Riauterkini-BENGKALIS- Satu unit rumah semi permanen di Jalan Datuk Laksamana, Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, ludes terbakar pada Selasa (17/2/26) sekitar pukul 16.00 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik pasangan suami istri lanjut usia yang saat kejadian tengah merayakan Tahun Baru Imlek di rumah keluarga.
Pemilik rumah, Afat (79), seorang nelayan, bersama istrinya Aeng (71), meninggalkan rumah sejak pukul 10.00 WIB untuk bersilaturahmi ke rumah anak dan sanak saudara di Desa Teluk Rhu. Saat ditinggalkan, kondisi rumah dalam keadaan kosong.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang merupakan tetangga korban, yakni Ahwat (39) dan Asun (38). Keduanya melihat kepulan asap keluar dari ventilasi depan rumah sekitar pukul 16.00 WIB.
“Melihat asap semakin tebal dan api mulai membesar, saksi berupaya memanggil pemilik rumah, namun tidak ada jawaban. Mereka kemudian menyelamatkan dua unit sepeda motor milik korban yang berada di teras,” jelas Kapolsek Rupat Utara, AKP Tony Armando, saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/26).
Sekitar pukul 16.10 WIB, korban dihubungi oleh tetangga lainnya, Rudi (52), yang memberitahukan bahwa rumahnya terbakar dan api diduga berasal dari ruang sembahyang dewa.
Sementara itu, tim pemadam kebakaran dan BPBD yang telah berada di lokasi melakukan upaya pemadaman menggunakan mesin ministriker.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bagian rumah beserta perabotan, peralatan elektronik, serta surat-surat berharga tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan keterangan korban, saat meninggalkan rumah, lilin dan lampu di ruang sembahyang dewa masih dalam kondisi menyala. Dugaan sementara, api berasal dari sumber tersebut dan dengan cepat membesar mengingat bangunan rumah merupakan konstruksi semi permanen yang mudah terbakar.
Sekitar pukul 17.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Rupat Utara memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, terutama memastikan lilin, kompor, dan instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Selain itu, pihak kepolisian juga mendorong adanya koordinasi antara pemerintah kecamatan dan dinas terkait guna menghadirkan armada mobil pemadam kebakaran di wilayah Kecamatan Rupat Utara, mengingat keterbatasan sarana dapat menghambat proses pemadaman apabila terjadi kebakaran di kemudian hari.
Hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Rupat Utara masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.***(dik)