Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 20:10
Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD

Jum’at, 29 Mei 2020 18:44
Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik

Jum’at, 29 Mei 2020 18:14
New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku

Jum’at, 29 Mei 2020 17:56
Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau

Jum’at, 29 Mei 2020 17:33
Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel

Jum’at, 29 Mei 2020 16:44
Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan

Jum’at, 29 Mei 2020 16:25
Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat

Jum’at, 29 Mei 2020 16:06
Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 15:25
Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 07:57
Dikepung 256 Titik Panas, Asap Masih Pekat Selimuti Riau

Kebakaran lahan dan hutan terus berkobar di Riau. Muncul 256 titik panas. Lebih separonya diyakini merupakan titik api.

Riauterkini-PEKANBARU-Senin (23/9/19) pagi, kabut asap di Riau masih tebal. Indikasinya adalah jarak pandang masih di bawah 1 Km.

Catatan BMKG Stamet Pekanbaru menyebutkan, jarak pandang di Pekanbaru hanya 500 meter, di Inhu 300 meter, di Pelalawan 300 meter dan di Dumai hanya 700 meter.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stamet Pekanbaru, Marzuki mengatakan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas disebabkan oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

"Riau masih berpotensi jarak pandang yang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze. Tetapi di beberapa daerah sudah ada potensi hujan walaupun berintensitas ringan," terangnya.

Menurutnya, ada potensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Potensi hujan ada di sebagian wilayah Meranti, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Dumai, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu.

Tentang titik panas, Marzuki mengatakan bahwa di Riau terpantau ada 256 titik panas di Riau. 172 diantaranya diduga kuat sebagai titik api.

172 titik api tersebut ada di Bengkalis ada 13 titik, Meranti ada 8 titik, Kampar ada 2 titik, Dumai ada 5 titik, Kuansing ada 2 titik, Pelalawan asa 22 titik, Rohil ada 45 titik, Rohul ada 1 titik, Inhil ada 40 titik dan Inhu ada 34 titik.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru
- Sinar Mas Prihatin Harimau Sumatra Mati Terjerat di Area Konsesi PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT AA
- Infeksi Saluran Pencernaan Kronis Tewaskan Gajah Kadang Kulim
- Kapal Sembako Tenggelam, Ribuan Bungkus Mie Instan Mengapung di Sungai Siak
- 2020, Pemkab Kuansing Usulkan Pembangunan 5 Jembatan Gantung ke Pusat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com