Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 10:06
Pemkab Kuansing Akan Salurkan Bantuan untuk 180 Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 16:35
Peduli Bencana Asap, Kompak Bagikan 1000 Masker Gratis di Pangean, Kuansing

Komunitas Pangean Pakareta (Kompak) membagikan seribu masker gratis kepada para pengendara. Aksi ini dilakukan di Desa Pasasr Baru, Pangean, seiring kian pekatnya asap akibat karhutla.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Peduli dengan kabut asap yang makin membahayakan kesehatan masyarakat Komunitas Pangean Pakareta (KOMPAK) bagikan 1000 masker gratis di Desa Pasar Baru Pangean Kecamatan Pangean.

Kordinator Kompak Heru Alpinur, menyebutkan pembagian masker ini merupakan bentuk keprihatinan komunitasnya melihat kondisi asap yang makin parah.

"Kami melihat kondisi asap saat ini sudah memprihatinkan, maka timbul inisiatif kami untuk berbagi masker gratis ke masyarakat," ujar Heri Alpinur, didampingi Doris, Angota Kompak Kamis (12/9/2019) sore.

Menurut Heru dan Doris, jumlah masker yang dibagikan untuk masyarakat lebih kurang 1000 buah atau lembar.

Menurutnya, kondisi asap ini sudah hampir berlangsung sejak dua minggu lalu, ia menduga asap ini adalah asap kiriman akibat kebakaran lahan di bagian Riau lainnya.

"Sebelumnya sempat lenyap sepekan, karena wilayah Kuansing diguyur hujan. Namun, datang lagi. Konsisi saat ini sudah hampir dua minggu berlalu, bahkan lebih parah dari sebelumnya," kata Heru.

Tidak hanya kabut asap, bahkan kemarau juga telah melanda Kuansing, sehingga masyarakat sudah kesulitan air. Bahkan areal persawahan dibeberapa Desa kekeringan.

"Cuaca cukup panas, karena kelembaban udara menurun, hal ini disebabkan temperatur panas yang makin meninggi," tukas Heru.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil
- Terus Bertambah, ODP Corona di Kuansing Kini 1379 Orang
- Cegah Corona, Gubri Minta Kabupaten dan Kota Sediakan Masker Gratis untuk Masyarakat
- Serempak, Seluruh Jenjang Sekolah di Bengkalis Diguyur Disinfektan
- Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan
- Seorang Warga Pangkalan Kerinci Dinyatakan Positif Covid-19
- Cegah Karlahut dan Covid 19, Asian Agri Bersama MPA Terapkan Social Distancing dan Digital Technologi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com