Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyayangkan keributan yang melibatkan dua kadernya di DPRD Riau. Insiden antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan anggota DPRD Riau Indra Gunawan Eet, pada, Kamis 16 Juli 2026 itu disebut sangat memalukan.
"Memalukan," kata Doli.
Ditegaskannya, peristiwa itu mencoreng citra partai sekaligus lembaga legislatif. Sebagai wakil rakyat kata Doli, anggota DPRD seharusnya memberikan teladan kepada masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan.
"Seharusnya sebagai wakil rakyat bisa kasih contoh yang baik kepada masyarakat. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan akal sehat, rasional dan dialog, bukan dengan emosi apalagi adu fisik," ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Doli menyebut persoalan bermula saat rapat pembahasan anggaran, ketika Indra Gunawan Eet diduga melontarkan pernyataan yang dianggap memojokkan Parisman Ihwan.
"Saya sudah cek, persoalan itu berawal dari saudara Eet yang memojokkan saudara Parisman. Padahal rapat itu sedang membahas urusan anggaran. Saudara Parisman pun kemudian terpancing emosi," jelasnya.
Meski demikian, Doli mengingatkan bahwa sebagai sesama kader Partai Golkar, keduanya seharusnya dapat menjaga soliditas dan nama baik partai.
Seharusnya sesama anggota Fraksi Partai Golkar bisa saling menjaga nama baik kolega, soliditas, dan marwah Golkar. Bukan saling tuding dan merasa hebat-hebatan, apalagi di depan anggota DPRD lain dan publik," tegasnya.
DPP Golkar juga meminta jajaran pengurus Partai Golkar di Provinsi Riau segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak semakin meluas.
"Saya berharap pimpinan Partai Golkar di sana dapat segera menyelesaikan urusan mereka, dengan memanggil mereka berdua, agar tidak memperpanjang persoalan, apalagi melibatkan antar kelompok masing-masing," ujar Doli.
Atas insiden tersebut, DPP Partai Golkar turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Riau.
"Atas nama Partai Golkar saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau yang pasti tidak nyaman melihat peristiwa tersebut," ucapnya.
Sebelumnya, keributan terjadi di lingkungan Kantor DPRD Riau dan diduga melibatkan massa pendukung Parisman Ihwan serta Indra Gunawan Eet.
Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka, termasuk petugas keamanan Sekretariat DPRD Riau yang harus mendapat perawatan medis.***(mok)