Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 September 2021 21:40
Dewan Ajak Masyarakat Pekanbaru Budayakan Tanjak

Ahad, 26 September 2021 21:36
Tolak Bantuan RLH, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau Minta Pemprov Beri Sanksi Tiga Kabupaten

Ahad, 26 September 2021 20:25
SEF Kembali Selenggarakan Webinar Riset Komunikasi

Ahad, 26 September 2021 19:56
Memalukan, Anggota DPRD Riau Tak Bisa Bedakan Triliun dengan Miliar

Ahad, 26 September 2021 19:09
Kumpulkan 450 Juta dari Balontum, Musda HIPMI Riau Masih Diragukan Legitimasinya

Ahad, 26 September 2021 18:30
Tiga Ketua Fraksi DPRD Riau Telat,
Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan APBD 2021 Sempat Terganggu


Ahad, 26 September 2021 16:49
Vaksinasi Kompak Relawan Peduli Covid-19 Bengkalis Sasar 1.266 Warga

Ahad, 26 September 2021 15:48
Tekad Syamsurizal Tegakan PPP di Riau Setelah Terjerembab 2019 Lalu

Ahad, 26 September 2021 13:29
Rapimwil Tetap Dibuka, Pelantikan Pengurus DPW PPP Riau Diundur Akhir Oktober Secara Serentak

Ahad, 26 September 2021 12:56
Damanhuri, Putra Riau yang Terpilih Jadi Pengadilan Ring Tinju di PON XX Papua


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Oktober 2017 21:17
Pembalak dari Sumbar Diduga Jarah Hutan Lindung Bukit Tabandang

Pembalak-pembalak dari Sumbar diduga telah menggunduli Hutan Lindung Bukit Tabandang di Kuansing. Pembalakan diduga telah berlangsung lama.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Tim Pemetaan Desa (TPD) Lubuk Ambacang menemukan ratusan kubik kayu balok di kawasan Hutan Lindung Bukit Batabuh di wilayah Bukit Tabandang, Kecamatan Hulu Kuantan.

Ketua TPD Lubuk Ambacang, Kasasi menyebutkan, temuan itu diperoleh saat TPD melakukan pengambilan titik koordinat untuk pembuatan peta desa.

"Kami kaget, di situ sudah ada jalan dan tumpukan kayu. Kami perkirakan ada ratusan kubik banyaknya. Bahkan di situ juga ada tenda-tenda pekerja. Tapi kami tidak menemukan pelaku serta alat berat," ujar Kasasi.

Yang membuat kami kaget, kata Kasasi, kawasan itu merupakan kawasan hutan lindung. Tapi faktanya sudah gundul. Jika melihat bekas penebangan kayu yang dilakukan pelaku pembalakan, sepertinya ini sudah berlangsung sejak lama.

Buktinya di dalam kawasan hutan itu telah dibuat jalan-jalan produksi diduga menggunakan alat berat. "Jalannya banyak sekali. Di sepanjang jalan itu kayu balak berjejeran. Sepertinya pelaku sudah sejak lama menjarah hutan lindung ini," terangnya.

Kasasi bersama timnya lalu mendokumentasikan temuan tersebut. Mereka mengambil foto-foto. Termasuk mencari tau siapa pelakunya. Dalam penelusuran TPD, mereka mengaku mendapatkan informasi pelaku pembalakan itu oleh oknum masyarakat Kecamatan Kamang Baru inisial SRB.

Lalu, temuan itu juga telah dilaporkan kepada Camat Hulu Kuantan, Polsek Hulu Kuantan dan Polhut Provinsi Riau melalui perwakilan Polhut di Teluk Kuantan. "Kami mengharapkan aparat segera menindaklanjuti. Jika tidak aan dikhawatirkan Hutan Lindung di Kawasan Bukit Tabandang akan menjadi ancaman bagi masyarakat di Desa Lubuk Ambacang," harap Kasasi.***(dri)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
AGEN SABUNG AYAM ONLINE TERPERCAYA INDONESIA. BISA MAIN DARI ANDROID DAN IPHONE. SABUNGAYAM. COM SABUNGAYAM. IN DEWASABUNGAYAM. COM CF88INDO. COM Wechat : Bolavita WA : 081377055002 Line : cs_bolavita BBM : D1A1E6DF / D8DB1C57 / BOLAVITA


Berita lainnya..........
- Damanhuri, Putra Riau yang Terpilih Jadi Pengadilan Ring Tinju di PON XX Papua
- Dilarikan Buaya, Nelayan di Rohil Dalam Pencarian Tim SAR
- PimpinHUT Agraria 2021, Bupati Kuansing Minta Pelayanan Agraria Ditingkatkan
- Tim BBKSDA Riau Lepas Liarkan Python Reticulatus ke Habitatnya
- Jelang Akhir Tahun, Kapolres Minta 70 Persen Masyarakat Kuansing Sudah Divaksin
- Mengecat Gapura, Pekerja Bangunan di Pekanbaru Kesetrum
- Setahun Rusak Ditabrak Tongkang, Dermaga Ransang, Pelalawan Belum Diperbaiki


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com