Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Oktober 2021 10:29
Amblas, Jalan Lobak Pekanbaru Terancam Putus

Senin, 25 Oktober 2021 10:02
Jajakan Togel dan KIM, Pria Paruh Baya di Suriname, Bengkalis Ditangkap

Senin, 25 Oktober 2021 09:58
IDI Kuansing Bagikan 140 Paket Sembako dan Al-Quran 

Ahad, 24 Oktober 2021 21:15
Usai Lantik Pengurus, Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan Jajal Lapangan Tenis Indoor DPRD Riau

Ahad, 24 Oktober 2021 20:48
Dirut BRK Diminta Gerak Cepat Lengkapi Syarat Konversi ke Syariah

Ahad, 24 Oktober 2021 18:43
Ketua KBB Riau: Peringati Maulid, Jadikan Pemersatu Bubuhan Banjar

Ahad, 24 Oktober 2021 17:29
Ketum PAN Ogah Bahas Irwan Nasir, Tapi Siap Dukung Syamsuar Walau Sudah di Golkar

Ahad, 24 Oktober 2021 15:54
Kisruh Pengelolaan Kebun, Petani Kopsa-M Nyatakan Sikap

Ahad, 24 Oktober 2021 15:47
Ketum PAN Lantik Pengurus DPW/DPD PAN Riau

Ahad, 24 Oktober 2021 12:42
Usai Dilantik Jadi Ketua DPW PAN Riau, Alfredli Minta Kader Jangan Suka Tebar Janji


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 23 September 2021 11:01
Tersangka Penganiayaan, Bos Travel Umroh RWH Ditahan

David Tan alias Muhammad Dawoood ditahan Polresta Pekanbaru. Bos travel haji dan umroh RWH tersebut terlibat penganiayaan.

Riauterkini - PEKANBARU - Polresta Pekanbaru saat ini telah menahan DT alias MD (40) yang sebelumnya dilaporkan telah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang pelayan kafe beberapa waktu lalu.

Penahanan ini dibenarkan langsung oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto. "Benar saat ini sudah ditahan," katanya.

Senada dengan itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumban Toruan juga mengatakan hal yang sama bahwa DT kini telah ditahan di Mapolresta Pekanbaru. Penahanan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan DT sebagai tersangka dalam dugaan kasus tersebut.

"Benar sudah ditahan. Sebelumnya penyidik juga lakukan penjemputan paksa, terhadap DT," katanya.

Dalam kasus yang dilaporkan oleh Jevi Maten itu, DT sudah dua kali mangkir dalam pemeriksaan sebagai tersangka. Malah dengan alasan yang tak jelas.

Untuk diketahui, kejadian dugaan penganiayaan ini berawal saat korban memberitahukan kepada DT dan rekannya yang tengah asyik minum, bahwa kafe tersebut akan segera tutup. Terlebih saat itu Pemko Pekanbaru sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala (PSBB) mikro.

"Karena kafe mau tutup, kemudian J memberitahu kepada DT dan rekan-rekannya. Tetapi, DT dan teman-temannya masih tetap duduk. Selanjutnya, J pun mematikan lampu kafe. Namun, DT tidak terima kemudian di sana terjadi pemukulan oleh MD dan beberapa rekannya," terang Kuasa Hukum J, Taufik Tanjung.

Keributan itu awalnya akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan dimediasi pengelola kafe. Namun saat bermusyawarah, DT justru kembali melakukan pemukulan terhadap korban.

Aksi itu terekam kamera CCTV, dimana MD tiba-tiba bangkit dari tempat duduknya dan mendatangi korban. Bukan meminta maaf pelaku justru menampar korban. Sehingga ketegangan kembali terjadi.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jajakan Togel dan KIM, Pria Paruh Baya di Suriname, Bengkalis Ditangkap
- Kisruh Pengelolaan Kebun, Petani Kopsa-M Nyatakan Sikap
- Heboh Status FB Bupati Kuansing, KPK Geledah Tahanan dan Pastikan Hoaks
- Rizki Poliang: Gugur Praperadilan Tidak Diukur dari Dilimpahkannya Perkara
- OTT Bupati Kuansing, Tiga Lokasi di Pekanbaru Digeledah KPK
- Pungli Surat Tanah, Seorang Kades dan Stafnya Ditangkap Polres Rohul
- 50 Tersangka, Polres Bengkalis Gasak Judi Togel Online
- Patuhi Putusan Sidang, Pemilik ODOL di Kuansing Bayar Denda
- Angkut Kayu Hutan Lindung, Cukong Diamankan Polres Bengkalis
- Suap Pengesahan APBD, KPK Panggil Sejumlah Saksi untuk Tersangka Annas Makmun
- Legalitas Tanah Timbun di Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Dipertanyakan
- Pemerintah Imbau Korban Pinjol Illegal tak Usah Bayar
- Polres Bengkalis Sita 150 Kilogram Sabu
- Usai Jalani Pemeriksaan di Polda Riau, Bupati Kuansing Andi Putra Diboyong KPK ke Jakarta
- Korupsi Proyek Multiyear Bengkalis,
Pasutri Pemilik PT ANN Dihukum 4 Tahun dan 2 Tahun Penjara

- KPK Segel Ruang Kerja Bupati dan Tata Ruang di Dinas PUPR Kuansing
- Tersangka Korupsi, Mantan Kades dan bendahara Desa Ditahan Polres Meranti
- Termasuk Bupati Kuansing, KPK OTT 8 Orang Terkait Izin Perkebunan
- 10 Bulan, PN Bengkalis Tangani 719 Perkara Pidana
- Berita dan Video,
Tim KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Kuansing



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com