Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Dari Riau, Enam Ribu Lebih Penari Zapin Bergerak Serentak untuk Rekor Dunia

Riauterkini - PEKANBARU - Sebanyak 6.085 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian, melainkan sebuah pernyataan cinta terhadap akar silsilah.

Peristiwa yang diinisiasi oleh Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Riau ini akhirnya resmi ditasbihkan sebagai Rekor Dunia, sebuah pencapaian yang memahat nama Bumi Lancang Kuning di singgasana kehormatan internasional.

Mengusung tema "Bersatu Dalam Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu," ribuan pasang kaki itu melangkah dengan irama yang presisi, seolah sedang berdialog dengan leluhur. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memandang pemandangan kolosal ini dengan mata yang berbinar penuh kebanggaan.

Baginya, gemuruh tabuhan marwas dan gesekan gambus yang mengiringi 6.000 jiwa tersebut adalah bukti bahwa Riau tidak pernah goyah meski dihantam badai modernitas yang kian menderu di ufuk zaman.

"Riau memilih jalan yang berbeda. Kita memilih untuk maju tanpa tercerabut, berkembang tanpa meninggalkan akar, dan membangun tanpa mengorbankan nilai," tutur SF Hariyanto, Ahad (11/2/26).

Di matanya, keberhasilan mengumpulkan ribuan penari ini adalah sebuah diktum budaya bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menenggelamkan pusaka moyang, melainkan harus berjalan beriringan dalam harmoni yang indah.

Lebih jauh, ia memaknai Tari Zapin sebagai sebuah peradaban yang diterjemahkan ke dalam olah raga dan rasa. Baginya, setiap derap langkah yang serempak adalah pengejawantahan dari disiplin, kekompakan, dan adab yang luhur.

Zapin mengajarkan sebuah filosofi hidup yang mendalam, bahwa kebersamaan adalah pondasi yang jauh lebih utama daripada keinginan untuk menonjolkan diri sendiri, dan kecantikan sejati hanya bisa lahir dari keteraturan batin.

Keanggunan itu pun terpancar dari busana kebaya labuh kekek yang membalut raga para penari perempuan, menciptakan sebuah narasi tentang kehormatan yang tak lekang oleh waktu.

SF Hariyanto menegaskan, bahwa di saat dunia seakan berlomba-lomba mempertontonkan kebebasan yang tanpa sekat, perempuan Melayu Riau justru berdiri tegak menunjukkan bahwa kesantunan adalah sebuah kekuatan yang menggetarkan. Pakaian tersebut adalah benteng marwah, lambang kemuliaan yang dijaga dengan penuh ketulusan.

"Begitu pula kebaya labuh kekek yang dikenakan hari ini. Di saat dunia berlomba-lomba menampilkan kebebasan tanpa batas, perempuan Melayu Riau justru menunjukkan bahwa kehormatan adalah kekuatan, bukan kelemahan," ungkapnya.

"Pemprov Riau tidak akan membiarkan budaya Melayu hanya hidup di panggung seremonial. Komitmen kami jelas dan terukur," ungkap SF Hariyanto dengan penuh keyakinan.

Ia berjanji bahwa perempuan-perempuan Melayu akan terus didorong untuk menjadi garda terdepan sebagai penjaga nilai-nilai luhur, memastikan bahwa mereka adalah ruh utama dalam pelestarian budaya, bukan sekadar pelengkap hiasan dalam sebuah acara.

Satu hal yang memantik kekaguman adalah kemandirian di balik kemegahan acara ini, di mana seluruh rangkaian kegiatan terselenggara tanpa menyentuh sepeser pun dana APBD. SF Hariyanto memberikan apresiasi setinggi langit kepada BKOW Provinsi Riau atas dedikasi yang tak terhingga. Baginya, ini adalah kerja konsistensi, sebuah pengabdian yang lahir dari keyakinan batin dan kecintaan yang tulus terhadap tanah tumpah darah, bukan sekadar tugas administratif yang kering.

Bagi pemerintah daerah, torehan rekor dunia ini bukanlah garis finis, melainkan sebuah titik mula bagi sebuah gerakan kebudayaan yang lebih masif dan berkesinambungan. Angka 6.000 penari itu bukanlah sekadar statistik di atas kertas rekor, melainkan sebuah proklamasi kepada seluruh penjuru Indonesia bahwa Riau menjaga warisan leluhurnya dengan sungguh-sungguh, dengan cara yang bermartabat, dan dalam bingkai kebersamaan yang kokoh.

SF Hariyanto mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat api tradisi ini agar tak padam ditelan masa. Pementasan kolosal di Jalan Gajah Mada itu adalah sebuah monumen hidup tentang jati diri bangsa yang teguh. Zapin akan terus menari di Bumi Lancang Kuning, menjadi pengingat bahwa di setiap langkah yang kita ambil, ada doa dan nilai-nilai leluhur yang senantiasa menuntun jalan menuju masa depan yang gemilang. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Rabu, 31 Desember 2025

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu.

Berita Lainnya

Selasa, 20 Januari 2026

Langkah Berani Pemkab Siak, Evaluasi Total Pasar Tak Berkontribusi ke PAD


Senin, 19 Januari 2026

Pria Muda Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit Kubu Babussalam Rohil


Senin, 19 Januari 2026

Green Policing, Polsek Tanah Putih Tanam Pohon di Kepenghuluan Teluk Berembun


Senin, 19 Januari 2026

Balita di Kuansing Tewas Tenggelam di Lobang Galian Proyek Koperasi Merah Putih Desa Titian Modang


Senin, 19 Januari 2026

Bupati Kuansing Zoom Meeting Bersama Plt Gubernur Bahas Izin IPR


Senin, 19 Januari 2026

Pemprov Riau Siapkan Regulasi Pengelolaan Pertambangan Rakyat di Kuantan Singingi


Senin, 19 Januari 2026

Diduga Korban Pembunuhan, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Sawit Desa Pancur-Inhil


Senin, 19 Januari 2026

Viral Video Harimau Sumatera di Pulau Muda, Kapolsek Teluk Meranti Imbau Warga Waspada


Senin, 19 Januari 2026

Induk Harimau dan Anaknya Berkeliaran Dekat SD Teluk Meranti, Orang Tua Murid Diliputi Kecemasan


Senin, 19 Januari 2026

Patroli Hijau Polsek Ukui, Pohon Mangga dan Matoa Ditanam untuk Masa Depan


Senin, 19 Januari 2026

Nikmati Keindahan Alam di Aceh, New PCX 160 Mampu Menjawab Keraguan dan Mewujudkan Impian


Senin, 19 Januari 2026

Ipda Muhammad Ali Sodiq Digantikan Iptu Budi Santoso sebagai Kapolsek Kerumutan


Senin, 19 Januari 2026

Peringati Hari K3 Nasional, ‎PGN Area Pekanbaru Gelar Donor Darah


Senin, 19 Januari 2026

Melawan, Kaki Otak Pembobolan Brankas di Pekanbaru Ditembak Aparat Polsek Sukajadi


Senin, 19 Januari 2026

Sebesar Rp 3,049 Triliun, DPRD Pekanbaru Sahkan APBD 2026


Senin, 19 Januari 2026

Berantas Tenaga Honorer 'Siluman', Pemkab Siak Bentuk Tim 8


Senin, 19 Januari 2026

Pimpin Upacara, Wakil Bupati Siak Tekankan Pakta Integritas dan Efisiensi Anggaran


Senin, 19 Januari 2026

PTPN IV Regional III Bantu Karyawan Terantam Korban Teror Jaga Aset Negara


Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah


Minggu, 18 Januari 2026

Wakili Bupati, Sekdakab Kuansing Tutup Turnamen Porset Cup 2025