
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Hj Sumiartini, memimpin secara langsung sidang Rapat Istimewa Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu ke-26.
Rapat istimewa tersebut dilaksanakan di ruang rapat Paripurna DPRD Rohul, Pasir Pengaraian. Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Riau yang diwakili Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, Embi Yarman S.Hut T.MP, Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti SH MM, Wakil Ketua DPRD Rohul, Nono Patria Pratama, Mohd Aidi, serta Forkopimda, para pendiri Rohul, tokoh agama, tokoh adat, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam kesempatan kepada awak media, Hj Sumiartini mengucapkan selamat atas hari jadi Kabupaten “Negeri Seribu Suluk” yang ke-26 tahun. Ia menyatakan: “Sempena peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-26 ini, kita berharap dibawah kepemimpinan Anton dan Poti, wajah Rokan Hulu berubah, dengan artian sekarang yang sudah baik, menjadi lebih baik lagi,” ujar politikus dari Partai PDI Perjuangan itu.
Lebih lanjut, peningkatan yang lebih baik ini, sambung Hj Sumiartini, bisa dari sisi infrastruktur, SDM, ekonomi dan UMKM. “Kami anggota DPRD sebagai mitra Bupati tentu sangat mendukung segala program yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Rokan Hulu Anton ST MM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa momen peringatan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Rokan Hulu merupakan bukti perjalanan panjang penuh tantangan, sekaligus wujud kerja keras dan kebersamaan seluruh elemen daerah.
Dengan mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman, Maju Bersama untuk Rokan Hulu,” kegiatan ini mengandung pesan moral yang mendalam, bahwa kemajuan hanya dapat dicapai jika kita menjaga keharmonisan, kebersamaan, dan semangat gotong-royong di tengah keberagaman.
Anton menegaskan arah pembangunan ke depan sebagaimana tertuang dalam visi dan misi: “Mewujudkan Kabupaten Rokan Hulu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang religius melalui pemanfaatan sumber daya alam berwawasan lingkungan menuju masyarakat sejahtera dan berkelanjutan.”
Ia menutup dengan ajakan: “Mari kita lanjutkan perjuangan para pendahulu dengan kerja nyata dan langkah terarah, untuk mewujudkan Rokan Hulu yang maju, religius, berbudaya, dan sejahtera,” pungkasnya.***(am/galeri)