Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Oktober 2021 23:43
Sekdaprov Tegaskan Pergub 19 Tahun 2021 Dibuat Sesuai Undang-undang Pers

Kamis, 21 Oktober 2021 22:51
Melampaui Target, 1348 Warga Kabupaten Pelalawan Terima Vaksin Dosis Pertama

Kamis, 21 Oktober 2021 21:37
Lakukan Inovasi, Seorang Kader Kesehatan Inhu Raih Penghargaan Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 20:05
Seleksi KI dan KPID, KKPI Minta Keterwakilan Perempuan

Kamis, 21 Oktober 2021 19:02
Peringati HUT ke-57, Kader Muda Kibarkan Bendera Golkar di Puncak Gunung Kerinci

Kamis, 21 Oktober 2021 18:02
KKB Riau Gelar Maulid Nabi Muhammad Sambil Berbagi untuk Anak Yatim

Kamis, 21 Oktober 2021 17:21
Asia Pacific Rayon Raih Primaniyarta Award Sebagai Eksportir Pelopor Produk Baru

Kamis, 21 Oktober 2021 17:10
Konferkab V, Adi Putra Siap Jadi Ketua PWI Bengkalis

Kamis, 21 Oktober 2021 16:43
Tujuh Pejabat Pemko Dilantik, Inilah Jabatan Barunya

Kamis, 21 Oktober 2021 16:39
Siapkan Mental dan Fisik Pemain, FC.Bea Cukai Tembilahan Gelar Laga Uji Coba Bersama FC Libas dan PSSP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 September 2021 17:03
Ditikam Orang tak Dikenal, Buruh Toko Bangunan di Duri Tewas di Tepi Jalan

Terjadi aksi pembunuhan jalanan di Duri. Seorang buruh bangunan tewas ditikam orang tak dikenal.

Riauterkini - DURI - Sungguh malang nasib Hamdi (30), salah seorang buruh toko bangunan di Jalan Subrantas, RT 04, RW 03, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang harus meregang nyawa akibat ditikam orang yang dikenalnya. Korban meregang nyawa dipinggir jalan diduga akibat kehabisan darah, Sabtu (18/9/21) sekira pukul 14.30 WIB.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang saksi mata, Andre yang juga sempat mengabadikan rekaman pelaku saat mencoba coba kabur setelah menikam korban dengan sebilah pisau dan membawa pergi seorang perempuan berhijab.

Dikisahkan Andre, awalnya tiga orang terdiri dari seorang wanita dan dua pria yang dikenal korban datang dan menemui salah seorang pengawas pekerja toko bangunan meminta izin membawa pelaku untuk membicarakan masalah keluarga. Tanpa kecurigaan sejumlah rekan korban yang tengah bekerja cuek membiarkan keempatnya berbincang. Namun peristiwa naas itu tiba tiba terjadi. Wanita yang ikut dengan dua pria itu berteriak dan menangis sejadi jadinya melihat salah seorang dari dua pelaku menghunuskan sebilah pisah ke bagian dada korban. Meski sempat lari menghidar tikaman selanjutnya, akhirnya korban rebah dan menghembuskan nafasnya di pinggiran Jalan alternatif dipemukiman padat penduduk itu.

"Saya sempat rekam wajah ketiganya sebelum melarikan diri dan setelah menikam korban ini. Korban baru lima hari bekerja," terangnya.

Akan kejadian itu, sontak warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sontak heboh, keluar rumah dan berkerumun melihat apa yang terjadi dari dekat hingga melaporkan ke pihak Kepolisian. Menerima laporan, polisi dari sektor Mandau pun turun melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Mandau guna dilakukan visum.

Rekan korban, Arpan sesaat setelah jenazah korban dievakuasi membenarkan jika korban sudah lumayan lama menghadapi masalah rumah tangganya dan dugaan sementara korban sengaja dibunuh orang yang dikenalnya. "Memang dia sudah berkeluarga dan setau saya korban ada masalah dalam rumah tangga," ujarnya.

Kapolsek Mandau, AKP Jalifer Lumban Toruan melalui Kanit Reskrim, Iptu Firman saat ditemui membenarkan kejadian tersebut."Benar, kita tengah mengumpulkan barang bukti dan saksi saksi dilapangan. Sabar, doakan pelaku segera tertangkap,"ungkapnya.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Angkut Kayu Hutan Lindung, Cukong Diamankan Polres Bengkalis
- Suap Pengesahan APBD, KPK Panggil Sejumlah Saksi untuk Tersangka Annas Makmun
- Legalitas Tanah Timbun di Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Dipertanyakan
- Pemerintah Imbau Korban Pinjol Illegal tak Usah Bayar
- Polres Bengkalis Sita 150 Kilogram Sabu
- Usai Jalani Pemeriksaan di Polda Riau, Bupati Kuansing Andi Putra Diboyong KPK ke Jakarta
- Korupsi Proyek Multiyear Bengkalis,
Pasutri Pemilik PT ANN Dihukum 4 Tahun dan 2 Tahun Penjara

- KPK Segel Ruang Kerja Bupati dan Tata Ruang di Dinas PUPR Kuansing
- Tersangka Korupsi, Mantan Kades dan bendahara Desa Ditahan Polres Meranti
- Termasuk Bupati Kuansing, KPK OTT 8 Orang Terkait Izin Perkebunan
- 10 Bulan, PN Bengkalis Tangani 719 Perkara Pidana
- Berita dan Video,
Tim KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Kuansing

- KPK Membenarkan Bupati Kuansing Kena OTT
- Kabarnya, Bupati Kuansing Terjaring OTT KPK
- KPK Dikabarkan Tangkap Pejabat dan Pengusaha di Kuansing
- Korupsi Dana Belanja Langsung, Mantan Pejabat Kantor Kecamatan Kandis Dituntut 5,5 Tahun Penjara
- Kasus Pelemparan Kepala Anjing Dirumah Pejabat Kejati Riau,
Seorang Mantan Anggota Dewan Divonis 9 Bulan

- Hilang Satu Malam, Korban Tenggelam di Inhu Ditemukan
- Polda Riau Gulung Praktek Judi Online, 59 Tersangka Diciduk
- Dilaporkan Oknum Anggota DPRD Pekanbaru, Dua Warga Tersangka Penganiayaan Dipulangkan Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com