Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Juni 2021 20:41
F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru

Sabtu, 19 Juni 2021 20:31
Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel

Sabtu, 19 Juni 2021 19:04
Sejarah Sukiman-Indra Gunawan Menuju Bupati dan Wabup Rohul, Dua Kali Digugat ke MK

Sabtu, 19 Juni 2021 16:55
Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau

Sabtu, 19 Juni 2021 16:52
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:45
Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:41
Polsek Teluk Meranti dan TNI Sosialisasikan Prokes di Pos PPKM

Sabtu, 19 Juni 2021 16:35
Polsek Pangkalan Lesung Lakukan Patroli C3

Sabtu, 19 Juni 2021 16:27
AMIP Ditantang Wujudkan Tiga Pilar

Sabtu, 19 Juni 2021 16:22
Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Juni 2021 16:18
Suami dan Anak Wanita Hamil Dikubur di Halaman Rumah Terus Dicari

Kasus wanita hamil dikubur di halaman rumah di kampar masih misterius. Suami dan anak korban menghilang.

Riauterkini - PEKANBARU - Hamil 7 bulan, Siti Hamidah (31) ditemukan tewas dan dikubur di sebuah lobang di halaman rumahnya di Perumahan Griya Sakti Jalan Garuda Sakti KM 9, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Selasa (08/06/21). Namun saat korban ditemukan, tiga anak dan suami korban justru menghilang.

Kanit Reskrim Polsek Tapung, Iptu Lambok Hendriko saat dikonfirmasi membenarkan suami dan ketiga anak korban belum ditemukan. Mereka hingga kini tak diketahui keberadaannya sejak suaminya menginformasikan istrinya hilang kepada keluarga korban.

"Saat di tanya keluarga,. Suami korban mengatakan istrinya hilang sejak 21 Mei lalu," Terangnya Rabu (09/06/21).

Mendapat jawaban suami korban, keluarga justru curiga. Terlebih suami korban juga mengatakan sang anak nginap di rumah neneknya di Bangkinang, Kampar. "Keluarga korban sempat mencari ketiga anak tersebut ke rumah neneknya. Namun tidak ditemukan," tuturnya.

Sebelumnya, suami korban sempat ikut mencari korban ke berbagai tempat. Namun korban tak kunjung ditemukan, namun belakangan suami justru menghilang dengan alasan pulang ke kampung halaman. Namun keluarga curiga lantaran kunci rumah tidak dititipkan ke pihak keluarga. Malah dititipkan kepada karyawannya.

Alasan kecurigaan inilah, keluarga mencoba mencari korban di rumahnya. Memang tak ada ditemukan dalam rumah tersebut. Namun dalam pencarian, tercium aroma bau busuk dari halaman rumah korban di KM 9 Garuda Sakti.

"Keluarga sempat akan pergi dari rumah itu, namun dicegat sama karyawan korban dan mengaku pernah disuruh suami korban untuk menggali lobang di rumah tersebut," tuturnya.

Atas informasi itu, keluarga mencari tempat galian itu. Benar saja terdapat galian baru di halaman tepatnya dekat dengan septic tank. Kemudian melaporkan ke pihak kepolisian.

"Dari kecurigaan itu keluarga melaporkan ke kami. Kami turun ke lokasi, gali lubang yang dimaksud dan ditemukan mayat itu, masih pakai pakaian utuh," katanya.

Terkait keberadaan suami korban, Limbok memastikan suaminya belum ditemukan Termasuk tiga anak korban setelah mayat korban dievakuasi ke RS Bhayangkara.

"Suami sama anaknya belum ketemu, ini masih kami dalami semua," kata Limbok.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan
- Dua Pelaku Narkoba Diamakan Polsek Plangiran, Inhil
- Datangi Polda Riau, Razman Nasution Heran Kasus Oknum BC Tembak H Permata Mandek
- Bantah Peras Bupati, Kajari Kuansing Justru Ngaku Ditawari Suap Rp1 Miliar
- Video Kompol Pukul Bripda Viral, Pelaku Diperiksa Propam Polda Riau
- Selain Bupati, Kepala BPKAD Non Aktif Juga Laporkan Kajari Kuansing ke Kejati Atas Dugaan Pemerasan
- Propam Polda Riau Amankan Perwira Polisi Terkait Janda Tewas di Aspol Pelalawan
- Mengaku Diperas Rp1.1 Miliar, Bupati Kuansing Laporkan Kajari ke Kejati Riau
- Diduga Arus Pendek Listrik, Api lalap Rumah Bulatan di Talang Muandau
- Lagi, JPU Bengkalis Tuntut Mati Tiga Kurir Sabu 29,8 Kg
- Dalam Sehari, Satreskrim Polres Rohul Tangkap 3 Penjual Nomor Togel
- Ratu Narkoba Pekanbaru Diringkus Polisi di Rumah Mewahnya
- Pergi Ngaji, Anak 12 Tahun di Bengkalis Ditemukan Tewas Mengenaskan
- Tiga Pengedar Sabu Diringkus Polres Kuansing
- Pabrik PT Sari Dumai Oleo Tebakar dan Diduga Menelan Korban Jiwa
- Tiga Pelaku Narkoba di Kecamatan Kempas dan Tempuling Diringkus Polisi
- Tiga Kurir Sabu di Bengkalis Dituntut Mati
- Pembunuhan Wanita Hamil di Kampar, Polisi Amankan Barang Bukti Baru
- Resahkan Masyarakat, Polres Bengkalis Gulung 29 Preman
- Salah Tangkap, Warga Pekanbaru Sempat Dirawat di RS Sansani


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com