Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 00:12
Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng

Selasa, 2 Juni 2020 19:42
Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat

Selasa, 2 Juni 2020 18:45
Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis

Selasa, 2 Juni 2020 17:30
Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri

Selasa, 2 Juni 2020 16:13
Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil

Selasa, 2 Juni 2020 16:09
Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Selasa, 2 Juni 2020 16:06
Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna

Selasa, 2 Juni 2020 16:05
Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 2 Juni 2020 15:27
Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul

Selasa, 2 Juni 2020 14:58
Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Masyarakat Kuansing mengucap syukur karena hujan turun merasa di seluruh wilayah. Berharap asap hilang dan langit biru kembali. Alhamdulillah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tak hujan-hujan, bahasa ini selalu muncul dari mulut masyarakat di seluruh Riau. Namun, sore tadi bahasa yang sering diulang-ulang ini bisa berlangsung sehingga disambut syukur semua masyarakat.

Di wilayah Kuansing sendiri, seluruhnya diguyur hujan terutama wilayah yang berada di bagian hilir, mulai dari Cerenti hingga kota Kabupaten Telukkuantan.

Sebelumnya, intensitas hujan ini sudah diprediksi BMKG di wilayah Riau, setelah melihat pergerakan angin mengarah ke Riau.

Prakiraan yang disampaikan BMKG ini dapat berlangsung, meski tidak berselang cukup lama, namun bisa memulihkan jarak pandang pada batas normal.

Padahal sebelumnya jarak pandang berada pada jarak terbatas akibat kabut asap yang sangat pekat.

Bahkan, sejumlah warga sudah mulai terserang batuk, pilek, pusing dan mengalami sesak nafas, akibat menghirup udara yang tak sehat.

Seperti dialami Marwan salah seorang warga Kuansing, ia sudah mulai mengalami gejala batuk dan pilek, sejak beberapa hari.

Ia berharap dengan turunnya hujan ini bisa menghentikan asap terutama lahan yang terbakar di bagian wilayah Riau lainnya.

"Syukur hujan sore tadi, muda-mudahan bisa memghentikan bencana asap ini. Kita berharap juga hujan tidak sekali ini turun semoga bisa terulang kembali," harapnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Beruang Keliaran di Bukit Timah Dumai
- Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru
- Sinar Mas Prihatin Harimau Sumatra Mati Terjerat di Area Konsesi PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT AA
- Infeksi Saluran Pencernaan Kronis Tewaskan Gajah Kadang Kulim
- Kapal Sembako Tenggelam, Ribuan Bungkus Mie Instan Mengapung di Sungai Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com