Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Juli 2021 21:37
Bincang Bincang Blok Rokan di Duri, Masyarakat Mandau Minta Porsi Ideal ke PHR

Jum’at, 23 Juli 2021 21:10
Sabet Peringkat 4 Nasional Kota Perlindungan Anak,
Komnas PA Bengkalis: Bukti Kerja Keras Bupati Kasmarni


Jum’at, 23 Juli 2021 20:27
PCR Peduli Salurkan Santunan Anak Yatim di Tiga Rumah Ibadah

Jum’at, 23 Juli 2021 20:18
Tiga Pelaku Pembakaran Hutan Lindung Bukit Suligi Diamankan Polisi Rohul

Jum’at, 23 Juli 2021 20:03
Diduga Dicovidkan dan Diterlantarkan, Keluarga Korban Kecelakaan di Inhu Lapor Polda Riau

Jum’at, 23 Juli 2021 20:01
Hadir di Pangkalan Kerinci Spektra Fair Tebar Promo

Jum’at, 23 Juli 2021 18:58
PT. SLS Bantu 1 Unit Ambulan untuk Kelurahan Pangkalan Lesung, Pelalawan

Jum’at, 23 Juli 2021 18:55
Kuansing Dapat 51,66 Kilometer Feeder Jalan Tol Dharmasraya-Kuansing-Rengat

Jum’at, 23 Juli 2021 16:46
TNI AL Terus Gencarkan Serbuan Vaksin di Dumai

Jum’at, 23 Juli 2021 16:14
Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 3 Kilogram Sabu Asal Malaysia


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Juli 2021 19:32
Pembunuhan Sadis Anak 14 Tahun di Bengkalis Diperagakan Pelaku Delapan Adegan

Dugaan pembunuhan sadis dan sodomi terhadap RW (14), pelajar di Ketam Putih diperagakan pelakuĀ IN sebanyak delapan adegan. Terungkap saat dilakukan rekonstruksi.

Riauterkini-BENGKALIS- IN (48), pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan sadis disertai dengan sodomi memperagakan setidaknya delapan adegan terhadap korban RW (14), salah seorang pelajar di Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis ditemukan tewas di perkebunan Jalan Pembangunan II, Desa Sungai Batang, Kamis (17/6/21) lalu.

Adegan itu terungkap, saat Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Bengkalis, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan kuasa hukum tersangka IN, menggelar reka adegan atau rekonstruksi dugaan pembunuhan sadis dilakukan oleh pelaku kepada anak di bawah umur tersebut, Senin (19/7/21) siang.

Alasan keamanan dan ketertiban, reka adegan diperagakan pelaku IN di halaman belakang Mapolres Bengkalis Jalan Pertanian, dengan pengawalan petugas bersenjata laras panjang.

Rekonstruksi dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, S.I.K, hadir Kasi Pidum Kejari Bengkalis Imanuel Tarigan, S.H didampingi Irvan Rahmadani Prayogo, S.H dan pengacara tersangka, Windrayanto, S.H.

Kasatreskrim AKP Meki Wahyudi, S.I.K menyampaikan bahwa pelaksanaan rekonstruksi perkara dugaan tindak pidana pembunuhan disertai sodomi tersangka dilakukan sebanyak delapan adegan.

"Kita memperagakan sekitar 8 adegan, itu dimulai dari proses perkenalan tersangka dengan korban, menjemput dari belajar mengaji, korban akan dibawa ke semak semak TKP pembunuhan," ungkap AKP Meki.

Dalam adegan itu, bahwa tersangka menyodomi korban dan korban akan mengadu ke orang tuanya, dan membuat tersangka cemas dan panik akhirnya menghabisi nyawa korban.

"Tersangka adalah pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan itu," katanya lagi.

Ditambahkan JPU, Irvan R Prayogo, S.H, M.H menyebutkan bahwa dalam kasus dugaan pembunuhan ini, ada beberapa hal sebagai bahan pertimbangan dipersidangan.

"Ini salah satu bahan pertimbangan kami nanti untuk di persidangan, tapi apapun yang terjadi hari ini yang kita perlukan adalah fakta persidangan," ucap Irvan singkat.

Dikabarkan sebelumnya, teka-teki RW (14), warga Desa Ketam Putih ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Jalan Perjuangan II, Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, Kamis (17/6/21) lalu terjawab.

Setelah proses penyelidikan sekitar tiga pekan, akhirnya pihak Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis meringkus seorang terduga pelaku yang paling bertanggungjawab atas kematian korban tersebut. Pelaku berinisial IN (48), warga Desa Ketam Putih.

Menurut pihak kepolisian, bahwa nyawa RW dihabisi oleh pelaku karena perbuatan asusila atau sodomi yang dilakukan IN akan dilaporkan oleh korban.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pembunuhan sadis itu, tersangka IN sempat ditahan oleh petugas karena dugaan kepemilikan Narkoba jenis sabu-sabu, hasil tes urine positif, sejak Kamis (17/6/21) lalu.

Kasus dugaan pembunuhan sadis anak berumur 14 tahun itu terungkap setelah Tim Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bengkalis memeriksa setidaknya 18 orang saksi dan petunjuk yang mengarah ke seorang pelaku, IN dan mengakuinya. Selanjutnya, Kamis (8/7/21), IN ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan anak belasan tahun tersebut.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Pelaku Pembakaran Hutan Lindung Bukit Suligi Diamankan Polisi Rohul
- Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 3 Kilogram Sabu Asal Malaysia
- Dua Pelaku Narkoba Diringkus Polsek Keritang, Inhil
- Satuan Reserse Narkoba Polres Kuansing Amankan Tersangka Sabu
- Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Turap Danau Tajwid Pelalawan
- Turut Terjerat Tipikor Bersama Mantan Sekdaprov Riau, Dona Fitria Ditahan Jaksa
- Kasus Suap DAK, Mantan Walikota Dumai Dituntut KPK Hukuman 5 Tahun Penjara
- Berita dan Video,
Mantan Bupati Kuansing Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi

- Diduga Korban Tabrak Lari, Seorang Pria di Duri Tewas Mengenaskan
- Akan Ditangkap, Pengedar Sabu di Bengkalis Tarik Rambut dan Gigit Tangan Polisi
- Polisi di Rohil Amankan Mobil dan Tiga Pencuri Pipa.Chevron
- Hindari Diringkus Polisi, Pengedar Sabu di Bengkalis Cari Perhatian Warga
- Jual Organ Satwa Dilindungi, Polda Riau Tangkap Seorang Warga Kampar
- Simpan Shabu, Polres Bengkalis Amankan Seorang Petani
- Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 8 Ekor Kukang Asal Sumbar
- Pembunuhan Sadis Anak 14 Tahun di Bengkalis Diperagakan Pelaku Delapan Adegan
- Polsek Kuantan Mudik, Kuansing Tangkap PengedarĀ  Sabu
- Kecelakaan Kerja, Dua Pekerja di PT Wilmar Dumai Tewas
- Rumah Seorang Pensiunan PNS di Kuansing Terbakar
- Dugaan Korupsi Dana Desa, Kejari Inhil Tahan Mantan Kades Teluk Dalam


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com