Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 14 Desember 2019 18:18
Bangkitkan Swadaya dan Goro, Perangkat Kelurahan Duri Timur Perbaiki Jalan

Sabtu, 14 Desember 2019 16:16
Langkah Jitu Bupati Yopi Dongkrak Pajak Daerah Kabupaten Inhu

Sabtu, 14 Desember 2019 14:37
Seleksi Panwascam, Bawaslu Bengkalis Terima Tanggapan Masukan Masyarakat

Sabtu, 14 Desember 2019 12:07
Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam

Sabtu, 14 Desember 2019 10:29
Ratusan Nelayan Bengkalis Terima Alat Keselamatan Pelayaran Dishub Riau

Sabtu, 14 Desember 2019 10:26
Ratusan Driver Riau Ojek Hadir dan Siap Layani Transportasi Masyarakat Pekanbaru

Sabtu, 14 Desember 2019 09:36
Pemuda Batak Kuansing Salurkan Bantuan pada Korban Banjir

Sabtu, 14 Desember 2019 07:22
Sanjayo Art Pertunjukan Pembuka Festival Teater Islam Dunia

Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Agustus 2019 16:50
Usai Tinjau Karhutla, Panglima TNI Beri Peringatkan Masyarakat dan Dunia Usaha

Usai meninjau karhutla di Pelalawan, Panglima TNI memperingatkan masyarakat dan dunia usaha agar tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar. Pasalnya, hal itu terbukti merugikan semua pihak.

Riauterkini - PEKANBARU - Usai melakukan peninjauan lokasi di tiga lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beri peringatan kepada masyarakat dan dunia usaha agar tak lagi melakukan pembakaran lahan yang dapat merugikan semua pihak.

Kabut asap akibat Karhutla yang terjadi di beberapa daerah di Riau dalam beberapa tahun terakhir harusnya tidak lagi terjadi dimasa yang akan datang.

"Jangan sampai ada ada lagi pembakaran lahan. Ini ditunjukan kepada masyarakat dan dunia usaha, intinya jangan ada lagi pembakaran lahan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Selasa (13/8/19).

Konteks merugikan semua pihak menurut Sanger, tentu harus dimaknai kesungguhan semua pihak. Tidak hanya masyarakat tetapi dunia usaha agar persoalan Karhutla tidak lagi menjadi momok setiap tahunnya.

Selain itu, seluruh komponen di Riau juga diharapkan dapat saling bersinergi, mulai dari pencegahan termasuk upaya penanggulangan Karhutla. Terlebih, kemarau yang menyebabkan kekeringan di Riau diprediksi akan terjadi hingga Oktober nanti.

"Diharapkan semua pihak agar saling bersinergi dalam kontek menjaga Riau. Karena kalau tidak merugikan semua pihak," ujar Sanger.

Ada pun kunjungan Panglima TNI di tiga lokasi Karhutla bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Men-LHK) Siti Nurbaya serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo di Riau yakni di Jalan Koridor kilometer 23 Langgam, Pelalawan.

Di lokasi Karhutla ini terdapat milik perusahaan dan masyarakat. Panglima TNI dan rombongan menyempatkan melakukan penyemprotan di areal lahan yang terbakar.

Kemudian, rombongan juga menyempatkan pemantauan Karhutla dari udara menggunakan helikopter. Yakni di Pulau Gelang Indragiri Hulu (Inhu) serta Kempas Jaya Indragiri Hilir (Inhil).*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Jejak Harimau Kian Banyak Muncul di Ujung Jalan Riau
- Berencana ke Siak, Waspadai Kerusakan Jalan Provinsi di Sejumlah Titik
- Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun
- BBKSDA Riau Benarkan Ada Jejak Harimau di Tambang
- Polisi Rohil Ungkap Pelaku Maling Minyak Mentah
- Belasan Wartawan Ikuti Fieldtrip Chevron Jejak Minyak Bumi di Sumbar
- Kader HMI 25 Daerah Peduli Lingkungan di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com