Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 September 2021 07:01
Tim BBKSDA Riau Lepas Liarkan Python Reticulatus ke Habitatnya

Rabu, 22 September 2021 06:59
KPU Riau Audiensi ke Kadisdik Riau

Rabu, 22 September 2021 06:56
Puluhan Paket Sembako PT. PCR Kembali Disalurkan ke Masyarakat Mamdau

Selasa, 21 September 2021 20:47
Terkendala SIPD, KUA-PPAS APBD-P 2021 Baru Diterima DPRD Inhu

Selasa, 21 September 2021 18:39
Selain Rusak Parah, Kabel Listrik di Gedung Juang 45 Disikat Maling

Selasa, 21 September 2021 17:34
30 Peserta Calon KPID Riau Lulus Seleksi CAT

Selasa, 21 September 2021 16:34
Kabupaten Inhil Perkuat PPID Desa dengan Perda

Selasa, 21 September 2021 15:05
Beri Semangat Tahanan Lansia, Rutan Pekanbaru Libatkan Minda Briliant

Selasa, 21 September 2021 14:59
Razia Rutin, Lapas Bengkalis Zero HP

Selasa, 21 September 2021 14:23
Disdag Bengkalis Bina dan Latih UMKM Menghadapi Pandemi Covid-19


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Agustus 2021 14:04
Buang Janin ke Sumur, Mahasiswi di Kuansing dan Pasangannya Ditangkap

Seorang mahasiswi bersama pasangannya ditangkap Polres Kuansing. Kasus membuang janin ke dalam sumur.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - NY (20) dan DR (26) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembuangan bayi Ahad (1/8/2021) malam .

Bayi malang ini ditemukan di dalam sumur di jalur 7 B RT/RW 014/004 Dusun Suka Maju, Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kuansing.

Penemuan bayi ini pertama kali diketahui SK ibu NY ketika ia menghidupkan air kran di dapur rumahnya, Senin (2/8/2021) pagi sekira pukul 08.30 WIB.

Air tersebut berbui dan mengeluarkan aroma busuk, lalu saksi pergi ke kamar mandi belakang yang berada di luar rumah kemudian membuka tutup sumur, saat melihat ke dalam sumur ia melihat seperti ada boneka tertelungkup.

Lalu saksi memberitahukan kepada suaminya ST, setelah melihat ke sumur ST juga memberitahukan orang tuanya SN. Kemudian saksi bersama - sama mengangkat bayi dari dalam sumur menggunakan pipa paralon diberi kait.

Sampai di atas ternyata ditemukan mayat bayi laki-laki lengkap dengan ari-ari, kemudian saksi melaporkan kepada pihak berwajib.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto S.I.K MM, melalui Kapolsek Singingi IPTU Koko F.Sinuraya, SH. MH, juga membenarkan peristiwa pembuangan jabang bayi ini.

Kemudian dilakukan penyelidikan dan interogasi dari para saksi, hingga diamankan 2 orang pelaku diduga erat hubungannya dengan tindak pidana aborsi.

"Pelaku adalah NY (20) ibu bayi berstatus Mahasiswi, dan DR (26) ayah bayi juga Mahasiswa, alamat sama - sama Desa Sungai Kuning," kata Kapolsek.

Selanjutnya, dilakukan interogasi kepada pelaku, keduanya mengaku sudah berpacaran dari awal 2020. Semenjak bulan Oktober 2020 mereka sering melakukan hubungan badan.

Dan di bulan Februari 2021, pelaku NY memberitahukan kepada DR bahwa dirinya telah hamil, DR menyuruh NY supaya menggugurkan kandungan tersebut dengan cara minum obat, namun tidak berhasil.

Karena tidak ada reaksi maka pada bulan April 2021 DR kembali menyarankan NY minum obat sampai selama 1 minggu namun tetap tidak ada reaksi.

Dan dipenghujung Juli tepatnya hari Kamis, tanggal 29 tahun 2021, DR dan NY dinikahkan di Desa Sungai Kuning dan tinggal di rumah orang tua NY yakni ST.

Diketahui sebelumnya NY sempat minum minuman kalang kreting daeng. Ahad (1/8/2021) sekira jam 00.30 WIB, pelaku NY merasakan perutnya mules kemudian pelaku pergi kekamar mandi di belakang rumah, setibanya di kamar mandi, janin bayi langsung keluar dari kandungan.

"Karena pelaku NY ini takut ketahuan, kemudian ia membuang janin tersebut kedalam sumur yang berada di belakang rumah," terang Kapolsek.

Saat ini kedua pelaku menurutnya beserta barang bukti sudah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 194 jo pasal 75  UU Nomor 36 thn 2009 tentang Kesehatan atau pasal 77 A jo pasal 45a UU Nomor 35 thn 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 thn 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 55 ayat 1 sub 1e KUHP.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Curi Rp1.2 Miliar Uang Nasabah, Teler BRI Dumai Ditahan Polda Riau
- Gugatan Tanah di GS 8 Ditolak, Tergugat Minta Warga Duri Hormati Putusan Sidang
- Tersebab Utang Mahar, Buruh Toko Bangunan di Duri Tewas Mengenaskan
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021
- Perampok Tusuk Petani di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polres Meranti Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning, Ini Sasarannya
- Terkuak, Kadiskes Meranti Tahan 3.000 Rapid Tes Antigen
- Ingin Aman Saat Pembayaran, Atlet PON Riau Diedukasi Tentang Penggunaan QRIS Bank Riau Kepri
- Dalam Sehari, Seorang Kurir, Bandar dan Pengedar Narkoba Digulung Polisi di Bengkalis
- Ditikam Orang tak Dikenal, Buruh Toko Bangunan di Duri Tewas di Tepi Jalan
- Dugaan Penganiayaan Anak Anggota DPRD Pekanbaru, Sejumlah Warga Ditetapkan sebagai Tersangka
- Diduga Komersilkan Bantuan Swab Antigen, Kadiskes Meranti Jadi Tersangka
- Bongkar 7 Jaringan Narkoba, Polda Riau Sita 117 Kilogram Sabu dan 1.000 Butir Ekstasi
- BC Bengkalis dan Polres Gagalkan Penyelundupan Sabu 49 Kg
- Pembunuh Balita 7 Bulan di Rohul Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
- Hendak Transaksi Shabu, Pria di Batin Solapan, Bengkalis Dibekuk Polisi
- Gauli Putri Tiri, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Dijebloskan ke Tahanan
- Hari Lantas ke-66, Polres Inhu Kunjungi Purnawirawan Polantas
- Kediaman Kadivpas Kemenkumham Riau Dilempari Bom Molotov
- Buruh Panen di Rohul Kapak Balita Berusia 7 Bulan Hingga Tewas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com