Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Mei 2021 08:28
FKIJK Riau Laksanakan Vaksin Covid-19

Rabu, 12 Mei 2021 08:12
Jelang Idul Fitri, DPW IKA UII Jogja Wilayah Riau Berbagi Sembako

Selasa, 11 Mei 2021 22:24
Berkah Ramadhan, Pengurus Kopertim Kecamatan Tambusai Buka Puasa Bersama

Selasa, 11 Mei 2021 20:47
Serentak, Delapan Pj Kades Dilantik Camat Seberida Inhu

Selasa, 11 Mei 2021 19:03
Jelang Idul Fitri, PGN Pastikan Progres Pembangunan Proyek Infrastruktur Gas Bumi Sesuai Jadwal

Selasa, 11 Mei 2021 17:13
Polsek Pangkalan Lesung Imbau Soal Prokes di Pasar

Selasa, 11 Mei 2021 17:05
Operasi Polsek Ukui dan Tim Yustisi Sasar Pusat Keramaian

Selasa, 11 Mei 2021 16:59
Tzu Chi dan PT PSPI–APP Sinar Mas Region Riau Berbagi di Bulan Ramadhan

Selasa, 11 Mei 2021 16:58
Polsek Bunut Pastikan Masyarakat Terapkan Prokes Saat Beraktivitas

Selasa, 11 Mei 2021 16:36
Polsek Kuala Kampar Kembali Gelar PPKM


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 April 2021 21:01
Jasad Ditanam di Kolam, Pekerja Kebun di Bengkalis Ini Tega Habisi Nyawa Temannya Sendiri

Hanya karena sakit hati dan merasa dihina, seorang pekerja kebun di Pinggir, Bengkalis tega habisi nyawa temannya sendiri. Untuk menghilangkan jejak, jasadnya berusaha dibenamkan di kolam ikan.

Riauterkini-BENGKALIS- Karena hanya merasa sakit hati tidak terima ucapan temannya sendiri, Fauzan, pekerja perkebunan sawit di Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis tega menghabisi nyawa temannya sendiri Bambang Gunardi (37), warga Desa Semunai.

Tidak hanya itu, Fauzan yang dibawa bekerja dan tinggal bersama korban Bambang, setelah berhasil membunuh ternyata juga berusaha menghilangkan jejak dengan cara membuang jasad korban ke dalam kolam ikan yang ada di perkebunan, dengan cara membungkus jasad dengan terpal diikat dan kemudian dibenamkan di dasar kolam ditimpa dengan batu beton besar.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, S.I.K saat jumpa pers, Jumat (30/4/21) menjelaskan, kasus ini terungkap saat jasad korban Bambang Gunardi ditemukan keluarganya di dalam kolam ikan di perkebunan milik Karyawan Ginting tempatnya bekerja, 6 April 2021 lalu dengan petunjuk kaki manusia muncul di kolam.

Korban menurut keluarga, korban juga sempat tidak diketahui keberadaannya beberapa hari sebelumnya. Kemudian jasad korban ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan di kolam ikan.

"Adanya informasi temuan kaki manusia itu, kemudian warga ramai-ramai mendatangi lokasi kolam. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB petugas Polsek Pinggir dan RSUD Mandau tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad yang ditemukan di kolam tersebut," ungkap Kasat AKP Meki.

Setelah menerima laporan itu, kemudian petugas menyidik menerima keterangan otopsi yang dilakukan oleh Tim DVI Polda Riau pada 7 April 2021. Setelah diidentifikasi ternyata kaki yang ditemukan itu adalah jasad Bambang Gunardi berumur 37 tahun.

Berdasarkan hasil otopsi tersebut, pada tubuh korban Bambang Gunardi ditemukan adanya dugaan tindakan kekerasan benda tumpul di leher korban, patah tulang rusuk, serta robekan kantong jantung.

Berdasarkan laporan tersebut Unit Pidum Satreskrim Polres Bengkalis melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa satu teman korban yang satu rumah, yaitu Fauzan alias Fauz sudah tidak berada di tempat lagi karena diduga berusaha melarikan diri.

Kemudian dilakukan pelacakan ternyata sedang berada di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Selanjutnya pada 15 April 2021 tepatnya 6 hari proses penyelidikan, Fauzan berhasil diamankan di kebun karet di Kecamatan Marosebo Ilir, Kabupaten Batang Hari.

"Diinterogasi singkat, Fauzan mengakui perbuatannya menghabisi nyawa Bambang Gunardi. Pengakuannya dari pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban, pada Kamis (1/4/21) sekitar pukul 20.30 WIB," terang AKP Meki lagi.

Motif pelaku membunuh korban karena merasa sakit hati atas perlakuan korban yang menghina anak dan istrinya. Pelaku yang tidak terima, melakukan tindakan di luar nalar menghabisi nyawa korban.

"Korban dipukul dengan besi berkali-kali hingga tak berkutik dan memasukkan jasad korban ke kolam ikan. Kemudian jasad korban berusaha pelaku tenggelamkan ke dasar kolam dengan cara dililitkan menggunakan terpal kemudian diikat tali lalu ditindih dengan batu besar," katanya lagi.

Setelah dirasakan aman, kemudian pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban dan dijual di wilayah Jambi seharga Rp2,5 juta untuk keperluannya.

"Kemudian pada 6 April jasad korban ditemukan di kolam ikan. Diduga kuat sebagai korban pembunuhan oleh Fauz. Kemudian tanggal 15 April pelaku diamankan di Jambi," imbuhnya.

Selain terduga pelaku, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, tali nilon untuk mengikat korban, dua buah beton besar untuk menenggelamkan korban di kolam ikan, serta tas ransel.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 dan Pasal 362 KUHPidana tentang pembunuhan dan pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Viral di TikTok, Pria Mengaku Warga Pekanbaru 'Caruti' Al-Quran
- 857 Warga Binaan di Lapas Klas IIA Pekanbaru Dapat Remisi Idul Fitri 2021
- Angkut Prmudik, Truk Fuso Ditilang Aparat di Kuansing
- Cari Warga Tenggelam, KPBD Inhu Susuri Sungai Indragiri
- Seorang Pekerja PT. IIS Meningal Dunia Dalam Waduk Perusahaan
- Dua Senpi Disita Polda Riau dari 4 Rampok Jaringan Jambi
- PH PT PIR Puji DPRD Riau Singgung Hutang RAL di paripurna LKPJ Gubri
- Masih Diperiksa Polisi, Pemukul Imam Sholat Subuh Kabarnya Gila
- Berita dan Video,
Imam Dipukuli, Sholat Subuh di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru Bubar

- Kemenkumham Bantah Data BPS Soal 12 Turis Asing ke Riau
- Hasil Autopsi, Anak Berumur 2 Tahun di Bengkalis Tewas Karena Dianiaya
- Polres Bengkalis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 2 Kilogram Sabu
- Disaksikan 15 Tersangka, Polda Riau Musnahkan 26,83 Kg Sabu
- Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tewas
- Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Siakkecil
- Laka Tunggal, Mobil Pemkab Kuansing, Menabrak Pagar Rumah Warga
- Polres Inhil Berhasilkan Tangkap Perampokan Speed Boad Dzaky Harlan
- Diduga Pesta Seks 3 Vs 1, Empat Remaja Diamankan dari Hotel Sabrina 81
- Pembunuh dan Menggorok Ibu Muda di Meranti Tertangkap
- Tak Terima Dihina, Warga Kuansing Molotov Rumah Tetangga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com