Logo RTC
 
 
2021, Polres Inhu Tuntaskan 399 Kasus dari 585 Kasus

Riauterkini-RENGAT-Selama periode 2021 jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) berhasil menuntaskan kasus sebanyak 399 kasus, dari 585 kasus yang ditangani. Persentase penyelesaian kasus yang mencapai 68 persen ini disampaikan dalam press release akhir tahun 2021.

Dalam penyelesaian kasus yang mencapai 68 persen tersebut, jajaran Polres Inhu juga menangani empat kasus yang menonjol selama 2021 yaitu, dua tindak pidana perbankan/penipuan dengan cara menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa ijin, satu perkara pembunuhan terhadap seorang anak dan satu perkara penipuan dengan modus penggandaan uang.

"Tindak pidana perbankan/penipuan dengan tersangka Fani Sukma dengan seluruh peserta arisan berjumlah 24.382 orang dengan nilai kerugian mencapai Rp.21.215.853.000," ujar AKBP.Bachtiar Alponso Kapolres Inhu dalam press release akhir tahun 2021yang digelar di Mapolres Inhu, Jumat (31/12/21).

Diungkapkan AKBP.Bachtiar Alponso, satu lagi tindak pidana perbankan/penipuan dengan cara menghimpun dana dari masyarakat dengan instrumen perdagangan produk seolah-olah aset kripto berupa koin, dengan jumlah member akun sebanyak kurang lebih 4200 akun, dengan tersangka Inhul Hadi.

"Dua kasus yang menonjol lainya adalah, perkara pembunuhan terhadap seorang anak bernama Benferi (15th) yang terjadi di Desa Penyaguan Kecamatan Batang Gansal, Inhu dengan tersangka Priboy Marpaung. Serta perkara penipuan dengan modus penggandaan uang dengan kerugian sebesar Rp.715 juta yang terjadi di Peranap Kecamatan Peranap, Inhu dengan tersangka dua orang AN Sukadi dan Suryadi yang saat ini proses penanganan perkaranya masih proses sidik," ungkapnya.

Selain berhasil menuntaskan 399 kasus dari 585 kasus yang ditangani, Polres Inhu juga terus melakukan pembenahan secara internal. Dimana selama 2021 ini Polres Inhu telah melakukan pembinaan personil yang melakukan pelanggaran disiplin sebanyak sembilan kasus dan pelanggaran kode etik sebanyak tiga kasus.

"Pembinaan personil yang dilakukan pada tahun 2021 ini menyangkut kasus tahanan kabur, memberikan fasilitas kepada tahanan yang tidak sesuai dengan aturan, pemukulan tahanan dan meninggalkan wilayah tanpa izin pimpinan. 12 kasus sudah selesai disidang dengan sanksi penempatan khusus, teguran tertulis, penundaan kenaikan gaji berkala dan mutasi bersifat demosi," jelasnya.*** (guh)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Jumat, 06 Nopember 2021

Bupati Pelalawan Panen Raya di Desa Kuala Panduk

Riauterkini-PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran menghadiri kegiatan panen raya padi di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan.Jumat (05/11/21).

Galeri