Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Desember 2019 15:50
Molor Karena Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail

Jum’at, 6 Desember 2019 15:28
Ganti Tiang Lapuk, Besok 7 Jam Listrik Padam di Wilayah Utara Timur Pulau Bengkalis 

Jum’at, 6 Desember 2019 14:34
Ketika PGN jadi Energi Baru Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat Dumai

Jum’at, 6 Desember 2019 14:13
Pemprov Cuma Anggarkan Rp2 Miliar, Kebutuhan Perbaikan Stadion Utama Capai Rp40 Miliar

Jum’at, 6 Desember 2019 09:46
Sekretariat DPRD Kuansing Taja Rapat Mekanisme Reses

Jum’at, 6 Desember 2019 09:14
Kongres Budaya Banjar V Hasilkan Penyempurnaan AD/ART KBB

Jum’at, 6 Desember 2019 07:51
Tampil Apik, Tim Gerak Jalan DWP Distan Bengkalis Ungguli 27 Regu

Jum’at, 6 Desember 2019 06:58
Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 

Kamis, 5 Desember 2019 21:40
Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit

Kamis, 5 Desember 2019 19:22
Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 21 Juli 2019 09:24
Kebakaran Lahan di Rupat Meluas, Pemadaman Dibantu Alat Berat dan Helikopter

Kebakaran lahan di Pulau Rupat, Bengkalis meluas. Upaya pemadaman dibantu alat berat dan helikopter.

Riauterkini-BENGKALIS- Kebakaran lahan (Karla) gambut merupakan lahan milik masyarakat di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis dilaporkan terus meluas. Terjadi hingga hari kelima, Sabtu (20/7/19) petang kemarin kebakaran lahan diperkirakan mencapai 15 hektar dari hari sebelumnya hanya sekitar 10 hektar.

Petugas gabungan dan masyarakat di lapangan terus berusaha melakukan pengendalian kebakaran. Selain water boombing satu unit helikopter, pengendalian api dari darat sudah dikerahkan menggunakan alat berat excavator. Hanya saja upaya pemadaman jalur darat mengalami kendala disebabkan lokasi kebakaran masih ada yang sulit ditempuh dan terbatasnya sumber air.

Petugas pemamadan di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, dilaporkan dikerahkan petugas dari BPBD Rupat 2 orang, Damkar Rupat 8 orang, PT. Priatama 17 orang, PT. SRL 5 orang, kepolisian 7 orang, TNI 5 orang dan masyarakat 12 orang.

"Tim pemadam masih dalam upaya pendinginan di beberapa titik yang mengeluarkan asap serta dibantu melalui udara water boombing milik BNPB, alat berat juga dikerahkan untuk membantu membuat parit sekat pembatas," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudarris, Sabtu (21/7/19) malam.

Karla yang terjadi terhadap lahan gambut itu, sudah mengancam perkebunan karet milik warga.

"Air di lapangan menjadi kendala kita, karena sulit diperoleh," tambah Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarana Prasarana dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran, Donni Sartika, S. Psi, M. Si.

Karla dilaporkan juga sempat terjadi di Dusun Nyatuh, Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis. Belum diketahui penyebab kebakaran, sekitar 1 hektar lahan milik masyarakat terbakar. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dan masyarakat. Api sudah dinyatakan padam.***(dik)

Foto : Petugas melakukan upaya pemadaman Karla gambut yang hampir merambat ke perkebunan karet warga di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kader HMI 25 Daerah Peduli Lingkungan di Bengkalis
- Eksplorasi Keindahan Mangrove Solop, Disparporabud dan ISSI Inhil Bersiap Taja JES 2019
- Selain Timbun Limbah, Status Lahan PT Bukara Diluar Kawasan PT Kawasan Industri Dumai
- Pengabdi dan Penyelamat Lingkungan, Dua Warga Bengkalis Raih Penghargaan Setia Lestari Bumi
- BBKSDA Riau Jalin Kerjasama Kemitraan Konservasi
- Diguyur Hujan Deras, Kelurahan Duri Timur Dikepung Air
- Dispar Riau Tingkatkan Sumber Daya Pariwisata di Kabupaten‎ Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com