Logo RTC
 
 
SK Ketua Forum RT/RW Bina Widya Disembunyikan 6 Bulan

Riauterkini-PEKANBARU - Ketua RW 03 Kelurahan Simpang Baru, Ikhwan menuding ada "permainan" antara Ketua Forum RT/RW Kecamatan Binawidya yang dipegang Sutomo Marsudi dengan Camat Binawidya, sehingga diterbitkan SK-nya sebagai Ketua Forum di Kecamatan Binawidya.

Menurutnya, penerbitan SK ini secara diam-diam ditandatangi Camat Binawidya, Edi Suherman, S.Sos, M.Si. Keberadaan SK tersebut terkesan disembunyikan karena sejak SK ini keluar, Sutomo Marsudi tidak pernah menginformasikan hal tersebut kepada seluruh rekan-rekan Ketua RT/RW yang ada di Kelurahan Simpang Baru.

"SK Jabatan Ketua Forum RT/RW Kecamatan Binawidya yang dipegang Sutomo Marsudi dipertanyakan masyarakat Kelurahan Simpang Baru. Pasalnya, penerbitan SK yang ditandatangi oleh Camat Binawidya, Edi Suherman, S.Sos, M.Si tersebut terkesan diam diam. Karena sejak SK ini diterbitkan, Sutomo Marsudi tidak pernah menginformasikan hal tersebut kepada seluruh rekan-rekan Ketua RT/RW yang ada di Kelurahan Simpang Baru. Padahal dirinya masih aktif menjabat sebagai Ketua Forum RT/RW di Kelurahan Simpang Baru. Ini sebenarnya ada apa dengan Sutomo Marsudi. Kok terkesan maruk jabatan. Yang mengherankan dia ngotot pula tidak mau melepaskan salah satu jabatan ketua forum tersebut. Padahal sudah jelas-jelas kedua SK yang dipegangnya itu berstatus defenitif. Apa dia tidak mengerti aturan yang berlaku. Atau memang ada "permainan" antara yang bersangkutan dengan Camat Binawidya, sehingga diterbitkan juga SK dia sebagai Ketua Forum di Kecamatan Binawidya," terang Ketua RW 03 Kelurahan Simpang Baru, Ikhwan yang diamini Ketua LPM Kelurahan dan sejumlah Ketua RT dan RW Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru.

Setelah didesak dan ditelusuri status keberadaan SK Ketua Forum Kecamatan yang selama kurang lebih 6 bulan disembunyikan tersebut, lanjutnya, akhirnya Sutomo Marsudi mengirimkan kopian SK tersebut melalui salah satu grup di WhatsApp yang memang benar adanya bahwa SK itu sudah jauh-jauh hari dikeluarkan dan ditandatangani oleh Camat Binawidya.

"Mulai sejak didesak dan dikirimnya kopian SK tersebut, selang 3 hari Sutomo Marsudi mengundang rekan-rekan RT/RW Kelurahan Simpang Baru dalam pertemuan di aula Kelurahan Simpang Baru, Selasa (11/1/22) lalu. Dalam pertemuan tersebut hampir seluruh Ketua RT/RW yang hadir menyarankan dan meminta Sutomo untuk melepas salah satu jabatan ketua forum yang berstatus SK defenitif. Namun dirinya tetap saja ngotot tidak mau melepaskan salah jabatan tersebut," jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Ketua RW 01 Saspriyadi juga mengoreksi kinerja Sutomo Marsudi selama menjabat sebagi Ketua Forum Kelurahan Simpang Baru selama 2 periode yang tidak pernah sama sekali mengumpulkan rekan-rekan dalam forum silaturahmi resmi kecuali atas desakan rekan-rekan Ketua RT/RW yang hanya terlaksana 2 kali saja. Selian itu, katanya, Sutomo Marsudi tidak transparan dalam melaporkan penggunaan dana kas RT/RW Simpang Baru. Begitu juga lambat merespon berbagai kelurahan yang terjadi di Simpang Baru.

Ketua RW 08, Zulkifli juga menyampaikan hal serupa. Bahwa Ketua Forum Simpang Baru belum bekerja maksimal sesuai yang diharapkan.

Begitu pula hal serupa disampaikan Ketua RW 03, Ikhwan seraya meminta Sutomo Marsudi dengan legowo meletakkan salah satu jabatan yang dinilai melanggar aturan.

Ketua Lembaga pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Binawidya, Liswarti yang juga mantan Camat Tampan (Binawidya, red) mengakui bahwa dirinya sejak awal sudah mempertanyakan SK Ketua Forum RT/RW Kecamatan Binawidya kepada Camat Edi Suherman.

"Sejak awal dan jauh-jauh hari kami sudah pertanyakan SK Ketua Forum ini kepada camat. Namun camat mengaku belum menandatanginya meskipun dirinya berserta rekan-rekan pengurus LPM kecamatan dan 5 kelurahan sudah mendapat bocoran bahwa Sutomo Marsudi sudah mengantongi SK tersebut. Pak camat SK ketua forum itu harus diketahui juga oleh lembaga LPM sebagai salah satu pilar di kecamatan. Nah akhirnya keberadaan SK itu terbongkar juga," ujarnya kesal.

Dirinya menilai bahwa SK Ketua Forum RT/RW Kecamatan Binawidya cacat hukum. Tata cara pemilihannya tidak sesuai prosedur. Dan penerbitan SK sejak ditandatangi Camat Binawidya tanggal 30 April 2021 didiamkan begitu saja selama 6 bulan lamanya. Ini ada apa dan 'permainan' apa yang disembunyikan di balik ini semua.

T "Untuk kami atas nama LPM Kecamatan Binawidya meminta Camat Binawidya, Edi Suherman untuk meninjau ulang SK Ketua Forum RT/RW Kecamatan Binawidya tersebut. Jika tidak dilakukan, dikhawatirkan roda pemerintahan di Kecamatan Binawidya tidak berjalan maksimal," pintanya. *(H-we)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Jumat, 06 Nopember 2021

Bupati Pelalawan Panen Raya di Desa Kuala Panduk

Riauterkini-PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran menghadiri kegiatan panen raya padi di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan.Jumat (05/11/21).

Galeri