Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


30/06/2020 20:26
Wakil Bupati Inhil Buka Program TMMD Imbangan Tahun 2020

30/06/2020 20:20
Bantah Tolak Reses Anggota DPRD Riau, Bupati Inhil Sebut Belum Terima Surat Resmi

31/08/2019 19:37
Bupati Inhil Buka Kegiatan Puncak Peringatan HKG Ke-47 PKK dan Hari Keluarga Nasional Ke-26

31/08/2019 19:34
Sekda Inhil Sebut Struktur APBD-P Tahun 2019 Sebagian Besar Untuk Lunasi Utang Kegiatan 2018

17/08/2019 06:55
Bupati Sematkan Anugerah Satyalancana Karya Satya Bagi PNS Pemkab Inhil

15/08/2019 17:29
Minta Turun Hujan, Bupati Inhil Bersama Ribuan Masyarakat Ikuti Shalat Istisqa

14/08/2019 07:01
Intensitas Meningkat, Bupati Inhil Langsung Tinjau Lokasi Karhutla di Kempas

12/08/2019 17:23
Idul Adha 1440 H, Bupati Tunaikan Ibadah Kurban Di lingkungan Setda Inhil

10/08/2019 20:53
Dandim 0314/ Inhil Minta Bupati dan Jajarannya Tinjau Langsung Karhutla

9/08/2019 17:09
Peringatan Hari Jadi ke-62 Riau,
Bupati Inhil: Kebudayaan Melayu Sebagai Pilar Penopang Kebudayaan Nasional

  Selasa, 4 Agustus 2020 01:53
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Perdana Ekspor Kelapa ke Malaysia

Bupati Wardan resmikan ekspor perdana kelapa bulat ke negeri jiran. Pengiriman melalui arit 21 menuju Pelabuhan Batu Pahat Malaysia.

Riauterkini - TEMBILAHAN -Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan secara resmi melepas ekspor perdana pengiriman kelapa bulat dari Pelabuhan Parit 21 menuju Pelabuhan Batu Pahat Malaysia, Senin (3/8/2020).

Pada ekspor perdana ini, 3 buah kapal yang bermuatan ribuan ton kelapa tersebut langsung diberangkatkan usai acara penyerahan berkas dari pelaku usaha kelapa melalui Bupati Inhil HM Wardan.

"Hari ini Insya Allah saya memberangkatkan 3 kapal untuk ekspor pertama ke Malaysia, dari Pelabuhan Parit 21 ke Pelabuhan Batu Pahat," kata HM Wardan dalam sambutannya.

Kedepannya, ketika pelabuhan ini sudah menggunakan peti kemas, tidak menutup kemungkinan untuk ekspor kelapa selain ke Malaysia bisa juga kita berangkatka ke Thailand, Cina, dan India.

Selain itu, Bupati juga mengaku sudah sangat lama menginginkan pelabuhan parit 21 tersebut berfungsi sebagai mana mestinya.

"Alhamdulillah dengan diprakarsai oleh Wakil Bupati Inhil H Samsyudin Uti, ekspor perdana ini bisa terlaksana," tutur HM Wardan dalam sambutan pelepasan perdana ekspor kelapa di Pelabuhan Parit 21.

"Saya sangat senang sekali, karena sejak periode pertama saya diamanahkan untuk menjadi bupati, kita sudah memulai untuk memfungsikan pelabuhan ini," tambahnya.

Namun, karena terbentur aturan membuat pelabuhan tersebut belum bisa difungsikan. Tetapi akhir Juni 2020 kita telah mendapatkan surat balasan dari Gubenur Riau, bahwa untuk pengelolaan aset pelabuhan parit 21 diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Inhil.

"Dalam pembangunannya, untuk area pelabuhan ini memakan anggaran 11,3 Miliar dari APBD Provinsi Riau, dan untuk sisi daratnya memakan anggara APBD Inhil sebesar 52,9 Miliar," papar Bupati.

Sebelumnya, dalam sambutan Wakil Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti menyampaikan bahwa keberangkatan 3 kapal untuk ekspor perdana ini sudah sesuai aturan yang berlaku.

"Keberangkatan ini Legal tidak ada yang ilegal," kata wabub Inhil.*(adv/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com