Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Januari 2020 23:35
Mubeslub Sempat Kisruh, Fajrul Akhirnya Terpilih Sebagai Ketua Ipmarohu Sumut 2020-2021

Ahad, 19 Januari 2020 22:18
Sebagai Kader, Murnis Mansyur Optimis Didukung Partai Golkar Maju Pilkada Rohul 2020

Ahad, 19 Januari 2020 21:43
MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama

Ahad, 19 Januari 2020 21:35
Polres Rohul Pakai Aplikasi Lancang Kuning‎ dan Drone Mengantisipasi Karhutla

Ahad, 19 Januari 2020 21:05
Tinggalkan Ketua DPRD Riau,
Engah Eet Serius Maju Balon Bupati Bengkalis


Ahad, 19 Januari 2020 17:14
Cegah Karla, Polsek Bengkalis Lakukan Patroli ke Lahan-lahan Warga

Ahad, 19 Januari 2020 16:38
Tanpa Tersangka, Polres Inhu Dinginkan Lima Hektar Karhutla di Sekp Hilir

Sabtu, 18 Januari 2020 21:33
Dua Atlet Layar Bengkalis Ikuti Kejuaraan Internasional di Batam

Sabtu, 18 Januari 2020 20:41
The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan


Sabtu, 18 Januari 2020 19:35
HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 15:16
Belum Ada Izin Terbang,
Karhutla Meluas, Empat Heli Belum Bisa Dioperasikan


Empat dari enam helikopter yang digunakam untuk water bombing tidak bisa digunakan karena terbentur izin. Penanggulangan pemadaman karhutla jadi tidak maksimal.

Riauterkini - Empat dari enam helikopter yang digunakam untuk water bombing tidak bisa digunakan karena terbentur izin. Akibatnya usaha penanggulangan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai daerah di Riau menjadi tidak maksimal.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, di Posko Karhutla, Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (10/9/19).

Menurut Sanger, keempat heli yang kini sedang dalam kondisi masih diparkirkan tersebut sudah sepekan lamanya. Diharapkan, izin terbang keempat heli dari Badan Penanggulangan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dapat dioperasikan segera.

"Kita sudah ajukan dan mudah-mudahan segera mendapatkan izin terbang. Insya Allah tidak ada persoalan lagi. Tadi juga sudah kita sampaikan ke BNPB, tinggal nanti diurus izinnya," ungkap Sanger.

Lebih lanjut menurut mantan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru ini selama empat sepekan heli tak beroperasi memang berdampak pada langkah penanggulangan. Terumata pada titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh satgas darat.

Jauhnya akses untuk mendapatkan sumber air jadi alasan. Belum lagi faktor cuaca ekstrim dan angin kencang. Akibatnya, potensi semakin meluasnya Karhutla.

"Satu jam saja kita baru sampai ke lokasi kebakaran, sudah berapa luas lahan yang terbakar. Seperti di Simpang Gaung Inhil, lokasi kebakaran jauh dan medannya cukup jauh. Itu yang menjadi kendala kita kalau padamkan api lewat darat," ujar Sanger.

Sementara Tenaga Ahli dari BNPB Marsdya (Purn) Abdul Muis dikesempatan yang sama menjelaskan saat ini dalam proses pengurusan perizinan operasi, baik dari Panglima TNI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Karena empat helikopter itu beroperasi di wilayah-wilayah strategis. Sehingga ketika membutuhkan perpanjangan, kita siapkan administrasinya," jelasnya.

Ditanya mengenai proses perpanjangan izin operasi empat helikopter itu, mengingat keberadaan helikopter water bombing cukup membantu untuk pemadaman Karhutla Riau, ia juga tak bisa memastikannya.

"Sampai kapannya tergantung. Karena ada beberapa instansi yang harus dikoordinasikan seperti Mabes TNI dan Kemenhub," paparnya.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Polres Rohul Pakai Aplikasi Lancang Kuning‎ dan Drone Mengantisipasi Karhutla
- Tanpa Tersangka, Polres Inhu Dinginkan Lima Hektar Karhutla di Sekp Hilir
- Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh
- Tim Karlahut Padamkan Lahan Terbakar di GSK
- Upika Singingi, Kuansing Gotong-royong Bersihkan Fasum
- Eksekusi Lahan Gagal, PT Peputra Supra Jaya Kangkangi Keputusan MA
- Eksekusi Lahan PT PSJ Gagal, Ini Kata Penggiat Lingkungan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com