di paripurna LKPJ Gubri
- Masih Diperiksa Polisi, Pemukul Imam Sholat Subuh Kabarnya Gila
- Berita dan Video,
Imam Dipukuli, Sholat Subuh di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru Bubar

- Kemenkumham Bantah Data BPS Soal 12 Turis Asing ke Riau
- Hasil Autopsi, Anak Berumur 2 Tahun di Bengkalis Tewas Karena Dianiaya
- Polres Bengkalis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 2 Kilogram Sabu
- Disaksikan 15 Tersangka, Polda Riau Musnahkan 26,83 Kg Sabu
- Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tewas
- Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Siakkecil
- Laka Tunggal, Mobil Pemkab Kuansing, Menabrak Pagar Rumah Warga
- Polres Inhil Berhasilkan Tangkap Perampokan Speed Boad Dzaky Harlan
- Diduga Pesta Seks 3 Vs 1, Empat Remaja Diamankan dari Hotel Sabrina 81
- Pembunuh dan Menggorok Ibu Muda di Meranti Tertangkap
- Tak Terima Dihina, Warga Kuansing Molotov Rumah Tetangga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com