Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul

Jum’at, 3 Juli 2020 19:29
6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu

Jum’at, 3 Juli 2020 18:05
Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona

Jum’at, 3 Juli 2020 18:02
Gajah TWA Buluh China Melahirkan

Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 September 2019 08:32
Asap Kian Pekat, Jarak Pandang di Riau Umumnya tak Sampai Sekilo Meter

Kebakaran lahan dan hutan tak kunjung padam. Dampaknya kabut asap kian pekat dan jarak pandang pun sangat terbatas.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabut asap di Riau kembali pekat. Pagi Selasa (17/9/19) jarak pandang di Riau tak sampai satu kilometer.

Catatan BMKG Stamet Pekanbaru menunjukkan bahwa visibility/ jarak pandang di Pekanbaru hanya 800 meter, Inhu hanya 500 meter, Pelalawan hanya 500 meter dan Dumai 1 Km.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stamet Pekanbaru, Marzuki mengatakan bahwa terbatasnya jarak pandang di Riau disebabkan oleh kabut asap. Pagi hari berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze.

"Siang, sore dan malam hari berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze," terangnya.

Peluang hujan menurutnya hanya berintensitas ringan hingga sedang, tidak merata. Peluang hujan bersifat lokal. Yaitu di sebagian wilayah Rohul, Rohil, Siak, dan sebagian Bengkalis.

Tentang titik api, Marzuki menyatakan bahwa pantauan satelite menyebutkan ada 60 titik panas di Riau. 41 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

"41 titik api tersebut ada di Bengkalis 1 titik, Kampar 1 titik, Dumai 6 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 7 titik, Rohil 23 titik dan Inhil 2 titik," terangnya. (H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona
- Gajah TWA Buluh China Melahirkan
- PT SRL dan Tim Gabungan, serta Masyarakat Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Pekantua
- Polda Riau Himbau PKS Tak Ambil TBS Sawit dari TNTN
- Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga Pinggiran Pekanbaru
- Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Konsesi PT Arara Abadi
- Lahan PT Arara Abadi di Pelalawan Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com