Riauterkini-INDRAGIRI HILIR— Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tim Satgas Pengawasan Barang Beredar dan Jasa memastikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berada dalam kondisi stabil dengan pasokan yang aman.
Hasil monitoring lapangan pada 3 Desember 2025 menunjukkan tidak adanya lonjakan signifikan pada komoditas utama, bahkan beberapa stok tercatat melimpah.
Stabilitas harga ini terlihat pada komoditas protein hewani, hortikultura, minyak goreng, hingga beras. Distribusi dari daerah pemasok juga berlangsung lancar tanpa hambatan.
Harga dan Stok Komoditas Strategis
1. Telur Ayam
Agen Malagas mencatat harga telur ukuran besar Rp56.000 per papan dan ukuran kecil Rp53.000 per papan. Pasokan rutin masuk setiap dua hari sebanyak 500 kg dari Lintau, Sumatera Barat, dengan stok hari ini mencapai 850 kg.
2. Cabe dan Bawang
Agen Oki Darmawan menjual cabe merah Rp75.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, dan bawang putih Rp35.000/kg. Stok cabe merah tersedia 300 kg, sementara bawang merah dan putih mencapai total 1 ton. Bawang merah dipasok dari Sumatera Barat dan bawang putih dari Medan.
3. Minyak Goreng
CV Putra Asean Jaya melaporkan harga minyak goreng curah Rp17.500/kg, Vipco Rp18.500/kg, dan Minyakita Rp16.500/kg. Stok minyak curah mencapai 19 ton (cukup untuk 3 minggu), Minyakita 780 liter (2 minggu), dan Vipco 2.928 liter (2 minggu). Seluruh suplai berasal dari Jambi.
4. Ayam Ras
IH Broiler menjual ayam ras kotor Rp34.000/kg dengan suplai harian 6–8 ton dari Jambi.
5. Beras & Gula
Janji Setia menjual beras Kayu Manis dan Mantis masing-masing Rp304.000/20 kg, Rp153.000/10 kg, dan Rp77.500/5 kg. Sementara beras BOOM dijual Rp302.000/20 kg dan Rp152.000/10 kg.
Stok beras tercatat:
• Kayu Manis: 30 ton (cukup 1–2 hari),
• Mantis: 20 ton (cukup 1 minggu),
• BOOM: 10 ton (cukup 1 minggu).
Beras masuk setiap hari sekitar 20 ton dari Jambi. Untuk gula pasir PSM, harga tercatat Rp799.000 per karung 50 kg, dengan stok 50 karung untuk tiga hari.
6. Perum Bulog
Bulog Tembilahan memiliki stok beras 380 ton. Tambahan pasokan 1.000 ton sedang dalam perjalanan dan diperkirakan masuk secara bertahap pada minggu depan.
Tim Satgas memastikan kondisi pasar tetap kondusif, harga terkendali, dan barang kebutuhan pokok tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.
“Secara umum harga stabil, ketersediaan aman, dan distribusi barang dari daerah pemasok berjalan lancar menghadapi Natal dan Tahun Baru 2026,” demikian laporan resmi Tim Satgas Pengawasan Barang Beredar dan Jasa.*(pto)