Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Juni 2021 20:41
F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru

Sabtu, 19 Juni 2021 20:31
Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel

Sabtu, 19 Juni 2021 19:04
Sejarah Sukiman-Indra Gunawan Menuju Bupati dan Wabup Rohul, Dua Kali Digugat ke MK

Sabtu, 19 Juni 2021 16:55
Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau

Sabtu, 19 Juni 2021 16:52
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:45
Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:41
Polsek Teluk Meranti dan TNI Sosialisasikan Prokes di Pos PPKM

Sabtu, 19 Juni 2021 16:35
Polsek Pangkalan Lesung Lakukan Patroli C3

Sabtu, 19 Juni 2021 16:27
AMIP Ditantang Wujudkan Tiga Pilar

Sabtu, 19 Juni 2021 16:22
Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Juni 2021 10:48
KKP Tangkap 7 Kapal Pukat Harimau Ilegal Asal Sumut di Rohil

7 unit kapal nelayan diamankan KKP di Perairan Rohil. Terbukti gunakan Pukat Harimau untuk menangkap ikan.

Riauterkini-DUMAI- Tujuh kapal pukat harimau (troll) diamankan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Petugas yang sedang berpatroli dengan Kapal Patroli Hiu-16 mengamankan tujuh nakhoda dan 84 anak buah kapal.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Herman Mahmud mengatakan, ketujuh kapal itu milik nelayan asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka ditangkap petugas saat menangkap ikan di perairan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau.

"Ketujuh nakhoda dan 84 ABK berhasil diamankan. Adapun ketujuh kapal ikan itu bernama KM Rejeki Baru 2, KM Sinar Terang 8, KM Bintang Cerah I, KM Sumber Rejeki 36. Lalu KM Mizi Jaya, KM Kota Nelayan dan KM Bintang Anugerah," kata Herman, Kamis (10/6/21).

Herman menyebutkan, penangkapan kapal ikan itu berawal ketika petugas menggelar patroli pada Selasa (8/6) kemarin. Lalu mereka melihat tujuh kapal ikan yang mencurigakan. Petugas pun mendekatinya.

"Petugas melakukan pemeriksaan di atas kapal. Akhirnya petugas menemukan alat penangkap ikan jenis pukat harimau dan dokumen SIPI SIUP yang sudah kedaluarsa," jelas Herman.

Pemeriksaan berlanjut, petugas juga menemukan 19 ton ikan hasil tangkapan dari tujuh kapal itu. Saat ini, ABK dan barang bukti kapal telah diamankan di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai.

"Para nakhoda dan ABK ketujuh kapal ini telah diamankan. Mereka akan menjalani proses hukum," ucap Herman.

Untuk mencegah hal serupa, pihaknya juga meminta bantuan kapal patroli Hiu-16 milik KKP ikut patroli di Perairan Riau yang rawan illegal fishing. Sebab, Pemprov Riau saat ini hanya punya 1 kapal patroli yang tidak bisa menjangkau seluruh perairan di Riau.

Sebagai data tambahan terkait hukum tidak memiliki perizinan berusaha, bahwa dalam kasus ini pelaku terancam Undang-Undang (UU) Perikanan Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 93 yang berbunyi setiap orang yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera Indonesia melakukan penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanaan Negara Republik Indonesia dan/atau di laut lepas tanpa memiliki Perizinan Berusaha yang menimbulkan kecelakaan dan/atau menimbulkan korban/kerusakan lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp2 miliar.*(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan
- Dua Pelaku Narkoba Diamakan Polsek Plangiran, Inhil
- Datangi Polda Riau, Razman Nasution Heran Kasus Oknum BC Tembak H Permata Mandek
- Bantah Peras Bupati, Kajari Kuansing Justru Ngaku Ditawari Suap Rp1 Miliar
- Video Kompol Pukul Bripda Viral, Pelaku Diperiksa Propam Polda Riau
- Selain Bupati, Kepala BPKAD Non Aktif Juga Laporkan Kajari Kuansing ke Kejati Atas Dugaan Pemerasan
- Propam Polda Riau Amankan Perwira Polisi Terkait Janda Tewas di Aspol Pelalawan
- Mengaku Diperas Rp1.1 Miliar, Bupati Kuansing Laporkan Kajari ke Kejati Riau
- Diduga Arus Pendek Listrik, Api lalap Rumah Bulatan di Talang Muandau
- Lagi, JPU Bengkalis Tuntut Mati Tiga Kurir Sabu 29,8 Kg
- Dalam Sehari, Satreskrim Polres Rohul Tangkap 3 Penjual Nomor Togel
- Ratu Narkoba Pekanbaru Diringkus Polisi di Rumah Mewahnya
- Pergi Ngaji, Anak 12 Tahun di Bengkalis Ditemukan Tewas Mengenaskan
- Tiga Pengedar Sabu Diringkus Polres Kuansing
- Pabrik PT Sari Dumai Oleo Tebakar dan Diduga Menelan Korban Jiwa
- Tiga Pelaku Narkoba di Kecamatan Kempas dan Tempuling Diringkus Polisi
- Tiga Kurir Sabu di Bengkalis Dituntut Mati
- Pembunuhan Wanita Hamil di Kampar, Polisi Amankan Barang Bukti Baru
- Resahkan Masyarakat, Polres Bengkalis Gulung 29 Preman
- Salah Tangkap, Warga Pekanbaru Sempat Dirawat di RS Sansani


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com