Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 September 2021 09:37
Dinas PUPR Riau Diminta Segera Perbaiki Jembatan Sungai Mesjid Dumai

Sabtu, 25 September 2021 09:31
Polda Riau Lepas Pasukan BKO Papua

Sabtu, 25 September 2021 08:57
Walikota: Pekanbaru Mendekati Indikator PPKM Level 1

Sabtu, 25 September 2021 08:51
Kadiskes Pekanbaru: Tinggal 7 Kelurahan Zona Merah di Pekanbaru

Sabtu, 25 September 2021 08:48
Sembuh 9, Pasien Positif Covid-19 Kuansing Bertambah 3 Orang

Sabtu, 25 September 2021 07:37
Jumat Barokah, Jamaah Dhuafa Masjid Ikhlas LBT Dapat Paket Sembako

Sabtu, 25 September 2021 07:31
Cegah Penukaran COVID-19, DWP Kota Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal di Gedung Maharatu

Sabtu, 25 September 2021 07:24
Hari Tani, BPP Bantan Salurkan Ratusan Benih dan Sayuran ke Masyarakat

Jum’at, 24 September 2021 20:46
Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Aceh akan Adopsi Penanganan Gambut Riau

Jum’at, 24 September 2021 20:07
HUT Provinsi Kepri ke 19, BNI Serahkan Bantuan Mobil Transfusi Darah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Juni 2021 13:14
Pemilik PT. ANN Terjerat Korupsi Proyek MY Peningkatan Jalan Lingkar Bengkalis Diadili

Handoko Setiono dan Melia Boentaran, suami istri diduga korupsi proyek MY peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, Bengkalis diadili.

Riauterkini-PEKANBARU- Handoko Setiono dan Melia Boentaran, suami istri yang ditangkap Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait tindak pidana korupsi proyek multiyears (MY) peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015. Senin (24/6/21) siang diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Suami istri yang merupakan pemilik PT Arta Niaga Nusantara (PT ANN) yang menjadi pelaksana pengerjaan proyek itu, didakwa turut serta merugikan keuangan negara sebesar ratusan miliar.

Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim diketuai Lilin Herlina SH yang digelar secara virtual. Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Tonny Ferngky Pangaribuan SH dalam dakwaan menyebutkan perbuatan kedua terdakwa terjadi saat mendapatkan proyek multiyears tersebut.

Dimana, Handoko Setiono dan Melia Boentaran diduga telah melakukan praktik suap terkait proyek multiyears peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, Bengkalis, tahun anggaran 2013 - 2015.

Kedua terdakwa melakukan upaya pemberian uang atau janji janji kepada sejumlah pejabat di Bengkalis untuk mendapatkan proyek peningkatan jalan.

" Untuk dapat memenangkan proyek tersebut. Terdakwa Handoko berperan aktif memenangkan proyek jalan di Bengkalis untuk PT Arta Niaga Nusantara. Padahal, perusahaan miliknya itu telah dinyatakan gugur di tahap kualifikasi," ucap JPU.

Pertemuan Handoko dengan beberapa pihak di Dinas PUPR untik melakukan rekayasa seolah-olah PT Arta Niaga Nusantara memenangkan proyek serta pemberian sejumlah uang kepada para pejabat tersebut. Diatur oleh istri Handoko sendiri yaitu Melia Buntaran.

Atas perbuatan kedua terdakwa negara mengalami kerugian sekitar Rp114 miliar dari nilai total kontrak sebesar Rp265 miliar.

Kedua terdakwa yang tidak mengajukan eksepsi. Pada sidang selanjutnya, Majelis hakim kemudian meminta kepada JPU untuk menghadirkan saksi saksi pada sidang pekan depan.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Lepas Pasukan BKO Papua
- Petugas Rutan Kelas I Pekanbaru Gagalkan WB Percobaan yang Coba Melarikan Diri
- Tertabrak Avanza, Seorang Pemotor di Kuansing Tewas
- Berhasil Tekan Pencurian Minyak, SKK Migas-PHR Apresiasi Polda Riau dan Korem 031/ Wirabima
- Polresta Pekanbaru Grebek 3 Rumah di Jalan Pangeran Hidayat
- Diduga Palsukan Data Anggota Kopsa-M, Oknum Dosen UNRI Dipolisikan
- Tersangka Penganiayaan, Bos Travel Umroh RWH Ditahan
- Diduga Korlseting Kelistrikan, Mobil Tangki CPO Ludes Dilalap Api
- Sengketa Lahan, PN Bengkalis Tolak Permohonan Buyung Nahar Gugat Presiden
- Pelaku Pencuri Kabel di RSUD Puri Husada Tembilahan Berhasil Diringkus Polisi
- Bentrok Eks Karyawan PT Padasa, Ini Penjelasan Polres Kampar
- Evakuasi Anak-Anak Ditengah Konflik, Begini Penjelasan TNI AU
- Curi Rp1.2 Miliar Uang Nasabah, Teler BRI Dumai Ditahan Polda Riau
- Gugatan Tanah di GS 8 Ditolak, Tergugat Minta Warga Duri Hormati Putusan Sidang
- Tersebab Utang Mahar, Buruh Toko Bangunan di Duri Tewas Mengenaskan
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021
- Perampok Tusuk Petani di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polres Meranti Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning, Ini Sasarannya
- Terkuak, Kadiskes Meranti Tahan 3.000 Rapid Tes Antigen
- Ingin Aman Saat Pembayaran, Atlet PON Riau Diedukasi Tentang Penggunaan QRIS Bank Riau Kepri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com