Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Juni 2021 20:05
Jenazah Almarhum Raja Rivaie Rachman Dimakamkan di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru

Senin, 21 Juni 2021 19:40
Tindak-lanjuti Laporan, Bupati Kuansing Penuhi Panggilan Kejati Riau

Senin, 21 Juni 2021 19:23
PTUN Perintahkan Menag Kembalikan Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska

Senin, 21 Juni 2021 18:58
Shizuoka Ichigo, Persembahan Baru Street Boba Hadir di Duri

Senin, 21 Juni 2021 18:55
Sinergikan Program Kehumasan, KPU Riau Kunker ke KPID Riau

Senin, 21 Juni 2021 17:56
Wamentan Harvick: Panen Jagung oleh Koperasi RTBS Bentuk Ketahanan Pangan

Senin, 21 Juni 2021 17:27
Pasca Dilantik Gubri, Sukiman-Indra Gunawan Siap Melaksanakan Visi Misi

Senin, 21 Juni 2021 17:24
Pencuri Pipa Besi Chevron Ditangkap di Rohil

Senin, 21 Juni 2021 15:35
Bersama Suami, "Ratu Narkoba" Jalani Rehabilitasi di Lido Jabar

Senin, 21 Juni 2021 15:26
BC Bengkalis Sita 28.200 Batang Rokok Tanpa Cukai


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Juni 2021 10:48
KKP Tangkap 7 Kapal Pukat Harimau Ilegal Asal Sumut di Rohil

7 unit kapal nelayan diamankan KKP di Perairan Rohil. Terbukti gunakan Pukat Harimau untuk menangkap ikan.

Riauterkini-DUMAI- Tujuh kapal pukat harimau (troll) diamankan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Petugas yang sedang berpatroli dengan Kapal Patroli Hiu-16 mengamankan tujuh nakhoda dan 84 anak buah kapal.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Herman Mahmud mengatakan, ketujuh kapal itu milik nelayan asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka ditangkap petugas saat menangkap ikan di perairan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau.

"Ketujuh nakhoda dan 84 ABK berhasil diamankan. Adapun ketujuh kapal ikan itu bernama KM Rejeki Baru 2, KM Sinar Terang 8, KM Bintang Cerah I, KM Sumber Rejeki 36. Lalu KM Mizi Jaya, KM Kota Nelayan dan KM Bintang Anugerah," kata Herman, Kamis (10/6/21).

Herman menyebutkan, penangkapan kapal ikan itu berawal ketika petugas menggelar patroli pada Selasa (8/6) kemarin. Lalu mereka melihat tujuh kapal ikan yang mencurigakan. Petugas pun mendekatinya.

"Petugas melakukan pemeriksaan di atas kapal. Akhirnya petugas menemukan alat penangkap ikan jenis pukat harimau dan dokumen SIPI SIUP yang sudah kedaluarsa," jelas Herman.

Pemeriksaan berlanjut, petugas juga menemukan 19 ton ikan hasil tangkapan dari tujuh kapal itu. Saat ini, ABK dan barang bukti kapal telah diamankan di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai.

"Para nakhoda dan ABK ketujuh kapal ini telah diamankan. Mereka akan menjalani proses hukum," ucap Herman.

Untuk mencegah hal serupa, pihaknya juga meminta bantuan kapal patroli Hiu-16 milik KKP ikut patroli di Perairan Riau yang rawan illegal fishing. Sebab, Pemprov Riau saat ini hanya punya 1 kapal patroli yang tidak bisa menjangkau seluruh perairan di Riau.

Sebagai data tambahan terkait hukum tidak memiliki perizinan berusaha, bahwa dalam kasus ini pelaku terancam Undang-Undang (UU) Perikanan Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 93 yang berbunyi setiap orang yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera Indonesia melakukan penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanaan Negara Republik Indonesia dan/atau di laut lepas tanpa memiliki Perizinan Berusaha yang menimbulkan kecelakaan dan/atau menimbulkan korban/kerusakan lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp2 miliar.*(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tindak-lanjuti Laporan, Bupati Kuansing Penuhi Panggilan Kejati Riau
- PTUN Perintahkan Menag Kembalikan Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska
- Pencuri Pipa Besi Chevron Ditangkap di Rohil
- Bersama Suami, "Ratu Narkoba" Jalani Rehabilitasi di Lido Jabar
- BC Bengkalis Sita 28.200 Batang Rokok Tanpa Cukai
- Komplotan Maling Pecah Kaca Mobil di Pelalawan Diringkus Polda Riau
- Aliansi Masyarakat Inuman Bersatu Minta Kajagung Copot Kajari Kuansing
- Naudzubillah, Ayah di Bengkalis Hamili Anak Kandung
- Kebakaran di Cerenti, Kuansing Tewaskan Ibu dan Anak
- Tengah Masak, RM Mandeh Duri Dilalap Api
- Edarkan Sabu, Satnarkoba Polres Rohul Tangkap Warga Surau Gading di Ujung Batu
- Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan
- Dua Pelaku Narkoba Diamakan Polsek Plangiran, Inhil
- Datangi Polda Riau, Razman Nasution Heran Kasus Oknum BC Tembak H Permata Mandek
- Bantah Peras Bupati, Kajari Kuansing Justru Ngaku Ditawari Suap Rp1 Miliar
- Video Kompol Pukul Bripda Viral, Pelaku Diperiksa Propam Polda Riau
- Selain Bupati, Kepala BPKAD Non Aktif Juga Laporkan Kajari Kuansing ke Kejati Atas Dugaan Pemerasan
- Propam Polda Riau Amankan Perwira Polisi Terkait Janda Tewas di Aspol Pelalawan
- Mengaku Diperas Rp1.1 Miliar, Bupati Kuansing Laporkan Kajari ke Kejati Riau
- Diduga Arus Pendek Listrik, Api lalap Rumah Bulatan di Talang Muandau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com