Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Juni 2021 00:00
Plh Bupati Rohul Minta Proyek Sport Center Kepenuhan Sesuai DED

Ahad, 13 Juni 2021 21:37
Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas

Ahad, 13 Juni 2021 21:24
Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru

Ahad, 13 Juni 2021 19:04
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Kembali Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Ahad, 13 Juni 2021 17:22
Lantama TNI-AU, Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Tiba di Lanud Rsn

Ahad, 13 Juni 2021 16:36
Polsek Bandar Sei Kijang Sanksi Warga Sekaligus Bagi-bagi Masker

Ahad, 13 Juni 2021 16:31
Personil Polsek Bunut Patroli Tempat Rawan Kriminalitas

Ahad, 13 Juni 2021 16:28
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS

Ahad, 13 Juni 2021 16:24
Antispiasi Karhutla, Warga Diminta tak Membakar Lahan

Ahad, 13 Juni 2021 16:20
Kapolsek Ukui Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Juni 2021 16:59
Tanggapi Penarikan Vaksin, DPRD Pekanbaru: Biar Tak Disalahgunakan

Anggota DPRD Pekanbaru tanggapi permasalahan penarikan vaksin corona. Disebut pemberian vaksin itu terindikasi tidak tepat sasaran.

Pekanbaru - Selasa (08/06/21) kemarin tersebar surat dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru terkait perintah untuk pengembalian vaksin yang ada di seluruh Rumah Sakit Pekanbaru melalui seluruh Direktur Rumah Sakit yang ada.

Perintah itu tertuang dalam surat bernomor : 441/Dinkes-SD/VI/2021/2543 tertanggal 07 Juni 2021 yang ditandatangani oleh Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Diskes Kota Pekanbaru, dr David Oloan. Dimana pengembalian vaksin melalui UPT Farmasi Diskes Pekanbaru.

Hal tersebut mendapat sorotan dari DPRD kota Pekanbaru. Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Irman Sasrianto justru menyampaikan apresiasinya dengan langkah yang diambil Diskes Pekanbaru itu. Sebab, menurutnya langkah itu sudah tepat guna menghindari persoalan yang kemungkinan timbul nanti kemudian hari.

"Itu bagus, buat tak disalahgunakan. Karena informasi yang kita terima, pemberian vaksin itu terindikasi tidak tepat sasaran," terang politisi PAN itu, Rabu (09/06/21).

Lanjutnya, banyak yang lebih membutuhkan sementara banyak juga yang tidak terakomodir. "Kondisi sekarang ini banyak keluhan terutama dari masyarakat tentang vaksinasi ini. Ada yang merasa tidak diperhatikan bahkan tidak dapat sama sekali, peruntukan hanya ditujukan kepada perusahaan-perusahaan saja," tandasnya.*(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas
- Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru
- Dishub Bersama Satlantas Polres Kuansing Tertibkan Mobil ODOL
- Diduga Dibakar, Tiga Rumah di Desa Rambah Tengah Hilir Ludes
- Modus Bantuan, Sejumlah Nama Camat di Inhu Dicatut Penipu
- Berawal Informasi Warga, Polsek Ujung Batu Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
- Kasus Korupsi Sidang BUMD Tuah Sekata Pelalawan Disidangkan
- KKP Tangkap 7 Kapal Pukat Harimau Ilegal Asal Sumut di Rohil
- Akibat Pengaruhi Miras, Seorang Pemuda Kuala Sebatu Nekat Tusuk Bibi Hingga Tewas
- Polda Riau Ringkus Dua Pria Penjual Sisik Tenggiling
- Kades Merbau Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa
- Hasil autopsi Perempuan Hamil di Kampar Meninggal Dengan Tak Wajar
- Tanggapi Penarikan Vaksin, DPRD Pekanbaru: Biar Tak Disalahgunakan
- Polisi Pastikan Belum Ada Tersangka Dalam Laporan KDRT Suami Istri di Kampar
- Rumah Seorang Wartawan di Pelalawan di Molotov OTK
- Suami dan Anak Wanita Hamil Dikubur di Halaman Rumah Terus Dicari
- Polisi Tangkap Koordinator Penjarahan Rumah Karyawan PT Langgam Harmuni
- Maling Motor Meresahkan Warga Bengkalis Diringkus Polisi
- Kantor Imigrasi Selatpanjang Sosialisasikan Aplikasi APOA
- Mayat Wanita Hamil Dikubur di Halaman Terbongkar Berkat Mimpi Buruk


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com