Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 21:33
Dua Atlet Layar Bengkalis Ikuti Kejuaraan Internasional di Batam

Sabtu, 18 Januari 2020 20:41
The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan


Sabtu, 18 Januari 2020 19:35
HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama

Sabtu, 18 Januari 2020 17:31
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar

Sabtu, 18 Januari 2020 17:01
Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh

Sabtu, 18 Januari 2020 16:25
Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 18 Januari 2020 15:10
Kado HUT ke-39, Bupati Rohul Janji Pemkab Bangun Jalan Poros Desa Pasir Jaya

Sabtu, 18 Januari 2020 14:57
Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan

Sabtu, 18 Januari 2020 14:23
Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat

Sabtu, 18 Januari 2020 12:12
Masyarakat Sungai Paku Doakan Andi Putra-Suhardiman Amby Menang Pilkada Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 21 Juli 2019 09:24
Kebakaran Lahan di Rupat Meluas, Pemadaman Dibantu Alat Berat dan Helikopter

Kebakaran lahan di Pulau Rupat, Bengkalis meluas. Upaya pemadaman dibantu alat berat dan helikopter.

Riauterkini-BENGKALIS- Kebakaran lahan (Karla) gambut merupakan lahan milik masyarakat di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis dilaporkan terus meluas. Terjadi hingga hari kelima, Sabtu (20/7/19) petang kemarin kebakaran lahan diperkirakan mencapai 15 hektar dari hari sebelumnya hanya sekitar 10 hektar.

Petugas gabungan dan masyarakat di lapangan terus berusaha melakukan pengendalian kebakaran. Selain water boombing satu unit helikopter, pengendalian api dari darat sudah dikerahkan menggunakan alat berat excavator. Hanya saja upaya pemadaman jalur darat mengalami kendala disebabkan lokasi kebakaran masih ada yang sulit ditempuh dan terbatasnya sumber air.

Petugas pemamadan di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, dilaporkan dikerahkan petugas dari BPBD Rupat 2 orang, Damkar Rupat 8 orang, PT. Priatama 17 orang, PT. SRL 5 orang, kepolisian 7 orang, TNI 5 orang dan masyarakat 12 orang.

"Tim pemadam masih dalam upaya pendinginan di beberapa titik yang mengeluarkan asap serta dibantu melalui udara water boombing milik BNPB, alat berat juga dikerahkan untuk membantu membuat parit sekat pembatas," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudarris, Sabtu (21/7/19) malam.

Karla yang terjadi terhadap lahan gambut itu, sudah mengancam perkebunan karet milik warga.

"Air di lapangan menjadi kendala kita, karena sulit diperoleh," tambah Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarana Prasarana dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran, Donni Sartika, S. Psi, M. Si.

Karla dilaporkan juga sempat terjadi di Dusun Nyatuh, Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis. Belum diketahui penyebab kebakaran, sekitar 1 hektar lahan milik masyarakat terbakar. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dan masyarakat. Api sudah dinyatakan padam.***(dik)

Foto : Petugas melakukan upaya pemadaman Karla gambut yang hampir merambat ke perkebunan karet warga di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh
- Tim Karlahut Padamkan Lahan Terbakar di GSK
- Upika Singingi, Kuansing Gotong-royong Bersihkan Fasum
- Eksekusi Lahan Gagal, PT Peputra Supra Jaya Kangkangi Keputusan MA
- Eksekusi Lahan PT PSJ Gagal, Ini Kata Penggiat Lingkungan
- Diduga Tercemar Limbah PKS,
Warga Rohul Ramai-ramai Tangkap Ikan Mati di Sungai Batang Kumu Tambusai

- Proyek Tuntas, Jalan Kebanggaan Masyarakat Duri Belum Aman Dilalui


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com