Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Andalas Forum V Kupas Tuntas Hambatan, Tantangan dan Strategi Industri Kelapa Sawit Indonesia

Riauterkini-PEKANBARU-Industri kelapa sawit di Indonesia tak hanya menjadi jantung kehidupan secara Nasional, tapi juga sebagai denyut nadi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dari Industri kelapa sawit juga lah, banyak kontribusi yang sudah diberikan untuk perekonomian Indonesia.

Meski demikian, hambatan dan tantangan tentu akan selalu ada sehingga perlu kerjasama dan kolaborasi antara multi stakeholder, pelaku industri kelapa sawit itu sendiri serta pemerintah, pusat maupun daerah. Perlu adanya strategi dalam pengelolaan Industri kelapa sawit tersebut, sehingga dapat menumbuhkan semangat dalam menjaga sawit secara berkelanjutan.

Hambatan, tantangan dan strategi dalam pengelolaan industri kelapa sawit Indonesia secara berkelanjutan itupun dikupas melalui Andalas Forum V Tahun 2025 yang diikuti oleh 700 peserta di SKA Convention Exhibition (Co Ex) Pekanbaru, Kamis (22/05/25). Giat yang diinisiasi oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) se Pulau Sumatera tersebut dihadiri pula oleh Plt Dirjen Perkebunan, Heru Tri Widarto, Ketua Umum Gapki Eddy Martono, Ketua Gapki cabang se Sumatera, perwakilan dari Walikota dan Bupati se Riau, Gubri Abdul Wahid yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr Syahrial Abdi serta ratusan pelaku usaha industri kelapa sawit di Tanah Air.

"Saya berpendapat tema (Hambatan, Tantangan dan Strategi dalam Pengelolaan Industri Kelapa Sawit Indonesia yang Berkelanjutan) tersebut sangat tepat. Apalagi kita menghadapi banyak tantangan dan hambatan dari dalam dan luar negeri. Selain hambatan dan tantangan, kita juga membutuhkan strategi yang tepat dalam melakukan pengelolaan dan peningkatan industri sawit karena industri kelapa sawit juga dituntut ikut berpartisipasi mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar Ketua Umum Gapki, Eddy Martono ketika menyampaikan sambutannya.

Eddy menjelaskan, industri kelapa sawit selama ini sudah menjadi tumpuan bagi 16,2 juta kepala keluarga di Indonesia, sehingga industri sawit Indonesia harus terus dijaga untuk terus memberikan manfaat. Pentingnya peran industri kelapa sawit bagi perekonomian, sambung Eddy, juga dirasakan Indonesia saat krisis moneter tahun 1997-1998 silam, krisis global 2008 silam serta pandemi Virus Covid 19 yang ikut melanda Tanah Air pada tahun 2020 lalu.

Dia mengatakan, pada krisis moneter tahun 1997-1998, industri kelapa sawitlah yang menyelamatkan perekonomian Indonesia. Kemudian pada krisis global 2008, kala itu nilai tukar rupiah melemah, dari Rp 9 ribu per USD ke Rp 12 ribu per USD. Namun industri sawit tetap memberikan devisa yang positif bagi perekonomian Indonesia. Selanjutnya, sambung Eddy lagi, ketika pandemi Covid 19 melanda dunia termasuk Indonesia, banyak perusahaan yang melakukan PHK massal terhadap karyawannya. Tapi hal itu tidak terjadi terhadap perusahaan-perusahaan kelapa sawit di Indonesia. Industri kelapa sawit di Indonesia justru menambah banyak karyawan dan tenaga kerja serta tak ada melakukan PHK terhadap karyawannya.

"Kita (Indonesia) adalah salah satu produsen dan konsumen minyak sawit terbesar di dunia, bayangkan bagaimana kalau Indonesia tidak punya kebun kelapa sawit. Untuk itu, peremajaan sawit juga perlu terus ditingkatkan karena upaya meningkatkan produksi itu salah satunya peremajaan," sebutnya.

Di lokasi yang sama, Plt Dirjen Perkebunan, Heru Tri Widarto mengatakan, melalui Andalas Forum V tersebut diharapkan bisa menjadi titik tolak kerjasama dan kolaborasi pelaku industri sawit dengan pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat. Disamping itu, Heru tak lupa pula berpesan agar Andalas Forum V bisa menjadi wadah untuk mendiskusikan kebijakan pemerintah dengan apapun yang dibutuhkan oleh pengusaha sawit.

"Penduduk semakin bertambah, kebutuhan juga semakin bertambah. Kita harus menciptakan semangat untuk menjaga sawit berkelanjutan. Harus kita tata pengelolaan maupun perawatannya agar dapat meningkatkan produktifitas. Bagaimana menjamin insdustri sawit ini agar bisa kita pertahankan. Pengusaha sawit kemitraannya dengan para petani juga harus terjaga," tutupnya.***(gas)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 13 April 2026

Ribuan Masyarakat Ujung Batu Tumpah Ruah Saksikan Heat Show-Off Honda Exclusive AT

Heat Show-Off Honda Exclusive AT di Kung Batu, Rohul sukses. Disaksikan ribuan pengunjung.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Rabu, 08 April 2026

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Advertorial
Senin, 06 April 2026

Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru Sedot Antusias Ribuan Pengunjung

Kehadiran Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru direspon positif. Ribuan pengunjung antusias berdatangan.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Berita Lainnya

Kamis, 16 April 2026

Kodim 0314 Inhil Fasilitasi Dialog Masyarakat dengan Agrinas dalam Pengelolaan Sawit


Kamis, 16 April 2026

Jembatan Presisi Polri di Ukui Pelalawan Mulai Dikerjakan


Kamis, 16 April 2026

Polisi Ringkus Pengedar dan Pengguna Perusak Saraf di Pulau Rupat


Kamis, 16 April 2026

‎Perkuat Tata Kelola, PT BPR Gemilang (Perseroda) Raih Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 di Jakarta


Kamis, 16 April 2026

Komitmen Dirut Baru, RSUD Arifin Achmad Tetap Maksimalkan Pelayanan di Tengah Lonjakan Pasien


Kamis, 16 April 2026

PN Tembilahan Bersama LBHK Marfen Justice Gelar Penyuluhan Hukum dan Sosialisasi Perdana di Desa Sungai Gantang


Kamis, 16 April 2026

PCX Ngasab, Perkenalkan Keunggulan Motor Honda PCX bersama Komunitas


Kamis, 16 April 2026

Kader Nasdem Riau Gelar Aksi Protes Pemberitaan Majalah Tempo


Kamis, 16 April 2026

Polsek Pujud Ungkap Kasus Sabu di Pondok Kresek, Dua Pelaku Diamankan dan Uang Puluhan Juta Disita


Kamis, 16 April 2026

Amuk Warga Panipahan Berlanjut, Sasar Sarang Walet Terduga Bandar Narkoba


Kamis, 16 April 2026

Jelang MTQ Riau di Kuansing Perbaikan Jalan Nasional Dikebut, BPJN Siapakan Anggaran 90 Miliar


Kamis, 16 April 2026

Perangi Narkoba dan Penyakit Masyarakat, Polsek Tanah Putih Perkuat Sinergitas Lintas Sektor


Kamis, 16 April 2026

Dua PLTBg Ini Jadi Andalan PalmCo Tekan Biaya Energi di Tengah Gejolak Global


Rabu, 15 April 2026

Tak Bayar Tagihan Hotel, Anggota BNNP Gadungan Ini Ditangkap di Kuansing


Rabu, 15 April 2026

Lapas Tembilahan Terima Transfer BMN dari Kantor Imigrasi Tembilahan untuk Dukung Pelayanan Publik


Rabu, 15 April 2026

Haru dan Penuh Makna, BRK Syariah Lepas 12 Pegawai Menuju Tanah Suci


Rabu, 15 April 2026

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Buka Pekan Olahraga Warga Binaan


Rabu, 15 April 2026

Meresahkan, Dua Pengedar Perusak Otak di Batsol Bengkalis Diringkus Polisi


Rabu, 15 April 2026

Nasdem Riau Siap Gelar Aksi, Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Polemik Berita Tempo


Rabu, 15 April 2026

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga