Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 Desember 2021 16:38
Diduga Tabrak Pembatas Jalan, Gito Tewas Usai Terjun dari Fly Over

Rabu, 1 Desember 2021 16:13
Galeri Bersempena Hari AIDS Sedunia,
Puskesmas Pengalihan Enok Lakukan Pemeriksaan HIV Terhadap Ibu Hamil


Rabu, 1 Desember 2021 16:07
Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan

Rabu, 1 Desember 2021 16:03
Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 14:10
Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini

Rabu, 1 Desember 2021 13:19
Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi

Rabu, 1 Desember 2021 12:44
Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 

Rabu, 1 Desember 2021 11:33
Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 11:21
Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 1 Desember 2021 11:11
Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Oktober 2021 07:04
Heboh Status FB Bupati Kuansing, KPK Geledah Tahanan dan Pastikan Hoaks

Munculnya status FB Bupati Kuansing bikin heboh. KPK melakukan penggeledahan sel. Tak ditemukan HP dan memastikan postingan itu hoaks.

Riauterkimi-PEKANBARU- Bupati Kuansing Andi Putra ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ditetapkan sebagai tersangka suap perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU), Selasa (19/10/2021). Sejak itu putra mantan Bupati Kuansing Sukarmis tersebut jadi tahanan lembaga antirasuah.

Belum lagi reda kehebohan penangkapan Bupati Kuansing, muncul pula kehebohan baru di jagad maya. Adalah akun Facebook Andi Putra Kuansing. Sejak kemarin, Sabtu (23/10/2021) kemunculan postingan yang terkesan itu tulisan Andi Putra.

Dilengkapi foto Wakil Bupati Kuansing Suhardiman Ambi yang kini menjadi Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kuansing bersama sejumlah petinggi PDIP Riau. Seperti Ketua DPD PDIP Riau Zukri Misran dan anggota DPRD Riau dari PDIP Rusli Ahmad. Namun dalam postingan tersebut petinggi PDIP pusat bersama bos PTxxx.

Dalam postingan itu juga muncul tudingan kalau KPK mengada-ada. Tak punya bukti kuat melakukan penangkapan terhadap Andi Putra. Diharapkan penahanan hanya 20 hari. Setelah itu Andi Putra akan kembali memimpin Kuansing sekaligus membongkar siapa yang berkhianat.

Munculnya postingan itu wajar bikin heboh. Muncul kecurigaan Andi Putra membawa telepon pintar di tahanan KPK. Padahal, barang itu diharamkan.

KPK pun tak ingin isu semakin liar. Langsung melakukan tindakan. Menggeledah ruang tahanan Andi Putra. Hasilnya, tak ditemukan telepon genggam atau piranti canggih apapun. Andi Putra pun diminta membuat pernyataan tertulis, bahwa postingan itu bukan tulisannya.

Pernyataan Lengkap KPK

Menanggapi informasi yang beredar tentang postingan di akun media sosial Tahanan KPK, an. AP Bupati Kuansing, kami sampaikan bahwa :

Petugas Rutan KPK telah langsung melakukan penggeledahan di kamar tahanan dimaksud dan tidak menemukan peralatan komunikasi apapun.

Tersangka AP juga menyatakan dalam surat pernyataannya bahwa dirinya bukan yang menulis pesan status dalam medsos dimaksud.

KPK pastikan seluruh tahanannya dilarang membawa atau menggunakan peralatan elektronik termasuk alat komunikasi ke dalam Rutan sebagaimana diatur PermenkumHAM RI Nomor 6 Tahun 2013.

Keamanan Rutan KPK juga dijaga oleh petugas 1x24 jam dan dipantau melalui berbagai kamera pengawas.

KPK memeriksa secara detil dan berlapis kepada setiap Tahanan yang akan masuk ke Rutan KPK.

Oleh karena itu, terkait adanya postingan di akun media sosial Tahanan KPK tersebut, bisa dimungkinan hal itu dilakukan oleh orang lain.***(mad)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Tabrak Pembatas Jalan, Gito Tewas Usai Terjun dari Fly Over
- Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan
- Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi
- Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi
- Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan
- Gasak Ratusan Juta, Jaksa Gadungan di Rupat, Bengkalis Diringkus Kejari dan Polisi
- Oknum Kejaksaan Negeri Dumai Diduga Jual Barang Rampasan Kapal untuk Dimusnahkan
- Tujuh Orang Diduga Pelaku Penyerangan Rumdis Waka DPRD Riau Diamankan
- Sakit Hati Sering Dimaki, Warga Pekanbaru Bunuh Paman dengan Palu
- Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho Didatangi Sejumlah OTK
- Dishub Kuansing Bakal Tertibkan Agen dan PO Bus Langgar Aturan
- Suarakan Kepastian Hukum dan Keadilan di Bengkalis, Ini Harapan Elidanetti
- Tabrak Pohon Tumbang, Pemuda di Bengkalis Meninggal Dunia di Tempat
- Kasus Pencabulan, Syafri Harto Peragakan 36 Adegan Dalam Rekonstruksi
- Sering Demo, Kadis Kesbangpol Pekanbaru Anggap Imigran tak Hargai Pemerintah
- Korban Luapan Limbah PKS di Duri Berharap Polda Riau Tindak PT SIPP
- Tak Bayar Tagihan Kencan, Pria Hidung Belang di Pekanbaru Babak Belur
- Lurah Tirta Siak Pekanbaru Mengaku Jadi Korban Pemerasan Oknum Polisi
- Perambah Kawasan TNTN Disidangkan, Tim PH Bagus Ajukan Eksepsi
- 10 Jam Diperiksa, Syafri Harto Dibrondong 70 Pertanyaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com