Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 September 2019 18:00
Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman

Diperkirakan lima hektar lahan gambut yang terdapat di Rimbo Panjang, Tambang, Kabupaten Kampar terbakar. Warga resah sebab lokasi tak jauh dari pemukiman.

Riauterkini - PEKANBARU - Lahan gambut bersisikan semak belukar kembali terbakar di kawasan desa Rimbo Panjang, Selasa (17/09/19). Sebelumnya lahan yang diperkirakan mencapai lima hektar ini sempat terbakar pada Ahad kemarin dan berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan penanggulangan karhutla.

Api diketahui muncul sekitar pukul 13.00 wib. Namun akibat angin yang cukup kencang, api membesar dan menghanguskan semak belukar di lokasi itu. Parahnya lagi, lahan gambut yang diperkirakan hingga kedalaman dua meter itu tak jauh dari pemukiman warga. Hanya berjarak 30 meter saja.

Kepada riauterkini.com, Pasi Ops Kodim 0313 Kampar, Kapten Yuhardi menjelaskan api muncul dari sisa sisa kebakaran yang terjadi pada hari Ahad lalu. "Ini bagian dari yang terbakar pada hari minggu kemarin dan berhasil kita padamkan," Katanya

Ia mengaku belum mengetahui siqpa pemilik lahan yang terbakar itu. Pihaknya saat ini hnaya fokus dalam pemadaman dan pendinginan agar kebakaran tak kembali muncul dan aemakin meluas.

Dari pantauan riauterkini.com, kejarian ini tak berlangsung lama, hanya sekitar satu jam saja. Api cepat dijinakkan karena peralatan untuk pemadaman sudah tersedia di lokasi kejadian.

"Saat ini api sudah padam, hanya tinggal pendinginan saja," tuturnya.

Meski begitu, kejadian ini cukup meresahkan warga. Khususnya Sri Rukyati yang rumahnya hanya berjarak puluhan meter dari lokasi kejadian.

"Iya lah pak (takut), dari kemarin-kemarin kita sudah tunggu pemadam," tuturnya.

Bahkan, Sri yang kini berusia 49 tahun itu, sempat hendak meninggalkan rumahnya dan mengungsi ketempat yang lebih aman. Bahkan, beberapa perabotan, juga telah tampak dikeluarkan dari dalam rumah.

"Tadi api sudah dekat sini, jadi kami sudah siap untuk mengungsi," Ujarnya.

Hingga saat ini, api memang sudah padam. Petugas juga terus melakukan pemadaman. Namun, asap akibat kebakaran lahan itu masih menghalangi pandangan dan berbau.*** (rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Temuan Tim BBKSDA Riau di Pangkalankuras, Bukan Jejak Harimau tapi Kucing Hutan
- Ada Harimau Melintas, BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Tol Muara Fajar
- Cek Kemunculan Dua Harimau, BBKSDA Riau Kirim Tim ke Kebun Sawit PT Bratasena
- Dua Harimau Muncul di Kebun Sawit, Warga Pangkalan Kuras Dihimbau Waspada
- Sorot Polusi, Demo Sesaat Empat Mahasiswa di Pangkalankerinci
- Bupati Kuansing Dampingi Gubri Tebar 2000 Bibit Ikan di Danau Kebun Nopi
- Polres Bengkalis Tanam 1.500 Batang Mangrove di Pesisir Pantai Pambang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com