Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juli 2021 10:05
Target Setengah Ton, Bupati dan Kapolres Bengkalis Panen Cabai

Selasa, 27 Juli 2021 07:15
Terpilih Aklamasi Pimpin KONI, Andi Cahyadi Komit Majukan Olahraga Kuansing

Senin, 26 Juli 2021 21:31
Persiapan PPKM Level Tiga, BOR Isolasi RSUD Indrasari Inhu Capai 87 Persen

Senin, 26 Juli 2021 21:10
BNI Wilayah 02 Area Riau Sumbar dan Kepri Salurkan Bantuan Sosial PKH dan Sembako

Senin, 26 Juli 2021 21:06
KNPI Riau Dukung Kibarkan Bendera Merah, Berjuang Lawan Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 21:01
Masyarakat Dua Desa di Inhu Dukung Keberadaan PT Sawit Inti Raya

Senin, 26 Juli 2021 20:58
Panas Terik, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar

Senin, 26 Juli 2021 20:17
IPP Apresiasi Penunjukan Pria Budi Jadi Kapolres Pekanbaru

Senin, 26 Juli 2021 19:46
Geger, Warga Bengkalis Ditemukan Tewas di Tepi Jalan

Senin, 26 Juli 2021 19:25
Update Covid-19, Positif 1.137, Sembuh 810, Meninggal 32


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 15 Juni 2021 16:24
Salah Tangkap, Warga Pekanbaru Sempat Dirawat di RS Sansani

Seorang warga Pekanbaru yang dibawa Densus 88 ternyata salah tangkap. H sempat dirawat di RS Sansani setelah dilepaskan.

Riauterkini - Pekanbaru - H yang merupakan warga Pekanbaru kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru. H sebelumnya sempat diinterogasi Densus 88 yang belakangan diduga salah tangkap.

"Sudah dilepas. Sekarang lagi dirawat di rumah sakit, biaya orang itu (petugas) yang nanggung," kata A, istri H, Senin (14/06/21) kemarin.

Dijelaskan A, pagi itu suaminya keluar untuk mencari bekal makanan untuk anaknya. Namun lama kembali ke rumah. A saat itu tak berperasangka buruk, ia hanya mengira suaminya bertemu dengan rekannya.

"Pagi kemarin, saya siapkan anak ke sekolah, suami cari bekal tapi lambat pulangnya. Tapi tiba-tiba ada yang gedor-gedor pintu rumah kami," kata A.

A mengira suaminya pulang, tapi ternyata Pak RW yang datang bersama sejumlah pria berbadan tegap diduga aparat Densus 88.

Saat itu, Pak RW meminta A ikut untuk melihat suaminya ke RS serta memintanya untuk bersabar.

"Pak RW minta lihat, saya tanya kenapa? Lalu pak RW bilang ayah Fatih terduga teroris tapi salah tangkap, (akhirnya) papi Jasmin (MZA) yang ditangkap," terang A.

Mendapat informasi itu, A bergegas melihat suaminya ke rumah sakit. Dia melihat baju suaminya ada yang koyak sehingga harus mendapat perawatan.*(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ucapkan Terima Kasih, Ketua dan Masyarakat IKDR Kunjungi Polres Inhil
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Riau dan Jajaran Berganti
- Jajaran Polda Riau Tangani 17 Kasus Karhutla
- Seorang Wanita, Polres Kuansing Amankan Tiga Pengedar Sabu
- Gegara Bakar Tas Putrinya, Warga Inhil Rumahnya Ludes Terbakar
- Aksi Terekam CCTV, Dua Maling Motor Ditangkap Polres Kuansing
- Tiga Pelaku Pembakaran Hutan Lindung Bukit Suligi Diamankan Polisi Rohul
- Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 3 Kilogram Sabu Asal Malaysia
- Dua Pelaku Narkoba Diringkus Polsek Keritang, Inhil
- Satuan Reserse Narkoba Polres Kuansing Amankan Tersangka Sabu
- Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Turap Danau Tajwid Pelalawan
- Turut Terjerat Tipikor Bersama Mantan Sekdaprov Riau, Dona Fitria Ditahan Jaksa
- Kasus Suap DAK, Mantan Walikota Dumai Dituntut KPK Hukuman 5 Tahun Penjara
- Berita dan Video,
Mantan Bupati Kuansing Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi

- Diduga Korban Tabrak Lari, Seorang Pria di Duri Tewas Mengenaskan
- Akan Ditangkap, Pengedar Sabu di Bengkalis Tarik Rambut dan Gigit Tangan Polisi
- Polisi di Rohil Amankan Mobil dan Tiga Pencuri Pipa.Chevron
- Hindari Diringkus Polisi, Pengedar Sabu di Bengkalis Cari Perhatian Warga
- Jual Organ Satwa Dilindungi, Polda Riau Tangkap Seorang Warga Kampar
- Simpan Shabu, Polres Bengkalis Amankan Seorang Petani


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com