Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 16 Juli 2016 10:04
Kabut Tebal Paksa Pesawat Citilink Alihkan Pendaratan ke Batam

Satu penerbangan dari Jakarta tujuan Bandara SSK II Pekanbaru tak berjalan mulus. Kabut tebal menyebabkan pendaratan dialihkan ke Batam.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 7.20 WIB, Sabtu (16/7/16) kabut tebal sempat menyelimudi Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Akibatnya, jarak pandang menjadi terbatas dan kondisi tersebut menjadi ancaman bagi keselamatan penerbangan.

Dampaknya, penerbangan Pesawat Citilink dari Jakarta tujuan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang sediakan mendarat pukul 7.20 WIB harus dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Tadi, sekitar pukul 7.20 WIB mendadak muncul kabut yang cukup tebal, sehingga otoritas penerbangan meminta pendaratan pesawat dihentikan sementara, sehingga Pesawat Citilink dari Jakarta harus dialihkan pendaratannya ke Batam,” ujar Airport Duty Manager SSK II Pekanbaru Bambang menjawab riauterkinicom.

Untungnya cuaca tak bersahabat tersebut hanya sebentar. Tak berlangsung lama. Kabut tebal berlahan menghilang dan akhirnya jarak pandang kembali normal.

“Pada pukul 7.40 WIB cauca normal dan Pesawat Garuda dari Jakarta mendarat sesuai jadwal. Sampai sekarang kondisinya tetap normal,” demikian penjelasannya.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras
- Anomali Cuaca, BMKG Ingatkan Warga Kuansing Potensi Angin Kencang Lanjutan
- Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon
- Ditinggal Kekebun, Rumah Warga Duri Ludes Dilalap Api
- Warga Batang Nilo, Pelalawan Desak PT Adei Platation Kembalikan Lahan Pemakaman
- Belasan Kawanan Gajah Liar Rusak Perkebunan Milik Warga di Kuansing
- Raih 955 Poin, Kepala.DPPPA Optimis Pekanbaru Boyong KLA Utama di HAN 2021


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com