Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Januari 2020 21:11
Ngopi Sore Bareng IM3 Ooredoo, 2020 Tambah 40 BTS di Riau

Jum’at, 24 Januari 2020 20:51
Gagal Gelar Piala Dunia U-20, Stadion Utama Riau Diusulkan Jadi Training Camp

Jum’at, 24 Januari 2020 20:44
Klaim Miliki 30 Ribu Dukungan, Pasangan Independen Nurhadi - Toni Sutianto Siap Mendaftar di KPU Inhu

Jum’at, 24 Januari 2020 20:18
Musda KNPI Provinsi Riau yang ke 14 Digelar Awal Februari Mendatang

Jum’at, 24 Januari 2020 19:54
Diparkir Bertahun-tahun, Mobil Milik Petani di Pekanbaru ini Tiba-tiba Terbakar

Jum’at, 24 Januari 2020 19:21
Jelang Pilkada Serentak, Ketua Bawaslu Beri Motovasi Panwascam Kuansing

Jum’at, 24 Januari 2020 19:12
LAM Riau Ajak IPK Bersinergi Jaga dan Bangun Daerah

Jum’at, 24 Januari 2020 18:09
Menpora Tinjau Stadion Utama Riau

Jum’at, 24 Januari 2020 18:03
Polda Riau Periksa 10 Korban Kapal Tenggelam di Dumai

Jum’at, 24 Januari 2020 16:58
Sabu 19 Kg Disita, Polres dan BC Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Antar Provinsi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 17:23
LAM Riau Minta Jokowi Turun Tangan Tuntaskan Asap Riau

LAM Riau meminta Presiden Joko Widodo turun tangan mengatasi asap akibat karhutla. Demi bangsa dan negara baik pada masa sekarang maupun akan datang.

Riauterkini - PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) meminta Datuk Seri Setia Amanah Negara Presiden RI, Joko Widodo, kembali turun-tangan mengatasi persoalan asap. Sebab, seperti tahun 2015 yang lalu, persoalan asap ini sudah lintas provinsi dan pulau, serta menimbulkan isu regional antar negara yang lagi-lagi membuat Indonesia bisa dipersalahkan.

Demikian keterangan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar, hari Selasa (10/9/19). "Kita yakin, Presiden RI Datuk Seri Setia Amanah Negara memaklumi permintaan ini demi bangsa dan negara baik pada masa sekarang maupun akan datang," kata Datuk Seri Syahril.

Seperti diketahui, belasan tahun Riau dan daerah lainnya diselubungi asap karena kebakaran lahan dan hutan. Sudah barang tentu, kenyataan tersebut berdampak negatif bagi masyarakat, bahkan menjadi isu politik luar negeri karena asap dari Indonesia juga menyelubungi Malaysia dan Singapura.

Tahun 2015, Presiden Joko Widodo, mengerahkan berbagai upaya untuk melenyapkan asap, bahkan berkaitan dengan jabatan seseorang. Hasilnya, asap memang tidak seberapa muncul lagi di Riau terutama sejak 2015. Tak pelak lagi, prestasi ini menjadi salah satu alasan LAMR memberi gelar kehormatan adat kepada Presiden Joko Widodo.

Kondisi asap sekarang, kata Datuk Seri Syahril Abubakar, tidak bisa ditolerir lagi. Berbagai upaya telah dilakukan, tapi belum memberi hasil yang maksimal. Diperlukan tindakan langsung Presiden untuk menanggulangi masalah asap sehingga tidak makin memburuk lagi.

Khusus untuk Riau, diserukan agar pemerintah kabupaten/kota yang terdampak asap untuk menjalankan sepenuhnya kebijakan dan langkah-langkah yang diambil Gubernur Riau, terutama berkaitan dengan perlindungan dan penanggulangan kesehatan masyarakat Riau dari dampak asap. Selain itu, mendukung penanganan kebakaran lahan yang masih terjadi di wilayah provinsi Riau.

"Penegakan hukum yang lebih tegas dan masif terhadap kejadian-kejadian kebakaran lahan, baik di lahan korporasi maupun pribadi, patut dilaksanakan terus-menerus," tegas Datuk Seri Syahril.

Kepada warga pula diminta agar meningkatkan kewaspadaan akan bahaya asap, menjaga diri dan keluarganya seminimal mungkin dari keadaan terpapar asap. "Penting sekali bagi kita masing-masing untuk senantiasa berdoa agar Allah yang Maha Kuasa menurunkan hujan, sehingga asap bisa lenyap,' kata Datuk Seri Syahril.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Jalan Amblas di Jalir Prkanbaru-Lipat Kain, Polres Kampar Terapkan Buka-tutup
- Gajah TWA Buluh China Hamil
- Kembali Muncul Jejak Harimau di Tapung, BBKSDA Bentuk GPKS
- Beruang Madu Berkeliaran di Dumai, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
- Kembali Dilanda Banjir, Petani Padi Kuansing Khawatir Gagal Panen lagi
- EoF: Peputra Supra Jaya Turut Hancurkan Hutan Riau
- Kapolda Riau Copot Kapolsek Teluk Meranti Diduga Akibat Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com