Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Agustus 2020 21:13
Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau

Senin, 10 Agustus 2020 20:53
Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala

Senin, 10 Agustus 2020 20:17
DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal

Senin, 10 Agustus 2020 20:01
Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Senin, 10 Agustus 2020 16:58
BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas

Senin, 10 Agustus 2020 15:36
Plt Bupati Bengkalis Masuk Bui, Tokoh Masyarakat Mandau Prihatin

Senin, 10 Agustus 2020 15:11
BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi

Senin, 10 Agustus 2020 15:08
Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau

Senin, 10 Agustus 2020 14:37
Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis

Senin, 10 Agustus 2020 14:02
Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 21 Juli 2019 09:24
Kebakaran Lahan di Rupat Meluas, Pemadaman Dibantu Alat Berat dan Helikopter

Kebakaran lahan di Pulau Rupat, Bengkalis meluas. Upaya pemadaman dibantu alat berat dan helikopter.

Riauterkini-BENGKALIS- Kebakaran lahan (Karla) gambut merupakan lahan milik masyarakat di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis dilaporkan terus meluas. Terjadi hingga hari kelima, Sabtu (20/7/19) petang kemarin kebakaran lahan diperkirakan mencapai 15 hektar dari hari sebelumnya hanya sekitar 10 hektar.

Petugas gabungan dan masyarakat di lapangan terus berusaha melakukan pengendalian kebakaran. Selain  water boombing satu unit helikopter, pengendalian api dari darat sudah dikerahkan menggunakan alat berat excavator. Hanya saja upaya pemadaman jalur darat mengalami kendala disebabkan lokasi kebakaran masih ada yang sulit ditempuh dan terbatasnya sumber air.

Petugas pemamadan di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, dilaporkan dikerahkan petugas dari BPBD Rupat 2 orang, Damkar Rupat 8 orang, PT. Priatama 17 orang, PT. SRL 5 orang, kepolisian 7 orang, TNI 5 orang dan masyarakat 12 orang.

"Tim pemadam masih dalam upaya pendinginan di beberapa titik yang mengeluarkan asap serta dibantu  melalui udara water boombing milik BNPB, alat berat juga dikerahkan untuk membantu membuat parit sekat pembatas," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudarris, Sabtu (21/7/19) malam.

Karla yang terjadi terhadap lahan gambut itu, sudah mengancam perkebunan karet milik warga.

"Air di lapangan menjadi kendala kita, karena sulit diperoleh," tambah  Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarana Prasarana dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran, Donni Sartika, S. Psi, M. Si.

Karla dilaporkan juga sempat terjadi di Dusun Nyatuh, Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis. Belum diketahui penyebab kebakaran, sekitar 1 hektar lahan milik masyarakat terbakar. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dan masyarakat. Api sudah dinyatakan padam.***(dik)

Foto : Petugas melakukan upaya pemadaman Karla gambut yang hampir merambat ke perkebunan karet warga di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Minim Pertumbuhan Awan Picu Suhu Riau Memanas
- Kadis PUPR Sebut Jalan Sekitaran Agus Salim Bakal Dioverlay
- Bupati Inhil Tinjau Lokasi Longsor di Kecamatan Tembilahan Hulu
- Kawanan Gajah Sambangi Kebun Sawit Warga Semunai
- Dinas PUPRKPP Riau Perbaiki Portal Jembatan Letton yang Nyaris Tumbag
- Belum Diumumkan Sebagai Kakan Kemenag, Hasil Tracking MR Ada Warga Pelalawan Tertular Corona
- Ayo, Uji Nyali di Derasnya Jeram Sungai di Pangkalan Indarung, Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com