Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 20:10
Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD

Jum’at, 29 Mei 2020 18:44
Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik

Jum’at, 29 Mei 2020 18:14
New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku

Jum’at, 29 Mei 2020 17:56
Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau

Jum’at, 29 Mei 2020 17:33
Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel

Jum’at, 29 Mei 2020 16:44
Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan

Jum’at, 29 Mei 2020 16:25
Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat

Jum’at, 29 Mei 2020 16:06
Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 15:25
Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 September 2019 11:57
Warga Dihimbau Waspada, Buaya Sungai Kuantan di Kuansing Naik ke Darat

Seekor buaya besar naik ke daratan Sungai Kuantan di Kuansing. Warga dihimbau waspada.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Warga di sepanjang bantaran Sungai Kuantan di Kuantan Singingi dihimbau berhati-hati dan tetap waspada, karena buaya liar mulai naik ke darat. Diduga hal itu karena debit air yang terus menyusut akibat kemarau panjang.

Warga yang diminta waspada terutama di aliran sungai Kecamatan Pangean, sebab buaya tadi pagi terlihat naik ke permukaan di Desa Teluk Pauh Pangean.

Buaya ini sempat diabadikan salah seorang warga setempat, buaya tersebut berukuran cukup besar dan panjang sekitar 4 meter.

Menurut Mido, warga setempat, buaya ini sebelumnya beberapa kali juga pernah menampakkan diri ke permukaan, ia tidak bisa memastikan apa kah buaya itu datang dari arah hilir ataupun hulu dirinya tidak tau pasti.

"Tidak bisa kita pastikan, apakah buaya dari hilir yang sebelumnya perna muncul di Kecamatan Cerenti atau dari Desa Pulau Aro yang juga pernah dilihat warga," jelasnya.

Dari informasi yang ia dapatkan buaya di Cerenti sebelumnya sudah ditangkap warga masyarakat dan telah diamankan ke BKSDA di Provinsi Riau.

"Bisa jadi buaya ini, yang ada dibagian hulu atau buaya yang menetap di muara sekitar Sungai Batang Pangean," kata Mido.

Sungguhpun ia tidak bisa memastikan buaya yang terlihat ini berasal dari mana. Namun, ia tetap menyarankan masyarakat tetap waspada sebulum terjadi hal-hal diluar dugaan.

"Mesti tetap waspada itu saran saya, mana tau nanti buaya ini bisa membahayakan warga. Jangan sampai terjadi seperti kejadian di Desa Sikakak Kecamatan Cerenti beberapa waktu lalu. Meskipun korban selamat, tapi kan cukup menghawatirkan juga," ungkapnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru
- Sinar Mas Prihatin Harimau Sumatra Mati Terjerat di Area Konsesi PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT AA
- Infeksi Saluran Pencernaan Kronis Tewaskan Gajah Kadang Kulim
- Kapal Sembako Tenggelam, Ribuan Bungkus Mie Instan Mengapung di Sungai Siak
- 2020, Pemkab Kuansing Usulkan Pembangunan 5 Jembatan Gantung ke Pusat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com