Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 Desember 2021 17:07
Gubri Lantik 32 Pejabat Eselon II, Ini Namanya

Rabu, 1 Desember 2021 17:00
Bupati Zukri Apresiasi Pelantikan Benteng Melayu Pelalawan

Rabu, 1 Desember 2021 16:38
Diduga Tabrak Pembatas Jalan, Gito Tewas Usai Terjun dari Fly Over

Rabu, 1 Desember 2021 16:13
Galeri Bersempena Hari AIDS Sedunia,
Puskesmas Pengalihan Enok Lakukan Pemeriksaan HIV Terhadap Ibu Hamil


Rabu, 1 Desember 2021 16:07
Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan

Rabu, 1 Desember 2021 16:03
Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 14:10
Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini

Rabu, 1 Desember 2021 13:19
Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi

Rabu, 1 Desember 2021 12:44
Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 

Rabu, 1 Desember 2021 11:33
Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Oktober 2021 10:05
Patuhi Putusan Sidang, Pemilik ODOL di Kuansing Bayar Denda

Sejumlah pemilik ODOL din Kuansing membayar denda. Sesuai keputusan sidang.

Riauterkini - TELUK KUANTAN - Pengadilan Negeri ( PN) Teluk Kuantan tuntas menggelar sidang pelanggaran truk over dimensi over load ( ODOL ) hasil razia yang dilakukan tim terpadu belum lama ini.

Hasilnya para pemilik truk ODOL membayar denda sebelum kenderaan mereka diserahkan.

" Hari ini alat angkutan berupa kendaraan angkutan barang hasil Razia Gakkum Odol oleh Dishub Riau di Kuansing selesai di sidangkan di PN Teluk Kuantan,"kata Plt. Kadis Perhubunggan Kuansing, Marhumala Pontas, Kamis (21/10/2021) kemarin.

" Sebanyak 113 Tilang dan 16 unit kendaraan angkutan barang telah disidangkan dan kemudian langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya,"lanjut Pontas.

Saat ini katanya tidak ada lagi kendaraan angkutan yang dikandangkan di UPTD Balai KIR Kebun Nenas di Desa Jake.

" Denda uang maximal 500 ribu untuk setiap kenderaan,"ujarnya.

Pada saat pemilik atau pengurus kendaraan angkutan ini datang ke UPTD Balai KIR hendak mengambil kendaraan, katanya harus memberikan bukti telah selesai menjalani sidang.

“ Baru Kita buat berita acara serah terima sebagai bukti kita telah menyerahkan kendaraan tersebut kembali kepada pemiliknya. Di tambah foto copy KTP dan STNK nya sebagai lampiran serah terima kendaraan angkutan tersebut dan ditambah lagu pemilik dan pengurus difoto didepan kendaraannya,”kata Marhumala.

” Dengan demikian kendaraan angkutan tersebut Kita telah diserahkan ke pemiliknya kembali,”lanjutnya.

Dengan telah tuntasnya sidang, Marhumala meminta semua pemilik perusahaan angkutan yang melewati jalan negara, jalan propinsi dan jalan kabupaten dapat patuh pada aturan Undang- Undang Kemehub No 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Tabrak Pembatas Jalan, Gito Tewas Usai Terjun dari Fly Over
- Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan
- Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi
- Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi
- Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan
- Gasak Ratusan Juta, Jaksa Gadungan di Rupat, Bengkalis Diringkus Kejari dan Polisi
- Oknum Kejaksaan Negeri Dumai Diduga Jual Barang Rampasan Kapal untuk Dimusnahkan
- Tujuh Orang Diduga Pelaku Penyerangan Rumdis Waka DPRD Riau Diamankan
- Sakit Hati Sering Dimaki, Warga Pekanbaru Bunuh Paman dengan Palu
- Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho Didatangi Sejumlah OTK
- Dishub Kuansing Bakal Tertibkan Agen dan PO Bus Langgar Aturan
- Suarakan Kepastian Hukum dan Keadilan di Bengkalis, Ini Harapan Elidanetti
- Tabrak Pohon Tumbang, Pemuda di Bengkalis Meninggal Dunia di Tempat
- Kasus Pencabulan, Syafri Harto Peragakan 36 Adegan Dalam Rekonstruksi
- Sering Demo, Kadis Kesbangpol Pekanbaru Anggap Imigran tak Hargai Pemerintah
- Korban Luapan Limbah PKS di Duri Berharap Polda Riau Tindak PT SIPP
- Tak Bayar Tagihan Kencan, Pria Hidung Belang di Pekanbaru Babak Belur
- Lurah Tirta Siak Pekanbaru Mengaku Jadi Korban Pemerasan Oknum Polisi
- Perambah Kawasan TNTN Disidangkan, Tim PH Bagus Ajukan Eksepsi
- 10 Jam Diperiksa, Syafri Harto Dibrondong 70 Pertanyaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com