Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul

Jum’at, 3 Juli 2020 19:29
6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu

Jum’at, 3 Juli 2020 18:05
Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona

Jum’at, 3 Juli 2020 18:02
Gajah TWA Buluh China Melahirkan

Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 07:57
Dikepung 256 Titik Panas, Asap Masih Pekat Selimuti Riau

Kebakaran lahan dan hutan terus berkobar di Riau. Muncul 256 titik panas. Lebih separonya diyakini merupakan titik api.

Riauterkini-PEKANBARU-Senin (23/9/19) pagi, kabut asap di Riau masih tebal. Indikasinya adalah jarak pandang masih di bawah 1 Km.

Catatan BMKG Stamet Pekanbaru menyebutkan, jarak pandang di Pekanbaru hanya 500 meter, di Inhu 300 meter, di Pelalawan 300 meter dan di Dumai hanya 700 meter.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stamet Pekanbaru, Marzuki mengatakan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas disebabkan oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

"Riau masih berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze. Tetapi di beberapa daerah sudah ada potensi hujan walaupun berintensitas ringan," terangnya.

Menurutnya, ada potensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Potensi hujan ada di sebagian wilayah Meranti, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Dumai, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu.

Tentang titik panas, Marzuki mengatakan bahwa di Riau terpantau ada 256 titik panas di Riau. 172 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

172 titik api tersebut ada di Bengkalis ada 13 titik, Meranti ada 8 titik, Kampar ada 2 titik, Dumai ada 5 titik, Kuansing ada 2 titik, Pelalawan asa 22 titik, Rohil ada 45 titik, Rohul ada 1 titik, Inhil ada 40 titik dan Inhu ada 34 titik.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona
- Gajah TWA Buluh China Melahirkan
- PT SRL dan Tim Gabungan, serta Masyarakat Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Pekantua
- Polda Riau Himbau PKS Tak Ambil TBS Sawit dari TNTN
- Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga Pinggiran Pekanbaru
- Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Konsesi PT Arara Abadi
- Lahan PT Arara Abadi di Pelalawan Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com