Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Juni 2021 16:16
Latma TNI-AU dan Amerika di Lanud Rsn Resmi Ditutup

Jum’at, 25 Juni 2021 16:07
Berita dan Video,
Rudi Arif Chevron Buka UKW Angkatan XVII PWI Riau


Jum’at, 25 Juni 2021 16:01
Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara

Jum’at, 25 Juni 2021 15:27
Manjakan Selera Kuliner Masyarakat, Awan Family Cafe & Resto Hadir di Duri, Bengkalis

Jum’at, 25 Juni 2021 15:24
Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan

Jum’at, 25 Juni 2021 15:10
Polsek Teluk Meranti Kawal Program Vaksinasi

Jum’at, 25 Juni 2021 15:05
Cegah Kriminalitas, Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Patroli

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Penuhi Prokes, Vaksinasi Massal Polres Bengkalis Dipindahkan ke GOR

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Polsek Kuala Kampar Bangun Pos Pantau di Pelabuhan Penyalai

Jum’at, 25 Juni 2021 14:39
Polsek Langgam Cek Program Ketahanan Pangan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 26 Agustus 2019 08:00
Udara tak Sehat, Sekolah di Pekanbaru Diizinkan Liburkan Murid

Kuakitas udara di Kota Pekanbaru tidak sehat akibat kabut asap. Situasi level waspada. Sekolah diizinkan liburkan murid.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengakui sudah mendapat informasi terkait kualitas udara yang sejak kemarin tidak sehat, dampak terus memburuknya kabit asap dari kebakaran lahan. Meaki demikian, situasi saat ini belum masuk level bahaya. Masih waspad.

"Kualitas udara memang sudah tidak sehat, tetapi secara SOP (standar operaional.rel), levelnya belum berbahaya. Masih level waspada. Karena itu, saat ini belum bisa kita mengumumkan libur menyeluruh untuk sekolah," ujar Abdul Jamal menjawab riautekini di Pekanbaru, Senin (26/8/19).

Meski demikian, Jamal menjelaskan bahwa sekolah dan orang tua mendapat kelonggaran untuk menentukan kebijakan terkait kegiatan belajar murid. Sekolah diizinkan meliburkan kegiatan belajar jika memang di kawasannya asapnya dianggap berpotensi mengganggu kesehatan.

"Demikian juga kepada orang tua, kota izinkan meliburkan anak kalau anaknya memang rentan terkena Ispa," tuturnya.

Jika sekolah tidak libur, pihak sekokah dihimbau sangat membatasi kegiatan di luar ruangan. Termasuk tidak perlu mengadakan kegiatan upacara dan olahraga.

Lebih lanjut Jamal mengatakan, pagi ini pihaknya akan menggelar rapat dengan seluruh instansi terkait membahas perkembangan kualitas udara yang terus memburuk. Hasil rapat akan dijadikan acuan mengambil keputusan terkait kegiatan sekolah.

"Tunggu hasil rapat koordinasi keputisannya,' pinta Abdul Jamal.***(dan)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- PSF Chapter Riau Gelar Touring Tangah Tahun ke Sumbar
- AMUK Minta Pemkab Pelalawan Tertibkan Bus Parkir Sembarangan
- Lepas 112 Ribu Benih Ikan Baung, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Sungai Kuantan
- Bupati Pelalawan Sebut PT RAPP Segera Normalisasi Sungai Hulu Bandar
- Pemkab Kuansing Gagas Ranperda UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik
- BKSDA Nekropsi Gajah Betina Tua Ditemukan Mati di Ukui
- Tinjau Korban Banjir di Dua Kecamatan, Bupati Kuansing Perintahkan Kadis Sosial Salurkan Bantuan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com