Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 16 Juli 2016 10:04
Kabut Tebal Paksa Pesawat Citilink Alihkan Pendaratan ke Batam

Satu penerbangan dari Jakarta tujuan Bandara SSK II Pekanbaru tak berjalan mulus. Kabut tebal menyebabkan pendaratan dialihkan ke Batam.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 7.20 WIB, Sabtu (16/7/16) kabut tebal sempat menyelimudi Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Akibatnya, jarak pandang menjadi terbatas dan kondisi tersebut menjadi ancaman bagi keselamatan penerbangan.

Dampaknya, penerbangan Pesawat Citilink dari Jakarta tujuan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang sediakan mendarat pukul 7.20 WIB harus dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Tadi, sekitar pukul 7.20 WIB mendadak muncul kabut yang cukup tebal, sehingga otoritas penerbangan meminta pendaratan pesawat dihentikan sementara, sehingga Pesawat Citilink dari Jakarta harus dialihkan pendaratannya ke Batam,” ujar Airport Duty Manager SSK II Pekanbaru Bambang menjawab riauterkinicom.

Untungnya cuaca tak bersahabat tersebut hanya sebentar. Tak berlangsung lama. Kabut tebal berlahan menghilang dan akhirnya jarak pandang kembali normal.

“Pada pukul 7.40 WIB cauca normal dan Pesawat Garuda dari Jakarta mendarat sesuai jadwal. Sampai sekarang kondisinya tetap normal,” demikian penjelasannya.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon
- Ditinggal Kekebun, Rumah Warga Duri Ludes Dilalap Api
- Warga Batang Nilo, Pelalawan Desak PT Adei Platation Kembalikan Lahan Pemakaman
- Belasan Kawanan Gajah Liar Rusak Perkebunan Milik Warga di Kuansing
- Raih 955 Poin, Kepala.DPPPA Optimis Pekanbaru Boyong KLA Utama di HAN 2021
- SKKMIGAS Lakukan Monev PPM BOB PT BSP-Pertamina Hulu di Dayun, Siak.
- Diduga Diterkam Buaya, Pria di Rohil Dinyatakan Hilang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com