Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Nopember 2019 11:33
Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional

Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:47
Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:42
SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh

Rabu, 13 Nopember 2019 10:16
Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450

Rabu, 13 Nopember 2019 10:12
Bupati Harris dan Forkompinda Pelalawan Hadiri Rakornas di Jakarta 

Rabu, 13 Nopember 2019 09:24
Tunaikan Janji, Anggota Dewan Bengkalis Ini Serahkan Material Bangunan ke Surau

Rabu, 13 Nopember 2019 08:23
Maksimalkan Layanan Mudah dan Cepat,
Dukcapil Bengkalis Gesa Terapkan TTE ke Seluruh Petugas UPT Kecamatan


Rabu, 13 Nopember 2019 07:20
Kemenkes RI Beri Penghargaan GP2SP kepada PT RAPP

Selasa, 12 Nopember 2019 22:11
Pasca Jalan Siak Amblas, Nagaline dan Meranti Ekspres Percepat Jadwal Keberangkatan Menuju Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2019 11:19
Warga Cerenti, Kuansing Diserang Buaya Saat Wudhu di Sungai

Seorang warga Cerenti, Kuansing menderita luka parah. Diserang buaya saat berwudhu di sungai.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Uwial (60) warga asal Desa Sikakak Kecamatan Cerenti mengalami nasib naas setelah diterkam buaya Senin (24/6/2019) subuh saat mengambil wudu di Sungai Kuantan.

Beruntungya, Uwial pria paru baya ini masih sempat menyelamatkan dirinya, namun kaki bagian kiri tepatnya betis dan paha mendapat gigitan buaya.

"Kejadiannya subuh, ketika pak Uwial mengambil wudu di Sungai Kuantan," ujar Teno Warga Cerenti, Selasa (25/6/2019) pagi via telepon kepada wartawan.

Menurut Teno pada saat kejadian korban ini masih sempat menyelamatkan diri sambil berusaha melepaskan terkaman buaya sambil berteriak meminta tolong kepada warga.

Warga yang medengar teriakan Uwial ini lalu berdatangan meberikan bantuan, akan tetapi buaya sudah kembali ke dalam Sungai.

Selanjutnya kata Teno, korban di bawa ke Puskemas setempat untuk menjalani perawatan dan mendapat beberapa jahitan serta perban.

Saat ini menurutnya, masyarakat masih mengintai keberadaan buaya karena sudah membahayakan bagi warga.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- PT Astra Agro Lestari Gelar Talk Show Gambut untuk Milenial
- Mirsal Gagas Kampung Biopori di Kelurahan Tangkerang Labuai
- Pengecoran Box Proyek Pemprov di Benai, Kuansing Tunggu Tanah Kering dan Kuat
- Kurang, Hanya 11 Persen Kawasan Lindung di Riau
- DKPP Dumai Kurang Respon Keluhan Keberadaan RPH Babi Ilegal Dekat Musholla
- Diduga Tergerus Air, Jalan Lintas Siak-Buton Putus
- KLHK RI Gelar Sinergi Peran Laboratorium Dukung Early Warning System Bencana Lingkungan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com