Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul

Jum’at, 3 Juli 2020 19:29
6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu

Jum’at, 3 Juli 2020 18:05
Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona

Jum’at, 3 Juli 2020 18:02
Gajah TWA Buluh China Melahirkan

Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Agustus 2019 16:33
Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'

Untuk mengisi air baku ke Waduk Wonosari, Perumda PDAM Tirta Terubuk, Bengkalis, kanal di kawasan perkebunan sawit PT. Meskom Agro Sarimas (MAS) akan 'dijebol' dengan membuat alur parit.

Riauterkini-BENGKALIS- Untuk mengisi air baku ke Waduk Wonosari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Terubuk (PDAM), Bengkalis kanal di kawasan perkebunan sawit PT. Meskom Agro Sarimas (MAS) akan 'dijebol' dengan membuat alur parit.

Penjebolan kanal ini dilakukan di kawasan Timur areal perkebunan atau di kanal yang berada di ujung Jalan Poros Wonosari Tengah.

Upaya ini ditempuh menyusul air yang dialirkan ke Waduk Wonosari melalui pipa terus menyusut, dan menjadi satu-satunya alternatif mengisi air baku ke waduk meskipun sifatnya hanya sementara untuk diolah menjadi air bersih selanjutnya didistribusikan ke masyarakat.

Sempat terjadi tarik ulur adanya upaya ini, karena permukaan air di kawasan perkebunan PT. MAS juga terus menyusut dan berdampak persoalan sendiri dalam proses angkutan hasil panen. Akhirnya, manajemen PT. MAS setuju membuka kanal demi membantu kepentingan masyarakat.

"Permukaan air di kanal ini juga kami pergunakan, untuk menjaga areal kebun tetap lembab. Dan, untuk transportasi pengeluaran hasil panen, air terus menyusut dan sekarang sudah terganggu," ungkap General Manajer (GM) PT. MAS Bengkalis, Irawan disela-sela meninjau kanal, Selasa (20/8/19) siang.

Namun, Irawan menegaskan, PT. MAS juga menyetujui kanal dibuka karena air baku itu juga sangat dibutuhkan masyarakat, untuk disalurkan melalui PDAM yang sekarang ini kekurangan air akibat kemarau panjang.

"Kami tetap memberikan dukungan atau bantuan. Namun sebisa kami lakukan. Tentunya jika level air sudah sangat-sangat tidak memungkinkan, kami meminta pengertian untuk ditutup kembali," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Teknis Abel Iqbal, ST, Perumda Tirta Terubuk Bengkalis menyebutkan, bahwa pasca kemarau panjang memicu debet air baku terus menyusut di Waduk Wonosari. Upaya juga dilakukan diantaranya melakukan pendalaman waduk.

"Kondisi air waduk yang saat ini mengalami kekeringan juga sudah disampaikan ke DPRD. Air yang kita tarik dari kanal PT. MAS sebelumnya hanya menggunakan dua selang dan airnya terus menyusut. Jadi ada upaya lain yaitu dengan membuat parit dari blok kanal," papar Abel.

Kemudian air yang sudah mengalir dari kanal, akan disalurkan ke Waduk Wonosari menggunakan mesin penyedot, melalui pipa yang sudah dipasang.

"Karena kemarau untuk kapasitas saat ini 30 liter/detik. Kita berharap tidak berhenti. Memang selama ini 50 liter/detik yang hidup. Mudah-mudahan dengan dibukanya kanal ini bisa sangat membantu pasokan air bersih untuk masyarakat di Kota Bengkalis dan sekitarnya," pintanya.***(dik)

Foto : Tim Perumda Tirta Terubuk Bengkalis dan GM PT. MAS meninjau lokasi blok kanal yang akan 'dijebol'. Dan airnya akan dialirkan ke Waduk Wonosari, Selasa (20/8/19).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona
- Gajah TWA Buluh China Melahirkan
- PT SRL dan Tim Gabungan, serta Masyarakat Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Pekantua
- Polda Riau Himbau PKS Tak Ambil TBS Sawit dari TNTN
- Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga Pinggiran Pekanbaru
- Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Konsesi PT Arara Abadi
- Lahan PT Arara Abadi di Pelalawan Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com