Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos

Jum’at, 5 Juni 2020 17:07
Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema

Jum’at, 5 Juni 2020 14:37
Diduga Rusak HPT dan Bakar Lahan,
Pengusaha Asal Rupat, Bengkalis Segera Diadili


Jum’at, 5 Juni 2020 14:30
BPBD Riau: Pesawat TMC Dipindahkan ke Sumsel

Jum’at, 5 Juni 2020 11:31
Ukur Suhu Badan, Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Masuk Pintu Utama

Jum’at, 5 Juni 2020 06:33
Cek Warga Bengkalis, Disiapkan 3.000 Alat Tes Cepat Covid-19

Kamis, 4 Juni 2020 21:26
Korupsi Pembangunan Kantor Lurah di Inhil,
Seorang Kontraktor dan Mantan Camat Divonis 4 dan 1 Tahun Penjara


Kamis, 4 Juni 2020 21:18
Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK

Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 September 2019 16:18
Bersama Melawan Asap,
Dompet Dhuafa Memberikan Penanganan Korban Asap Sumatera


Dompet Dhuafa Riau bergerak cepat membantu masyarakat yang terkena dampak buruk kabut asap. Bersama komunitas, mereka ikut bahu-membahu memadamkan api.

PEKANBARU-Riauterkini-Akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, berbagai dampak buruk akibat bencana tersebut mulai dirasakan ratusan ribu warga Riau dari berbagai lini, baik kesehatan, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Dompet Dhuafa Riau bergerak cepat dari hari Sabtu (14/09) memberikan bantuan untuk masyarakat Riau. Senin(16/09).

“Kami bergerak cepat dari hari Sabtu (14/09) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan akibat pembakaran hutan yang semakin mengancam keselamatan masyarakat riau. Bersama komunitas, masyarakat serta aparat kami bahu membahu untuk pemadaman api," terang Ali Bastoni sebagai Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau.

"Kualitas udara sangat menurun dari hari ke hari, jumlah penderita ISPA mulai bertambah seiring asap semakin pekat. Dompet Dhuafa bersama para aparat serta relawan masyarakat terus melakukan pemadaman api, shalat istisqo, tebar masker, edukasi antisipasi asap, layanan kesehatan, safe house dan layanan medis mobile,” terusnya.

Data yang diterima oleh Dompet Dhuafa di lapangan pada tanggal 14 september 2019 mencatat terdapat 9 Kabupaten atau Kota yang terbekar antara lain Indra Hilir, Indra Hulu, Siak, Kampar, Bengkalis, Pekanbaru, Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Pelalawan. Selain itu juga terdapat 71 titik api yang menyebabkan 39.277 jiwa terkena Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Pada bulan Agustus lalu sekitar 49.266 ha luas lahan yang terbakar.

Bahkan berdasarkan data situs penyedia peta polusi AirVisual pada Sabtu kemarin (14/09), kualitas udara 90 % wilayah Riau terdampak kabut asap, Pekanbaru, Riau tercatat sangat tidak sehat dan berbahaya, dengan Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 264. Padahal kualitas udara di Jakarta yang tercatat 163 sudah termasuk tidak sehat. Sebagai lembaga kemanusiaan, Dompet Dhuafa melalui Cabang di Riau melakukan Program Tebar Masker di 15 titik se Riau menyebarkan total 4.111 unit masker.

"Hingga kini Dompet Dhuafa membuka pos layanan sehat gratis bagi warga yang ingin memeriksakan kondisi dan ingin berobat di RS Lancang Kuning di Pekanbaru, Riau. Memberikan edukasi Antisipasi Asap bagi siswa sekolah, menyediakan Safe House (terbuka untuk umum termasuk untuk anak-anak yang membutuhkan asupan oksigen segar), di Graha Zakat Dompet Dhuafa Riau di Jl. Arifin Ahmad Komplek Perkantoran Soekarno Hatta Blok D-10, Pekanbaru, Serta Dompet Dhuafa Riau melakukan pemadaman api di Desa Merbau, Pelalawan bersama komunitas,warga Desa dan aparat setempat," tutup Ali Bastoni.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis
- Tim BBKSDA Riau Evakuasi Beruang dari Bukit Timah, Dumai
- Beruang Keliaran di Bukit Timah Dumai
- Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru
- Sinar Mas Prihatin Harimau Sumatra Mati Terjerat di Area Konsesi PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT AA


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com