Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 Desember 2021 16:07
Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan

Rabu, 1 Desember 2021 16:03
Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 14:10
Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini

Rabu, 1 Desember 2021 13:19
Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi

Rabu, 1 Desember 2021 12:44
Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 

Rabu, 1 Desember 2021 11:33
Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 11:21
Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 1 Desember 2021 11:11
Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional

Rabu, 1 Desember 2021 11:00
Lewati Batas Akhir, Penerima BPUM di Duri, Bengkalis Gigit Jari

Rabu, 1 Desember 2021 10:37
Fraksi PKS DPRD Kuansing, Berikan Bantuan 7 Mahasiswa Kuliah ke Mesir


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 23 Oktober 2021 16:19
Rizki Poliang: Gugur Praperadilan Tidak Diukur dari Dilimpahkannya Perkara

Penasehat hukum terdakwa kasus Bimtek tahun 2013 - 2014 Indra Agus sebut pelimpahan perkara terkesan terburu-buru. Dilimpahkanya perkara juga bukan berarti menggugurkan praperadilan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pengacara kondang Kuansing, Rizki Poliang, menyatakan setiap perkara yang dilimpahkan ke Pengadilan, bukan berarti menggugurkan praperadilan.

Menurut Rizki, jika merujuk pada pasal 82 ayat (1) KUHAP yang dipertegas oleh MK melalui putusan nomor 102/PUU-XIII/2015 permintaan praperadilan dinyatakan gugur apabila telah dimulainya sidang pertama terhadap pokok perkara yang dimohonkan.

"Artinya apabila telah dibacakannya dakwaan terhadap terdakwa. Itu baru bisa menggugurkan praperadilan," jelasnya.

Syarat gugurnya prapid, kata Rizki, bukan diukur dari telah dilimpahkannya perkara ke PN Tipikor Pekanbaru.

Pernyataan ini disampaikan Rizki, terkait perkara yang sedang ditanganinya yang menjerat Indra Agus, selaku Kadis ESDM Kuansing, pada waktu itu dalam kasus Bimtek tahun 2013 - 2014.

Dimana perkara yang menjerat Indra Agus ini, sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru, sedangkan sidang pertama belum dimulai, sehingga menurutnya belum membatalkan praperadilan.

Sebelumnya, Rizki Poliang, selaku Penasehat Hukum, Indra Agus, telah mengajukan praperadilan, dan sidang praperadilan pertama telah dimulai Senin (18/10/2021) lalu.

Namun, saat digelarnya sidang praperadilan di Pengadilan Telukkuantan, pihak Kejari tidak hadir dengan alasan belum siapnya jawaban atas permohonan.

Tau - taunya, kasus yang diajukan ke Pengadilan Telukkuantan, untuk praperadilan, nyatanya telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru, dan telah disiarkan melalui pemberitaan media online.

Terkait hal ini, Rizki Poliang, menilai tindakan Kejari Kuansing yang telah melimpahkan berkas perkara Indra Agus, ke PN Tipikor Pekanbaru, dalam waktu yang sangat cepat ini terkesan sangat terburu - buru.

Bahkan menurutnya, terkesan tidak ada iktikad baik untuk menghargai dan mengdapi proses praperadilan yang tengah berlangsung di PN Telukkuantan.

Sementara kasus yang menjerat Indra Agus ini sidang perdana akan dimulai Kamis (28/10/2021) di Pengadilan Tipikor, Pekanbaru, atas dugaan bimtek SPJ fiktif dengan kerugian negara sebesar Rp. 500.176.250 berdasarkan perhitungan BPKP Perwakilan Riau.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan
- Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi
- Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi
- Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan
- Gasak Ratusan Juta, Jaksa Gadungan di Rupat, Bengkalis Diringkus Kejari dan Polisi
- Oknum Kejaksaan Negeri Dumai Diduga Jual Barang Rampasan Kapal untuk Dimusnahkan
- Tujuh Orang Diduga Pelaku Penyerangan Rumdis Waka DPRD Riau Diamankan
- Sakit Hati Sering Dimaki, Warga Pekanbaru Bunuh Paman dengan Palu
- Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho Didatangi Sejumlah OTK
- Dishub Kuansing Bakal Tertibkan Agen dan PO Bus Langgar Aturan
- Suarakan Kepastian Hukum dan Keadilan di Bengkalis, Ini Harapan Elidanetti
- Tabrak Pohon Tumbang, Pemuda di Bengkalis Meninggal Dunia di Tempat
- Kasus Pencabulan, Syafri Harto Peragakan 36 Adegan Dalam Rekonstruksi
- Sering Demo, Kadis Kesbangpol Pekanbaru Anggap Imigran tak Hargai Pemerintah
- Korban Luapan Limbah PKS di Duri Berharap Polda Riau Tindak PT SIPP
- Tak Bayar Tagihan Kencan, Pria Hidung Belang di Pekanbaru Babak Belur
- Lurah Tirta Siak Pekanbaru Mengaku Jadi Korban Pemerasan Oknum Polisi
- Perambah Kawasan TNTN Disidangkan, Tim PH Bagus Ajukan Eksepsi
- 10 Jam Diperiksa, Syafri Harto Dibrondong 70 Pertanyaan
- Tersangka Asusila, Dekan FISIP Unri 10 Jam Diperiksa Penyidik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com